The Real You (Chapter 1)

Title                     : The Real You

Author                 : Azumi Aozora

Main Cast            : Jung Soo Jung / Krystal f(x), Lee Min Hyuk (Monsta X)

Support Cast       : Monsta X members

Genre                   : fantasy, romance, friendship, AU

Rating                  : PG+15

Length                 : Series

 

The Real You_poster

tumblr_ntou69oc4a1u8xnxao1_500

Sudah berabad-abad lamanya aku mengamati manusia, dan kesimpulanku masih tetap sama. Manusia itu aneh.

Ada banyak hal yang tidak kupahami mengenai manusia, tapi satu hal yang kumengerti dengan pasti… manusia sering berpura-pura. Sebagian dari mereka berpura-pura bersikap baik hanya agar disukai, dihormati, dihargai, sementara sebagian lagi berpura-pura bersikap jahat agar tidak dimanfaatkan, atau agar disegani dan terkesan kuat. Sebagian lagi justru berpura-pura bersikap baik karena ingin menghancurkan seseorang. Sebagian lainnya berpura-pura bersikap jahat karena tidak ingin didekati siapapun, karena mereka takut dicintai dan mencintai.

Ah, bicara mengenai perilaku manusia tidak akan pernah ada habisnya. Tidak ada seorangpun manusia yang sama. Terulang? Mungkin. Tapi tidak akan pernah ada kisah yang persis sama.

Sudah lebih dari 100 tahun aku tertidur, terlalu lelah dan bosan melihat kepalsuan manusia. Aku tidak berniat bangun, terlebih lagi tidak ada yang repot-repot membangunkanku. Kakakku pasti senang sekali karena tidak perlu mendengar keluhan dan omelanku setiap saat.

Oh aku tahu sudah sejauh mana dunia manusia berubah dan berkembang dalam 100 tahun terakhir ini. Aku melihatnya melalui mimpi-mimpiku. Tapi aku tidak berniat bangun. Manusia masih sama. Aku ingin bertemu dengan manusia yang berbeda. Manusia yang tidak pernah berpura-pura. Manusia yang tidak pernah mengenakan topeng ketika berhadapan dengan orang lain. Kapankah aku bisa bertemu dengan manusia seperti itu?

Aroma aneka bunga segar memenuhi tempat tidurku yang sehalus beledu. Tapi kali ini ada wangi lain, seperti campuran wangi pinus dan matahari. Ada yang memasuki kamarku.

Kedua mataku masih terpejam. Aku memang tertidur, tapi tidak benar-benar tidur. Kaum kami tidak pernah bisa benar-benar tertidur. Aku tetap mengawasi bumi dalam mimpi-mimpiku, dan mimpi-mimpi itu bukan hanya sekedar mimpi, semuanya nyata dan terjadi. Ah, aku tidak pernah bisa melepaskan diri dari tugasku sebagai putri guardian angel.

“Aku tahu kau sudah tahu tentang Ki Hyun melalui mimpi-mimpimu. Apa yang harus kulakukan? Apakah aku harus membiarkannya pergi? Dia memang bukan yang pertama pergi, tapi… kenapa harus manusia?! Ada berbagai jenis angel di dunia ini, yang bisa menemaninya dalam jangka waktu yang tak terbatas, lantas kenapa harus memilih dunia yang fana? Ayo bangunlaaah… Krystal.”

Sudut-sudut mulutku berkedut mendengar ocehan panjang lebar kakak laki-lakiku satu-satunya, Hyung Won. Dalam 100 tahun tidurku, inilah pertama kalinya ia mencoba membangunkanku. Oh, tentu saja aku tahu tentang kisah Ki Hyun, sepupu kami. Ia jatuh cinta pada manusia, dan memutuskan untuk menjadi manusia. Apa yang salah dengan hal itu? 200 tahun yang lalu, Shownu juga pergi ke negeri angel hujan, dan berubah menjadi angel hujan, tapi tidak pernah ada yang mempermasalahkannya. Hanya karena sekarang Ki Hyun jatuh cinta pada manusia, apakah hal itu termasuk suatu kesalahan? Dosa besarkah?

Sungguh, kakakku, sama seperti kaum angel lainnya, masih berpikiran sempit. Hidup selamanya bukanlah suatu anugerah. Apa gunanya kau bisa hidup selamanya tapi tidak pernah merasakan kebahagiaan?

“Krystal, come on! Sebagai salah satu pemimpin negeri guardian angel, kau harus memberikan pendapat.” Hyung Won masih tetap merajuk.

Bila kedua mataku terbuka, saat ini pastilah kedua bola mataku berputar. Oh, sejak kapan pendapatku menjadi begitu penting, Pangeran?

“Krystal, aku tahu kau bisa mendengarku, jadi… bangunlah sebelum aku membuat kekacauan. Kau yang paling dekat dengan Ki Hyun, kau yang paling mengerti dia.”

Aku langsung membuka kedua mataku, kesal karena Hyung Won terus mengganggu tidurku. Hyung Won menyeringai senang.

Aku duduk dengan punggung tegak, menatap Hyung Won lekat-lekat dengan sorot mataku yang dingin. “Kau tidak lebih baik dari manusia, Hyung Won. Setidaknya manusia mengerti… bahwa cinta memerlukan pengorbanan. Keabadian adalah harga yang harus dibayar oleh Ki Hyun. Ya, tentu, aku akan berduka ketika ia tiada kelak, tapi aku akan mendukungnya dan berbahagia untuknya.”

Hyung Won terkekeh. “Baiklah, selama kau setuju. Bangun dan temuilah Ki Hyun. Kau tidak punya banyak waktu lagi bersamanya.”

Aku menggeleng pelan. “Biarkan Ki Hyun menikmati waktunya bersama orang yang dia cintai.”

“Wow, kau mendapat penglihatan apa saja dalam mimpimu? Kau berubah jadi bijak.” Ledek Hyung Won.

Aku mendelik tajam padanya. “Sudah 100 tahun aku tidak melihatmu, tapi kau masih tetap kekanakan, Hyung Won.”

Hyung Won tertawa keras. Lalu ia mengulurkan lengannya dan mengusap puncak kepalaku. Ia menyerap penglihatanku selama 100 tahun ini, dan aku pun merekam apa yang ia lihat. Sebagai putri dan pangeran negeri guardian angel, kami memang tidak pernah mengawasi manusia satu per satu secara langsung. Kami punya pasukan, dan setiap saat mereka melaporkan semua hal mengenai manusia yang mereka lindungi dalam sebuah buku, buku kehidupan, yang terdiri dari jurnal-jurnal harian. Aku dan Hyung Won memeriksa pekerjaan mereka, apakah mereka melakukan tugas mereka sebagai guardian angel dengan benar atau tidak, dan biasanya kami baru akan turun tangan secara langsung bila timbul masalah serius pada manusia ataupun angel penjaganya.

“Aku belum menemukan angel pengganti Ki Hyun.” Ujar Hyung Won. Ki Hyun memang sepupu kami, tapi ia bukan pangeran. Ia sama seperti guardian angel lainnya, memiliki satu manusia untuk dijaga semenjak manusia itu dilahirkan sampai kemudian meninggal dunia. Setelah manusia itu meninggal dunia, maka ia akan menjaga manusia lainnya yang baru dilahirkan. Terus berulang seperti itu untuk jangka waktu yang tak terbatas, selama manusia masih eksis di jagad raya ini.

“Tidak ada guardian angel baru.” Tambah Hyung Won sambil masih terus menatapku yang sejak tadi hanya terdiam.

“Aku akan menggantikannya.”

Mata Hyung Won membelalak lebar. “Kau serius?”

Aku mengangguk. “Hmmm. Mintalah guardian angel baru pada petinggi angel. Aku akan mem-back-up nya sementara.”

Hyung Won menyeringai. “Baiklah. Selamat bersenang-senang di bumi, sister.”

“Tenang saja, aku tidak akan merindukanmu, Hyung Won.”

Hyung Won terbahak. “Oh, ayolaah…, aku akan selalu mengawasimu.”

“Jangan pernah menggangguku, Chae Hyung Won! Awas saja kalau setiap detik kau mengirimkan telepati padaku!” Ancamku. Hyung Won hanya tertawa.

❤❤❤❤❤

 

Ternyata… Ki Hyun jatuh cinta pada adik perempuan dari manusia yang dijaganya. Ki Hyun tersenyum super lebar begitu melihatku. Meskipun sekarang ia sudah menjadi manusia, beberapa kemampuannya belum hilang sepenuhnya. Ia masih bisa melihat kaum guardian angel dan berbicara pada mereka, tapi entah sampai kapan.

Ki Hyun manusia ternyata terlihat lebih mungil dibanding Ki Hyun guardian angel. Mungkin karena semasa menjadi guardian angel dulu, ia senang sekali terbang, lebih tinggi dariku.

“Bagaimana tidurmu, Princess?” Ki Hyun memelukku.

Aku menghela napas lelah. “Kau tahu aku tidak benar-benar tertidur.”

Ki Hyun terkekeh. “Kau akan terkejut bila mengetahui bagaimana rasanya tertidur, mengalami mimpi yang hanyalah mimpi.”

“Ugh! Berhentilah merayuku untuk mengikuti jejakmu, Yoo Ki Hyun! Oh ya, aku sudah membaca jurnal yang kau tulis tentang manusia-mu.”

Ki Hyun mengangguk. “Hmm. Lee Min Hyuk.”

“Kau salah satu guardian angel terbaik, Yoo Ki Hyun. Bohong kalau aku berkata tidak sedih melepaskanmu, tapi… aku menghargai keputusanmu, dan berdo’a semoga kau selalu merasa bahagia.”

“Jangan membuatku menangis, Krystal!” Ki Hyun tertawa pelan, kedua matanya berkaca-kaca. Aku memeluknya lagi, kali ini lebih erat.

Aku tersenyum. “Jaga dirimu, Ki Hyun. Kau tidak akan memiliki malaikat penjaga.”

“Aku tahu.” Ki Hyun balas tersenyum hangat.

“Tapi tenang saja, aku akan selalu mengawasimu.”

“Terima kasih, princess.” Ki Hyun mengacak-acak rambutku dengan gemas. Aku menatap kedua bola mata cokelat gelap Ki Hyun lekat-lekat. Ah, aku pasti akan sangat merindukannya.

❤❤❤

 

Dalam sejarah, inilah pertama kalinya seorang putri guardian angel bertugas secara langsung di dunia manusia dan menjaga satu manusia. Di manapun aku berada, semua guardian angel yang mendampingi manusianya masing-masing pasti terkejut ketika melihatku, lalu kemudian membungkuk dengan hormat dan menyapaku dengan hangat. Untuk ukuran seorang angel, seperti apa yang pernah Hyung Won katakan, aku mengerikan! Seandainya aku tidak merentangkan sayap putihku, maka siapapun akan mengira aku adalah devil. Aku memang jarang tersenyum.

Aku sudah memahami Lee Min Hyuk berdasarkan jurnal-jurnal yang Ki Hyun tulis semenjak Min Hyuk dilahirkan sampai sekarang ketika usianya 23 tahun. Jujur saja, Min Hyuk membuatku penasaran. Berdasarkan apa yang Ki Hyun tulis, Min Hyuk hampir tidak pernah berpura-pura. Seumur hidupnya, ia hanya pernah berpura-pura satu kali saja, yaitu ketika ia dan adik perempuannya diculik, ia berpura-pura bahwa ia baik-baik saja di hadapan adiknya, hanya agar adiknya tetap tegar dan berani. Tapi kurasa kepura-puraan seperti itu diperlukan dalam kasus nya.

Menarik. Kisah hidup Lee Min Hyuk benar-benar menarik. Aku jadi bertanya-tanya, apakah sang penjaga takdir telah menggariskan semua ini untukku? Apakah pada akhirnya aku akan bertemu dengan manusia yang ada dalam bayanganku?

Aku melayang-layang di sekitar Lee Min Hyuk. Pria tinggi berambut pirang itu tengah sibuk mengetik di laptop nya. Sekarang sudah pukul 12 malam, tapi sepertinya pria itu masih semangat bekerja.

Lee Min Hyuk, 23 tahun, anak pertama dari 2 bersaudara, pewaris Lee Group, saat ini sedang menangani proyek hotel di Jeju, tidak pernah memiliki kekasih, adiknya adalah orang yang paling berharga baginya, selalu mengatakan apapun yang menurutnya benar, dingin, keras kepala, gila kerja, tapi berubah hangat di hadapan adiknya dan sahabat-sahabatnya, sebenarnya orang yang sangat hangat dan humoris, tidak pernah berpura-pura di hadapan orang lain, dijuluki si tuan perfect, si mulut pedas tajam, hampir semua orang bersikap baik di hadapannya tapi membicarakannya dan menjelek-jelekkannya di belakang.

Aku menggumamkan sedikit fakta tentang Minhyuk di dalam benakku, sambil masih terus mengawasinya. Aku menambahkan beberapa catatan di jurnal kehidupannya. Seharian ini aku tidak melihat ada devil di sekitar Min Hyuk.

Devil, berbeda dengan guardian angel, tidak selalu muncul setiap saat. Mereka hanya muncul ketika manusia memikirkan suatu kejahatan ataupun hal yang tercela. Devil berusaha merayu manusia untuk melakukan niat nya tersebut, sementara guardian angel mencoba membisikkan hal sebaliknya. Tapi kami bukanlah penentu. Manusia itu sendirilah yang memutuskan tindakan apa yang akan diambilnya. Tentu, guardian angel memang bertugas menjaga manusia, tapi… sebenarnya kami lebih seperti malaikat pengawas, yang mencatat semua hal tentang manusia. Kami juga memiliki peraturan yang harus ditaati. Kami tidak boleh melibatkan diri kami terlalu jauh dengan manusia kami. Sekalinya manusia tersebut tergoda dengan rayuan devil dan kemudian melakukan kejahatan ataupun dosa, kami dilarang mengkonfrontasi devil, kami hanya harus membisikkan kebaikan ke dalam hati manusia, kemudian mencatat apa yang diperbuatnya.

Min Hyuk meregangkan otot-otot lengannya sambil menguap lebar, kemudian ia pun berjalan gontai mendekati tempat tidurnya. Ia sudah meyelesaikan power point untuk presentasi nya besok, dan kini ia tertidur pulas. Aku duduk di sampingnya dan melihat apa yang ia mimpikan malam itu. Memang benar apa yang Ki Hyun katakan, mimpi-mimpi yang dialami manusia sangatlah menarik. Mimpi mereka terkadang adalah ingatan masa lalu mereka, atau sesuatu hal yang alam sadar mereka repressi ke alam bawah sadar mereka, atau bisa jadi memimpikan keinginan mereka, seseorang yang mereka rindukan, artis atau film kesukaan, atau ketakutan-ketakutan dan kecemasan mereka, atau seringkali mimpi-mimpi yang benar-benar imajinatif dan tak masuk akal bagi manusia.

Aku tersenyum. Min Hyuk bermimpi menjadi spiderman.

❤❤❤❤❤

 

Esok paginya, Min Hyuk bangun pagi-pagi sekali, berlari di treadmill selama 30 menit, mandi, sarapan, kemudian pergi ke kantor. Persis sama seperti yang selalu Ki Hyun tulis di jurnal.

Aku duduk di dalam mobil, di samping Min Hyuk. Ia terlihat agak tegang, mungkin karena siang nanti harus presentasi di hadapan ayahnya dan jajaran direksi perusahaan.

Oh ya, Min Hyuk tinggal sendirian di sebuah apartemen mewah di Gangnam. Adik perempuannya tinggal bersama ayah dan ibunya di Incheon. Ayahnya sudah menyerahkan perusahaan padanya, tapi masih sering mengawasinya dari waktu ke waktu. Min Hyuk seringkali membuat ayahnya marah karena tidak mau menuruti apa kata-kata ayahnya, tapi seringkali membuatnya bangga juga karena prestasinya. Minhyuk bukanlah favorit ayahnya, dan ia tidak berusaha berpura-pura menjadi orang lain hanya agar disukai ayahnya.

Semua orang menyapa dan membungkuk sopan pada Min Hyuk. Tapi Min Hyuk tidak pernah membalas sapaan mereka.

“Sajangnim, Anda terlihat sangat gagah hari ini.” Puji salah satu karyawan pria berusia setengah baya. Min Hyuk hanya mengatakan terima kasih dengan singkat, kemudian terus berjalan menuju ruangannya.

Dengan pendengaranku yang tajam, aku bisa mendengar pria yang memuji Min Hyuk tadi berkata pada rekan kerja nya yang lain. “Sombong sekali! Hanya karena ia muda, tampan, dan kaya. Cih! Seharusnya dia bisa bersikap lebih sopan pada orang yang lebih tua!”

Aku mendengus ketika mendengar kata-kata pria tadi. Kini aku duduk di sofa, di ruangan Min Hyuk. Min Hyuk langsung membaca banyak sekali berkas dan proposal di mejanya.

“Manusia.” Aku memutar kedua bola mataku. “Harusnya tadi dia tidak perlu berpura-pura baik di hadapan Min Hyuk. Harusnya dia mengatakan apa kritiknya langsung di hadapan muka Min Hyuk. Bukankah itu lebih baik? Min Hyuk juga jadi bisa belajar banyak hal. Dia memang tidak sempurna, tidak ada manusia yang sempurna. Tapi setidaknya ia tidak pernah berpura-pura.” Ujarku panjang lebar, sambil tetap menatap Min Hyuk.

Min Hyuk mengangkat wajahnya. Selama beberapa detik, rasanya Min Hyuk menatapku. Maksudku… benar-benar menatapku!

Aku menggeleng. Kemudian membalikkan tubuhku dan melihat lukisan. Apakah tadi Min Hyuk menatap lukisan?

Min Hyuk bekerja tanpa henti, bahkan ketika waktunya makan siang sekalipun. “Apakah dia tidak lapar?” Gumamku.

“Min Hyuk~ah, kau harus makan siang. Presentasi besar menantimu. Aku tahu kau agak stress menghadapinya, tapi makanlah. Dengan makan… otakmu akan memberi sinyal pada tubuhmu bahwa sebenarnya kau tidak stress. Makan akan membuatmu lebih rileks.” Kini aku berdiri tepat di hadapan Min Hyuk. Mungkin tidak ada guardian angel lain yang bersikap sepertiku. Biasanya mereka tidak pernah memberi saran seperti ini. Mereka hanya memberikan bisikan baik ketika manusia dilemma akan memilih tindakan baik atau jahat.

Min Hyuk mengangkat wajahnya, dan… lagi-lagi ia terlihat seperti menatapku. Aneh. Kenapa aku merasa ia menatap mataku? Tidak ada satupun manusia yang bisa melihat guardian angel!

Min Hyuk memejamkan matanya sambil mengatur napas. Ia terlihat benar-benar tertekan. “Min Hyuk~ah, panggil sekretarismu, dan suruh ia membawakan makanan untukmu.”

“Berhentilah.” Gumam Min Hyuk.

Aku mengerutkan keningku. “Kenapa ia bicara sendiri?”

Min Hyuk membuka matanya dan kini ia benar-benar menatap mataku lekat-lekat. Aku tersentak kaget dan mundur beberapa langkah dari hadapannya.

“Kemarin lusa, hanya satu hari saja… kupikir aku sudah benar-benar sembuh. Aku sudah tidak melihat pria bersayap putih itu lagi. Tapi semalam, dan juga sekarang… kenapa aku melihat wanita cantik berambut pink dan memiliki sayap putih yang lebih lebar daripada halusinasiku yang sebelumnya?” Min Hyuk memejamkan kedua matanya lagi selama beberapa saat, kemudian membukanya, dan menatapku lagi tapi kali ini dengan sorot mata hampa.

Kemudian aku teringat dengan jurnal yang Ki Hyun tulis. Min Hyuk menjalani terapi, memiliki psikiater pribadi karena didiagnosis menderita schizophrenia. Tidak ada manusia lain yang tahu selain keluarga dan sahabat-sahabat baiknya. Ia mengaku melihat pria bersayap putih yang selalu mengikutinya ke mana-mana. Ki Hyun? Min Hyuk bisa melihat Ki Hyun? Tapi Ki Hyun bukanlah halusinasinya! Ki Hyun nyata! Hanya saja manusia seharusnya tidak bisa melihatnya!

Tiba-tiba aku merasa kasihan pada Min Hyuk karena manusia lain menganggapnya sakit secara psikis. Tapi…, aneh. Mengapa ia bisa melihat guardian angel –nya? Aku tahu, Ki Hyun tidak bisa melakukan apapun bagi manusia-nya, tapi mengapa Ki Hyun tidak pernah berusaha bicara pada Min Hyuk?

“Kau bisa melihatku?” tanyaku.

Min Hyuk menyeringai. Sorot matanya dingin. “Kau halusinasiku, tentu saja aku bisa melihatmu.” Min Hyuk menggeleng dengan sedih, lalu membuka laci meja nya dan mengeluarkan botol obat.

Sebelum ia mengeluarkan obat dari dalam botol itu, aku melesat menghampirinya dan menahan lengannya. “Aku bukanlah halusinasimu. Aku guardian angel-mu, setidaknya untuk sementara, menggantikan guardian angel-mu yang sebelumnya.”

Min Hyuk tertawa, tapi tawanya tidak mencapai matanya. “Kumohon…, aku ingin sembuh. Aku tahu kau tidak nyata…” Min Hyuk berkata dengan pelan, sorot matanya terlihat penuh permohonan.

Aku mengerutkan keningku semakin dalam. “Kau pernah bicara dengan Ki Hyun? Pria bersayap putih itu?”

“Aku terus bicara padanya, tapi dia tidak pernah menjawabku. Tapi dia selalu membisikkan kalimat-kalimat baik padaku setiap kali aku memikirkan hal yang tidak baik. Sekarang kita bahkan mengobrol! Aku benar-benar gila!” Min Hyuk tertawa terbahak-bahak, tapi tawanya terdengar sinis.

Kau melanggar peraturan, sister.

Tiba-tiba Hyung Won mengirimiku telepati.

Kau tidak seharusnya mengobrol dengannya seperti itu dan memberitahukan siapa dirimu padanya. Ki Hyun mengikuti aturan.

Aku mendengus. Oh, benar, aku lupa salah satu peraturan itu. Tapi….

Manusia ini aneh, Hyung Won. Dia… berbeda.

Kau hanya kasihan padanya, Krystal.

Memang. Sudahlah, pergi dari kepalaku sekarang juga, Chae Hyung Won! Aku akan menanggung hukumanku nanti, tapi aku benar-benar harus tahu apa alasan manusia ini bisa melihat guardian angel-nya.

Aku menatap Min Hyuk lekat-lekat, Min Hyuk balas menatapku, kali ini ekspresinya kembali serius. “Kau tidak gila, Lee Min Hyuk. Kau hanya… berbeda. Kau satu-satunya manusia yang dapat melihat guardian angel yang menjagamu.”

Min Hyuk tersenyum padaku. Kali ini senyumannya terlihat tulus. Wajahnya yang memang tampan jadi semakin terlihat tampan. Dia benar-benar… bersinar. Entahlah. Aku tidak pernah tahu ada manusia yang lebih bersinar daripada angel. Bukan bersinar dalam artian memancarkan sinar /cahaya yang terang benderang seperti sinar matahari, tapi… aura yang ia pancarkan dari dalam dirinya. Aku bisa merasakannya.

“Seandainya psikiater ku yang berkata demikian.” Gumam Min Hyuk. Ia mengamatiku lekat-lekat. “Teman khayalan, siapa namamu? Kenapa kau baru muncul sekarang? Ke mana pria bersayap itu pergi?”

Aku menghela napas panjang. Sepertinya…akan sulit meyakinkan Min Hyuk bahwa aku adalah guardian angel, dan ia tidak gila. Ia hanya… spesial.

Siapa kau yang sebenarnya, Lee Min Hyuk? Kenapa kau bisa melihat guardian angel-mu?

 

~ TBC ~

 

A/N : Tadinya mau bikin oneshot, tapi nggak jadi… wkwkwk😀

Mungkin bakal jadi 3 chapters, tapi memang pendek-pendek.

Yeay! Fantasy lagi!❤

Kali ini pemeran utamanya Min Hyuk Monsta X, dan tentunya my bias Krystal.❤❤❤

Ceritanya nggak membingungkan kayak Powerless kok. Fantasy nya ringan. Hihihi.

Ayooo, yang udah baca jangan lupa nulis komentar yaa.🙂

 

~Azumi~

Buat yang belum kenal Monsta X, ayoo kenalan dulu sama mereka!😀

Min Hyuk :

Monsta-x-minhyuk

687474703a2f2f73636f6e74656e742e63646e696e7374616772616d2e636f6d2f6870686f746f732d786166312f7435312e323838352d31352f73333230783332302f6531352f31313333343435345f3539323132323438303839313136375f313531383736343933385f6e2e6a7067

 

 

Hyung Won :

tumblr_inline_nsom3eFO7S1tvwc7l_1280

 

Ki Hyun :

Kihyun-1

 

 

 

 

MV2 nya :

 

 

 

 

 

 

 

6 thoughts on “The Real You (Chapter 1)

  1. Wahh wahhh kesian Minhyuk sampe k psikiater gtu karna bisa liat guardian angel nya, pnasaran knapa dia bisa berbeda

    Seru mii.. tp tumben satu chapternya ga trlalu banyak? Hehe.. hmmm apa mungkin tar krystal ngikutin jejak kihyun jd manusia?

    Oke.. terbang dlu k ch 2 hehehe

  2. yeay😄 akhirnya fic fantasy baru selain powerless😄
    ya ampun, Minhyuknya beda banget dari yang asli, yang selalu ricuh dan positif no matter what happen wkwkwk*yaiyalah namanya jg fiksi
    tapi tetep keren kok
    keep writing😄

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s