[oneshot] Those Eyes

Title                 : Those Eyes

Author            : Azumi Aozora

Main Cast       : Sandara Park (2NE1), G-Dragon / Kwon Ji Yong (Big Bang)

Support Cast  : YG Family

Genre              : romance, friendship

Rating             : PG+15

Length            : oneshot

Disclaimer       : Cerita ini hanya fanfiction. I make no money from this story. Just have fun as fans. Tiba-tiba kangen banget Daragon (Dara-GDragon). Meskipun sekarang interaksi mereka berdua JARANG BANGET, tapi gw tetap suka couple ini. Gw nggak peduli dengan semua gossip GD dengan model lain / idol lain selama beberapa tahun ini, karena bagi gw dari dulu Daragon couple is still the best.❤

poster those eyes

Ji Yong hanya bisa tertegun menatap kedua mata Dara yang berbinar. Sungguh, ia tidak ingin menjadi penyebab cahaya di kedua bola mata itu meredup. Tapi ia juga sadar, ia bukanlah penyebab hazel eyes itu bersinar. Tidak lagi.

 

=============== Then, The Story Begins ……………..

Keluarga. Itulah arti YG bagi Kwon Ji Yong. Dan ia yakin, semua orang yang sekarang ada di ruangan ini pun memiliki pendapat yang sama dengannya. Ia merasa beruntung memiliki “keluarga” seperti mereka. Rasa lelahnya menguap seketika begitu ia memasuki club yang malam ini disewa khusus oleh YG untuk merayakan ulang tahun CEO mereka, Yang Hyun Suk.

Berisik. Heboh. Gila.

Fans-fans mereka akan sangat terkejut bila tahu seperti apa mereka di kehidupan nyata.

“JI YONG HYUNG! KAU MAU JADI PASANGANKU DI LOMBA DANCE COUPLE?” Suara menggelegar Seungri langsung menyambut kedatangan Ji Yong. Sikapnya yang penuh semangat dan heboh jadi lebih heboh dibanding biasanya.

Ji Yong hanya terkekeh. “Kau sudah minum berapa banyak gelas, maknae?”

“AKU? AKU TIDAK MINUM, HYUNG! HYUNG….HYUNG.., MEMANGNYA AKU TIDAK BOLEH MENGAJAK LEE HI DANCE DAN SELFIE BERSAMA?”

“Lee Hi? Kenapa tidak?” Ji Yong mengangkat kedua bahunya dengan cuek. Seungri merangkul lengan Ji Yong erat-erat, membuat Ji Yong tidak bisa pergi kemanapun. Pesta ini khusus diadakan untuk YG Family. Ji Yong sudah mengucapkan selamat ulangtahun pada Yang Hyun Suk kemarin malam, tapi bukan berarti sekarang ia harus terjebak semalaman bersama maknae pembuat onar ini kan?!

“TAPI CHAERIN MARAH PADAKU, HYUUUUUNG! PADAHAL DIA SENDIRI SIBUK FLIRTING DENGAN PARA JUNIOR! KENAPA CHAERIN SELALU FLIRTING DENGAN PRIA-PRIA YANG JAUUUUH LEBIH MUDA DARINYA?!” Seungri mengusap-usapkan wajahnya dengan manja ke lengan Ji Yong seperti anak kecil.

“Aigoo~~ Seungrat!! Kau membuatku terdengar seperti pedofil nuna!” CL datang dan langsung menarik tangan Seungri. “Oppa, Mianhae….” CL tersenyum meminta maaf pada Ji Yong. Ji Yong mengangguk sambil tersenyum tipis, senang karena CL melepaskannya dari Seungri.

“Kupikir kau tidak akan datang, Ji.” Young Bae alias Tae Yang mendekati Ji Yong sambil memberinya segelas wine. “Lagu-mu selesai lebih cepat rupanya.” Young Bae tahu, bila sahabatnya itu sedang asyik membuat lagu, maka tak ada satupun hal di dunia ini yang bisa mengganggunya. Ji Yong bahkan tidak akan peduli bila ada gempa, atau kebakaran di sekitarnya, atau apapun.

Sebelum Ji Yong sempat bicara, entah datangnya darimana, Yang Hyun Suk tiba-tiba saja langsung menariknya ke tengah dance floor. Semua orang bersorak ria. Spotlight terfokus padanya. Ji Yong hanya menyeringai, dan ia pun segera menggerakkan tubuhnya, mengikuti irama musik yang menghentak-hentak. Ia menarik tangan Seung Hyun dan Bom. Bom  memekik nyaring, sadar bahwa dirinya bukan dancer yang baik, tapi siapa yang peduli. Malam ini mereka hanya ingin bersenang-senang. Seung Hyun melakukan dance-dance konyol, membuat semua orang tertawa.

Work hard. Play hard.

Apapun yang ia lakukan, apapun masalah yang ia hadapi, YG family akan selalu menjadi “keluarganya”. Orang-orang terdekatnya. Orang-orang yang bisa ia andalkan.

Tapi entah sejak kapan, ia tak lagi bisa mengenal Sandara Park, orang yang dulu merupakan orang terdekatnya diantara YG Family yang lain. Orang yang dulu pernah menjadi segalanya bagi Ji Yong, atau mungkin…..masih?

Semuanya berubah. Dara. Ji Yong. Keadaan. Tekanan. Popularitas.

Ji Yong tidak pernah menyesali apapun yang sudah ia raih saat ini. Bisa mewujudkan mimpinya seperti sekarang ini, bukan hanya menjadi sekedar penyanyi dan idol tapi juga menjadi musisi yang karya-karyanya diakui dan dihargai oleh seluruh dunia, menjadi trendsetter, menjadi produser.

Ia tidak pernah menyesal. Hanya terkadang….., ia merindukan dirinya yang dulu. Ia juga merindukan kebersamaannya dengan Sandara.

Mata Ji Yong dan Dara bertemu. Dara tersenyum. Senyumannya masih terlihat sama seperti yang selalu Ji Yong ingat di dalam kepalanya. Tapi tetap saja terasa berbeda. Ada sesuatu yang lain. Sesuatu yang membuat hatinya seolah tertimbun tumpukkan besi berat dan penuh karat.

Senyum itu…., tidak lagi hanya untuknya seorang.

Perlahan Ji Yong berjalan mendekati Dara. Dara masih tersenyum lebar, tapi Ji Yong hanya terus menatapnya tajam dan lekat-lekat, seolah berusaha membaca apa yang Dara pikirkan. Ji Yong memejamkan matanya, menghela nafas panjang, lalu membuka matanya dan menatap Dara dengan sedih. “Apa yang terjadi pada kita, Dara~ya?”

Dara menatap Ji Yong dengan bingung. Pandangan mata Ji Yong mengeras. Ia tak lagi mengenal Dara seperti dulu ia mengenalnya. “Apa yang terjadi pada kita, Dara?” ulang Ji Yong.

Dara balas menatap Ji Yong. Selama sesaat, berbagai emosi berkelebat di mata beningnya, kemudian ia tersenyum lagi. “Kau bahagia sekarang. Itu yang paling penting bagiku, Jiyongie.”

Suara musik yang keras dan menghentak-hentak seolah terasa jauh. Ji Yong tidak  bisa mendengar apapun dengan jelas selain suara lembut Dara. Ia baru sadar betapa ia merindukan gadis mungil di hadapannya itu.

Bahagia? Itukah yang ia rasakan saat ini?

Ya, ia bahagia. Ia harus bahagia. Setidaknya demi Dara.

Ji Yong mengangguk. “Tentu saja aku bahagia, Darong. Semua orang ingin berada di posisiku saat ini. I’m one of a kind, Darong.” Ji Yong mengedipkan sebelah matanya sambil menyeringai lebar, berusaha memecahkan ketegangan diantara mereka.

Dara tertawa. “Sudah lama aku tidak mendengarmu memanggilku Darong, Ji.”

Ji Yong hanya bisa tertegun menatap kedua mata Dara yang berbinar. Sungguh, ia tidak ingin menjadi penyebab cahaya di kedua bola mata itu meredup. Tapi ia juga sadar, ia bukanlah penyebab hazel eyes itu bersinar. Tidak lagi.

************

Darong….. Darong…. Darong…..

Dara tersenyum mengingat pet-name yang diberikan Ji Yong untuknya dulu. Entah kenapa Dara menganggap panggilan “Darong” lebih lucu dibanding “Dalong”. Mungkin karena Ji Yong yang mengucapkannya.

Ji Yong. Sejak dulu memang selalu Ji Yong.

Ji Yong yang 9 tahun lalu meyakinkannya untuk mengikuti audisi YG. Ji Yong yang berkunjung ke Filipina demi dirinya. Ji Yong yang menjadi sahabat terbaiknya selain Han Byul. Ji Yong yang sejak dulu tak pernah sungkan menyebut Dara di account cyworld-nya. Ji Yong yang menganggap “hide and seek” diantara mereka, memakai barang-barang couple secara diam-diam, menuliskan kode-kode misterius yang ia tujukan untuk Dara di twitter. Ji Yong yang sejak dulu membantunya dan menguatkannya. Tapi Ji Yong jugalah yang sanggup menghancurkannya.

Waktu dan pengalaman membuat Dara mengerti bahwa tidaklah bijak bagi seorang perempuan untuk menyerahkan seluruh hatinya hanya demi seorang pria. Terlebih lagi bila pria itu adalah G-Dragon.

Karena pria itu adalah G-Dragon, maka Dara tidak mungkin bersikap egois hanya demi perasaannya sendiri. Karena pria itu adalah G-Dragon, maka Dara tidak bisa melakukan apapun selain melepaskannya. Karena hanya dengan melepaskannyalah maka Ji Yong akan bebas, dan bahagia….

Tidak bisakah ia dan Ji Yong memiliki hubungan yang sangat lama dan berkelanjutan seperti Seven dan Hanbyul?

Sepertinya tidak. Karena meskipun kisah mereka serupa, mereka tetaplah berbeda.

Meskipun semua orang berkata bahwa Dara adalah gadis yang kuat, Dara tidak merasa demikian. Ia lemah. Sangat lemah. Terlebih lagi dengan semua hal yang berkaitan dengan Ji Yong.

Dara tidak pernah peduli dengan pendapat netizen tentang dirinya. Di saat netizen berkata buruk, menghina dan mencaci-maki dirinya, merendahkannya, semua itu tidaklah masalah baginya.

Tapi Dara paling tidak tahan bila netizen menghina Ji Yong karena dirinya, karena mereka menduga ada “sesuatu” yang khusus diantara ia dan Ji Yong. Karena netizen tidak menganggap ia cukup pantas untuk Ji Yong. Tentu, banyak pula netizen lainnya yang menganggap mereka serasi, tapi apalah artinya semua itu. Kenyataannya….. Dara sendiri pun ragu apakah akan ada masa depan bagi dirinya dan Ji Yong?

Semuanya terasa buram. Tak jelas. Karena itulah, hampir 1,5 tahun yang lalu, Dara meminta Ji Yong untuk menjauh. Dara melepaskan ikatan diantara mereka. Agar mereka bisa melihat masa depan mereka lebih jelas dan lebih objektif.

Atau mungkin….bukan hanya itulah alasannya. Dara merasa lelah. Ia lelah dengan semua “kepura-puraan” Ji Yong bersama idol ataupun model wanita lain. Demi Dara. Itulah yang selalu Yang Hyun Suk katakan. Ji Yong sering terlihat “berkencan” dengan wanita lain demi Dara, demi 2NE1, demi Big Bang. Karena memiliki kehidupan percintaan yang normal di dunia idol yang gemerlap seperti yang ia dan Ji Yong tempati tidaklah mudah. Ada banyak pertimbangan, pemikiran, dan sahabat-sahabat yang harus dikorbankan. Ya, Dara mengerti. Tapi ia lelah. Bagaimanapun ia hanyalah perempuan biasa yang menginginkan cinta absolute dari pria yang dicintainya, yang diperuntukkan hanya demi dirinya seorang.

Bukan berarti Dara meragukan kesetiaan Ji Yong. Justru ia meragukan dirinya sendiri, karena ia mulai merasa ragu dengan apa yang Ji Yong rasakan untuknya. Dara tahu semua ini rumit.

Terkadang Dara merasa menjadi orang yang munafik, karena ia berkata “Tidak apa-apa Ji, aku mengerti. Semua itu hanyalah pura-pura”, tapi jauh di dalam lubuk hatinya….. Dara berkata sebaliknya.

Dara tidak tahu apakah yang Ji Yong katakan sama dengan apa yang Ji Yong rasakan. Dara bukan Tuhan dan bukan pula pembaca pikiran!

Mungkin ia hanya takut. Mungkin sejak dulu ia memang hanya merasa takut kalau-kalau Ji Yong tidak mengatakan yang sebenarnya, kalau-kalau Ji Yong tidak merasa bahagia karena dirinya.

Di saat Yang Hyun Suk meminta Dara memotong pendek rambutnya untuk meredam  sedikit “skandal” antara Ji Yong dengan model Jepang yang terkenal, Kiko Mizuhara, Dara menurutinya. Tapi tanpa ia sadari, itulah puncaknya, batas kesabarannya. Meskipun Ji Yong selalu kembali padanya, tapi Dara tahu….. ia bukan satu-satunya bagi Ji Yong.

Mungkin semua ini berawal sejak YG menyuruh Ji Yong untuk tidak hanya terlihat dekat dengan Dara di depan publik. Mungkin lama-lama Ji Yong melupakan janjinya, bahwa hanya akan ada Dara seorang di dalam hatinya. Atau mungkin saja….. sejak dulu janji itu memang tak pernah ada. Mungkin semua itu hanya harapan kosong Dara.

“Eonni, gwenchana?” Chaerin merangkul pundak Dara dengan sebelah lengannya, membuyarkan lamunan Dara. Mereka sedang berada dalam van 2NE1, pulang menuju apartemen mereka setelah menghadiri pesta ulang tahun Yang Hyun Suk yang dikhususkan bagi YG Family.

Bom dan Minzy yang duduk di jok tengah sudah tertidur pulas. Chaerin terbangun saat mendengar isakkan Dara. “Kenapa kau menangis, eonni?”

Dara menoleh dan terkekeh. Ia sendiri tidak sadar bila air matanya mengalir. “Aku mimpi buruk.”

Chaerin menatapnya dengan tajam, tahu kalau Dara berbohong. Tapi ia tidak mengatakan apapun selain mengelus-elus punggung Dara.

“Ji Yong Oppa memposting tweet galau lagi, eonni. Apa mungkin karena tadi kalian bertemu? Eonni, tidakkah kau ingin memulai dari awal lagi dengan Ji Yong Oppa?”

Dara tersenyum sambil menggeleng. “Tweet-tweet itu tidak ada hubungannya denganku, Chaerin~ah. Semua itu untuk Kiko.”

Chaerin mengangkat sebelah alis matanya seolah berkata : ‘Apakah kau yakin, eonni? Apa kau yakin Ji Yong Oppa dulu benar-benar mencintai Kiko? Bukankah ia hanya bersama Kiko karena kau melepaskannya?’ Tapi lagi-lagi Chaerin tidak mengatakan apa yang dipikirkannya itu. Waktu mengajarkannya untuk menyaring kata-kata apa yang sebaiknya ia ucapkan dengan apa yang sebaiknya ia simpan saja di dalam kepalanya. Ia bukan lagi Chaerin yang blak-blakkan dan frontal. Ia sudah belajar untuk memikirkan perasaan lawan bicaranya.

“Eonni, apapun yang terjadi, kau tahu aku selalu ada bersamamu kan?”

“Ne, Chaerin~ah. Gomawoooooo.” Dara memeluk Chaerin dengan erat. Suaranya yang melengking membuat Bom dan Minzy terbangun.

“Yah! Dalong! Chae! Peluk aku jugaaaaa.” Bom yang duduk di depan membalikkan badannya sambil merentangkan kedua tangannya.

Chaerin tertawa. “Aigooooo~”

Mereka bertiga pun berpelukan, membuat Minzy menatap mereka dengan bingung, tapi ikut-ikutan berpelukan. “GROUP HUG! KYAAAAAAA!” seru Minzy. Manajer mereka hanya geleng-geleng kepala saat melihat tingkah mereka lewat kaca spion.

*******

@Gedung YG, meeting persiapan YG family world tour…….

“Jiyong melihatmu terus, Darling.” Bisik Bom pada Dara sambil terkikik pelan.

Dara mengerutkan dahinya, kemudian ia menolehkan kepalanya dan benar saja, Ji Yong memang sedang melihatnya dari kejauhan. Dara memiringkan kepalanya sedikit, seolah bertanya : ada apa?

Ji Yong menyentuh hidungnya dua kali, menyentuh kening agak lama, menyenderkan punggungnya di kursi, menyilangkan kaki dan menggoyang-goyangkannya pelan 3 kali, lalu menggigit bibir bawahnya. Semua itu dilakukan perlahan, sehingga orang lain yang ada di ruangan itu tidak akan curiga.

Dara berusaha menahan tawa. Ia mengerti apa yang hendak Ji Yong katakan padanya. Dulu, mereka terbiasa berkomunikasi lewat bahasa tubuh yang mereka ciptakan sendiri, untuk digunakan saat mereka berada di depan publik, saat-saat dimana mereka tidak diizinkan terlihat terlalu “dekat”.

Apa yang Ji Yong lakukan saat ini memang terlihat natural dan biasa saja dimata orang lain, tapi bagi Dara, itu adalah hal yang special. Empat tahun yang lalu, mereka membuat “bahasa” isyarat tubuh diantara mereka tersebut.

Ji Yong mengingatnya…..

Dara tersenyum. Dara senang karena Ji Yong mengingat “bahasa” mereka. Tapi mengingatnya bukan berarti perasaan mereka pun kini sama murni-nya seperti 9 tahun silam, saat Dara bukanlah Dara 2NE1 dan Ji Yong hanyalah trainee YG kan? Tidak berarti pula perasaan mereka sama kuatnya seperti 4 tahun silam kan?

Ji Yong memegang dagunya, sambil terus menatap Dara. Itu berarti dia menunggu tanggapan Dara. Saat ini Ji Yong merasa bosan dan ingin makan ice cream.

Dara tersenyum tipis, lalu menyentuh bibirnya. Strawberry. Itu yang Dara katakan.

Ji Yong menganggguk sambil menyeringai. Bom menyikut lengan Dara sambil memberinya tatapan yang seolah berkata : Aku tahu…..kekekekek……

Dara hanya menggeleng pada Bom, tapi Bom menatapnya tak percaya. Dara menghela nafas panjang. Entah kapan Ji Yong dan dirinya bisa makan ice cream bersama lagi, seperti dulu…..

Sekarang mereka jauh lebih sibuk, jauh lebih populer, dan jauh lebih banyak mata yang mengawasi gerak-gerik mereka. Dara tidak akan menarik lagi kata-kata yang pernah ia ucapkan 1,5 tahun yang lalu.

***************

Dua bulan kemudian.

@Studio latihan 2NE1…….

“Dara nuna, Bom nuna, Chaerin~ah, Minzy~yah!” Young Bae datang dengan nafas terengah-engah. 2NE1 yang baru saja selesai latihan dan bersiap-siap untuk pulang ke apartemen, menatap Young Bae dengan heran.

“Ada apa, Oppa?” Minzy heran melihat Young Bae yang sepertinya terburu-buru.

“Jangan pulang dulu, please…..”

“Kenapa, Oppa?” Chaerin bertanya dengan bingung.

Yong Bae masih mengatur nafasnya yang terengah-engah. “Dara nuna, ponselmu tidak aktif ya?”

“Oh? Hehehe. Baterainya habis. Ada apa Young Bae~ah?”

Young Bae menggaruk-garuk belakang lehernya yang tak gatal. Chaerin dan Bom yang sejak tadi terus mengawasi gerak-gerik Young Bae mulai mencurigai sesuatu.

“Lima belas menit, please…., tunggu sebentar….mmmmmm…oke? Aku…., bagaimana kalau aku melihat kalian dance lagu baru kalian? Siapa tahu aku bisa memberi saran atau….” Young Bae gelagapan. Minzy menatapnya dengan bingung, tapi Chaerin dan Bom hanya tertawa.

“Young Bae~yah, kau tahu? Kau payah dalam hal-hal seperti ini. Dan kau juga tidak pandai berbohong.” Bom terkekeh.

Chaerin menepuk-nepuk pundak Dara. “Jangan pulang terlalu malam, eonni.” Kemudian Chaerin pun berjalan keluar.

“Eeeehhh?” Dara semakin bingung.

Bom mengedipkan sebelah matanya pada Dara sambil menarik tangan Minzy dan mengikuti CL keluar dari studio. “Have fun, Dalong!”

“Bommie! Kenapa….?” Di saat Dara hendak mengikuti mereka, Young Bae menahan lengannya.

“Nuna, please…, Ji Yong akan datang sebentar lagi.”

“Ji Yong?”

Young Bae mengangguk. “Dia berusaha menghubungi ponselmu, nuna. Katanya dia akan mengajakmu makan ice cream strawberry.”

Dara mengerutkan keningnya tak mengerti. “Ice cream strawberry?”

“Hmmm. Katanya dia berjanji mengajakmu makan ice cream strawberry.”

Kemudian Dara ingat kejadian saat meeting 2 bulan yang lalu. Dara pikir ajakan Ji Yong saat itu hanyalah iseng. Lagipula….sudah dua bulan berlalu kan? Kenapa Ji Yong masih mengingatnya?

Rupanya Young Bae menganggap diam-nya Dara itu sebagai awal tanda penolakkan. Young Bae memegang kedua bahu Dara dan menatap Dara lurus-lurus. “Nuna, aku tahu…, aku tidak berhak meminta hal ini padamu. Aku menghargai apapun keputusanmu dan Ji Yong. Tapi…., bisakah kau dan Ji Yong……mmmmm….berteman baik? Seperti dulu? Bukankah sebelum menjadi kekasih, kalian adalah teman baik?”

Dara tersenyum dan mengangguk. “Tentu saja Ji Yong adalah temanku, Bae~ah. Apa yang membuatmu berpikir bahwa aku tidak menganggap Ji Yong sebagai temanku lagi?”

Young Bae terkekeh sambil menggaruk-garuk tengkuknya. Tak lama kemudian, Ji Yong datang dengan nafas terengah-engah karena berlari dari tempat parkir sampai ke studio 2NE1.

“Dee.” satu kata simple dari Ji Yong itu sanggup membuat senyum Dara semakin lebar.

Dara tahu, untuk saat ini, dan entah untuk sampai berapa lama, hubungannya dengan Ji Yong tidak akan bisa lebih daripada sekedar teman.

Seorang teman yang diam-diam selalu Dara doa’kan setiap malam demi kebahagiaan dan keselamatannya. Seorang teman yang diam-diam selalu Dara perhatikan melebihi siapapun. Meski Dara tidak berkata mencemaskannya bila sesuatu yang buruk menimpanya, sungguh ia sangat mencemaskannya.

“Dee,,,, Darong…., kita pergi sekarang?” Ji Yong menatap Dara, cemas bila Dara akan menolak ajakannya.

Dara menatap Ji Yong lekat-lekat, tanpa mengatakan apapun. Meski kini tidak ada ikatan diantara mereka, bagi Dara…..semua ini sudah cukup. Melihat Ji Yong tertawa bahagia, menggapai impiannya semakin tinggi. Semua itu cukup.

Karena bagaimanapun, bila Tuhan menghendaki mereka untuk bersama di masa depan….., maka mereka pasti akan bersama. Dara memang tidak tahu apakah ada benang merah…… benang takdir yang mengikat dirinya dengan Ji Yong atau tidak. Yang jelas, ia bahagia melihat Ji Yong bahagia.

Dara tersenyum. “Hmmmm…, ayo, Ji!”

Ji Yong nyengir lebar, mengulurkan sebelah tangannya untuk Dara genggam. Dengan riang, Dara menyambut uluran tangan Ji Yong. Jemari mereka bertautan.

Perasaan Ji Yong menjadi ringan. Semuanya terasa sempurna. Dara membuat segalanya berada di tempatnya. Hatinya.

Untuk saat ini, cukuplah bagi Ji Yong dengan hanya menatap kedua mata indah Dara yang berbinar lembut dan bahagia. Kedua mata cantik yang selama 8 tahun ini telah memberinya inspirasi untuk membuat banyak lagu.

“Teruslah menjadi inspirasiku, Dee.”

Dara terkejut dengan kata-kata spontan Ji Yong tersebut. Ia tersenyum dan balas berkata. “Teruslah menjadi Kwon Ji Yong dan G-Dragon, Jiyongie…..”

======= The End ======

Catatan Author :

Ada banyak hal yang tidak fans ketahui tentang idolanya. Mungkin akan ada hal-hal tertentu yang selamanya akan tetap menjadi rahasia dan misteri. Harus kita akui, dunia idol itu penuh kepura-puraan. Apa yang terlihat belum tentu apa yang sebenarnya terjadi. Reputasi / nama baik dan kepopuleran menjadi point penting bagi seorang idol.  Apapun itu, gw berharap idol-idol gw bahagia, termasuk GD & Dara. Se- ngefans apapun gw sama pairing Daragon, gw juga nggak bisa bersikap egois doong. Selama GD dan Dara bahagia dengan pilihan mereka, gw akan ikut bahagia juga.

Paling enak itu memang jadi fans yang nggak terlalu memaksakan kehendak. Contohnya? Saat masalah Kris muncul, gw sedih sih…..tapi karena gw percaya sama Kris, jadi gw nya juga enjoy aja, sedihnya nggak berkelanjutan. Asal Kris bahagia, no problem buat gw apapun pilihan dia. Kayaknya gw memang udah kebal masalah-masalah idol ini sejak zaman TVXQ masih berlima. LOL.

Ya sudahlah yaa, kita sebagai fans cukup menikmati musik dan karya-karya mereka aja. Nggak perlu lah stress memikirkan kehidupan pribadi mereka. Kayak yang kita sendiri nggak punya masalah aja!

Ingat yaaa cerita ini hanya fanfiction, meskipun ada yang gw ambil dari kehidupan nyata mereka, sesuai “pengamatan” netizen tentang interaksi Daragon di kehidupan nyata yang tertangkap kamera dan fancam maupun lewat dunia maya, tapi hati / pikiran mereka? Siapa yang tau sih? Fans cuma bisa menduga dan berandai-andai.

Tentunya kalian masih ingat pairing KhunFanny (Nichkhun – Tiffanny) yang confirm hubungan mereka baru-baru ini kan? Percaya atau nggak, gw termasuk salah satu dari sekian orang Khunfanny shipper (yang mungkin dulu jumlahnya nggak sebanyak Khuntoria shipper). Kenapa gw ngefans Khunfanny? Karena lucu aja melihat di acara-acara tertentu (acara yang terpisah tentunya), atau di airport, dll, Khun dan Fanny tertangkap pakai barang couple. Memang sih yang pakai barang couple belum tentu pacaran, tapi namanya juga fans….. delusional! And guess what? Mereka ternyata beneran pacaran! Itu adalah salah satu moment fangirl favorit gw.❤ , meski mereka mengaku baru beberapa bulan pacaran, gw dan beberapa Khunfanny shipper lain percaya klo mereka udah pacaran sejak bertahun-tahun lalu.

Kaitannya sama Daragon apa? Semoga someday mereka juga confirm ke public tentang hubungan mereka. LOL. Kalau enggak? Ya nggak masalah. Toh fans nggak wajib tahu apa yang sebenarnya terjadi di kehidupan pribadi idol. Melihat idol bahagia, fans jg harusnya bahagia. ^^

P.S : buat abang GD….. jangan galau lagi ya Bang! Sering liat GD galau di twitter, di instagram kadang sih. LOL. Tapi orang yang kreatif memang cenderung memikirkan banyak hal yang semestinya nggak perlu lah dipikirkan, jadi terkesan galau. LOL.

Ini beberapa Daragon moments.

Pictures credit to : applersmind.wordpress.com , thejunkle.blogspot.com, and the owner as tag on the pics

Daragon 1

Daragon 2

Daragon 3

Daragon 4

Daragon 5

Daragon 6

Daragon 7

Daragon 8

Daragon 9

Daragon 11

Daragon 12

Daragon 14

Daragon 15

Daragon 16

Daragon 13

Daragon 10

Daragon 17

12 thoughts on “[oneshot] Those Eyes

  1. Itu baju bekas jidi dipake dara.. hahaha.. #plak..
    aaaaak.. gatau kenapa nyesek banget.. huhuhu… harus nyembunyiin perasaan tuh nyesek.. apalagi berkorban demi sesuatu yang belum pasti.. aaaaargh.. kadang sebel sama fans-fans yang seenaknya aja ngomong…. ga mikir aoa kalo artis juga manusia.. huhuhu… sedih liat bias harus patah hati.. wkwkwkw… Kyaaa~~~ suka banget sama kopel ini..u,u suka suka sukaaaa… apalagi waktu duet Hello itu…. ugh….. favorit bgt.. wkwwkwkwk… semoga mereka beneran jadian.. kkk…
    kaaaak… FF yang laen mana> kkkk…. oh iya.. ini aku first yaaaak?? wkwkwkwkwk
    Kaaaak.. ayo kasih bunga ke N, hari ini menang.. wkwkwkwk… akhirnyaaaah…. eternity emang gamau pergi dr otak plis.. hahaha

    • Bangeeeetlah kasian idol2…
      Yah tapi meski nanti aslinya Dara nggak sama GD….sama siapa aja deh yg penting Dara bahagia. Udh 30 tahun kan dia…kasian Dara eonni keburu tua… T_T.
      Keren banget yah VIXX ♥♥♥♥♥♥
      N nangis kejer pas ngomong…untung Ravi nggak terlalu nangis kayak dulu pas voodoo doll menang. Hahaha….Hongbin ketawa2 aja sama Hyuk. Leo nggak nangis sambil jongkok lagi. LOL
      Lagunya bikin addicted ya

  2. miii heheehhee~~

    daragon eungg.. aku si tau ajah ga ngeship, soalnya sukanya bang jidi buat aku *dibuang
    ceritanya gantung yaa.. jadi menerka-nerka kelanjutan mreka kaya gimana, but like it! simple dan feelnya dapettt

    hwaa yg jelas ga sabar pengen liat editan video kmu yg MD *eh hahahhaa

  3. Aku bukan yg stan dan gatau orang” yg kayak apa, tapi kenapa ya ngerasa kalo Dara sama GD itu emang cocok. Ditambah lagi baca ff kayak gini. Kebayang ga sih, kalo ternyata kehiudpan mereka sama kayak gini? Kasihan amat :’
    Tapi bener kak, Dara sampe di jelek”in netizen? Makin kasihan T.T
    Lucu banget ngeliat interactionnya Gd ama Dara di twitter ><
    Pokoknya doain aja deh yang terbaik buat mereka. Btw ff lain kapan update? Wkwkw fightingg kak ^^

    • Iya, dulu (bahkan mungkin sekarang ada?) yang nge-bash Dara gara-gara deket sama GD.
      Hehehehe…., tertarik baca ini karena ada GD nya?😀

      FF lain? Hmmmm…..cast FF nya lagi pada sibuk tuh, belum bisa muncul di FF aku katanya. *alesan* Hahaha

      Thanks yaaa udah baca+ comment ^^

  4. Salam kenal ka, aku reader baru di sini🙂 Aku tau blog ini dr twitter ka panda hehehe Btw, ceritanyaa daebaaaakk Kaya baca real love story mereka bneran, apalagi latar ceritanya ttg kehidupan mereka, bikin baper T.T Aku Daragon shipper soalnya kkkkk Sering2 bkn FF ttg mereka yaa ka ^,^ hehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s