[Side Story Moonlight Destiny] White Day

POSTER WHITE DAY FIX

 

Title                 : White Day

Author               : Azumi Aozora

Main Cast       : Kris (EXO – M), Eve Melody (OC)

Support Cast  : Chan Rin (OC), Sehun (EXO-K), HanHee (OC), Kai (EXO-K), Luhan (EXO-M), Taemin (SHINee), Elle Melody (OC)

Genre              : fantasy, romance, friendship, family

Rating             : PG + 15

Length            : Oneshot

Disclaimer       : Cerita ini hanya fanfiction dan merupakan salah satu side story dari Moonlight Destiny. ^_^.. Karena hari ini White Day, jadi pengen bikin cerita tentang white day, dan tiba-tiba aja si Kris muncul di kepala. LOL. Gw nulis ini sambil dengar lagu Girl’s Day “White Day”. Ayoo sambil dengarkan lagunya yaa. Ini link nya : https://www.youtube.com/watch?v=yZvXb38z_R8

Happy White Day!❤

And The Story Begins……….

Bumi, Korea Selatan, Busan, tahun 2315……

Aku duduk di atas pasir putih, menikmati deburan ombak dan aroma air laut yang terasa asin tapi menyegarkan. Matahari bersinar terik, dedaunan diatasku menghalangi sinar-nya sehingga wajahku tidak terkena sinar matahari secara langsung. Aku menyandarkan punggungku ke batang pohon dan mulai lagi membaca buku. Buku favoritku. Novel fantasy adventure yang ditulis oleh Chan Rin.

Orang lain mungkin hanya akan mengira novel ini sebagai novel biasa, tapi aku tahu semua hal yang ditulis dalam novel ini adalah kenyataan. Sejak 296 tahun yang lalu, Chan Rin terus menulis novel tentang petualangan Kris, sang Galaxy Superhero.

Manusia menyangka “Chan Rin” hanyalah nama samaran dan merupakan kumpulan penulis, atau setidaknya merupakan keluarga penulis yang terus menulis secara turun temurun karena sejak 296 tahun yang lalu “Chan Rin” terus menerbitkan serial novel best seller ini.

Sepanjang masa novel Chan Rin terus menjadi best seller. Bahkan dalam kurun waktu 296 tahun ini, novel serial tersebut sudah diadaptasi ke berbagai film box office di berbagai negara.

Selama 296 tahun ini, Chan Rin dan suaminya (Sehun) terus berpindah rumah untuk menghindari kecurigaan manusia tentang siapa mereka sebenarnya. Tapi kini, sudah 5 tahun mereka kembali tinggal di Seoul.

“Eve, kakakmu mengkhawatirkanmu.” Tiba-tiba saja terdengar suara Luhan gege.

Aku mengangkat wajahku sekilas dari buku dan tersenyum tipis pada kakak iparku itu, kemudian  kembali membaca. Luhan menghela nafas. Dia duduk di sampingku. Saat ini dia sedang menyamar ke dalam wujud manusia sehingga manusia lain bisa melihatnya.

“Kau membaca novel itu lagi?”

Aku tertawa melihat ekspresi wajah Luhan. “Luhan Ge! Kau tidak perlu mencariku jauh-jauh sampai kemari hanya karena kakakku menyuruhmu.” Aku memutar kedua bola mataku. Kakakku, Elle, adalah ratu devil dan merupakan istri Luhan. Aku dan Elle bukan devil, melainkan angel, lebih tepatnya kami adalah sepupu raja angel yang sekarang (Tae Min). Ibuku dan Elle adalah adik ibunya Taemin.

“Kau tahu kan Ge? Sejak dulu aku selalu menyukai cerita Chan Rin eonni. Aku bahkan sudah menjadi reader setia blog Chan Rin eonni.”

Luhan mengerutkan keningnya dalam-dalam. “Kau bahkan memodifikasi banyak hal sehingga Kris mengira dia menyukai manusia itu, padahal sebenarnya sejak dulu dia menyukai kau, Eve, pembaca setia Chan Rin.”

Aku tertawa terbahak-bahak lalu mengangkat bahu. “Bukankah itu membuat ceritanya menjadi lebih menarik? Bahkan Chan Rin eonni pun tidak tahu tentang hal ini. Aku merasa menjadi pembaca yang mempengaruhi cerita.”

Luhan menggeleng-gelengkan kepalanya dan masih menatapku dengan tatapan tak mengerti. “Apakah kau tidak merasa lelah terus-menerus mencintai orang yang sama selama lebih dari 300 tahun?”

“Tidak. Mengapa aku harus merasa lelah? Kai Oppa saja tidak merasa lelah.”

“Tapi Kai membiarkan orang yang dicintainya tahu kalau dia mencintai orang itu. Sementara kau…., kau hanya memendam perasaan itu sendirian. 300 tahun bukanlah waktu yang sebentar, Eve!”

Aku hanya tertawa mendengar omelan Luhan. Dia memang sangat cocok dengan kakakku! Sama-sama suka ikut campur masalah orang lain!

“Apakah kalau aku mencintai seseorang, itu berarti aku harus memberitahu orang tersebut dan bersama dengan orang tersebut? Tidak bisakah aku hanya mengaguminya dari jauh?” tanyaku. Luhan tidak mengatakan apapun. Dia hanya menatapku lekat-lekat, seolah berusaha membaca pikiranku.

Aku kembali bicara. “Lagipula…, Kris berasal dari dimensi yang berbeda denganku. Juga zaman yang berbeda denganku. Hey, dia bahkan sahabat baik kakek buyutmu, Ge!”

Luhan menatapku dengan serius. “Kau tahu, Eve? Kau memang bisa memodifikasi pikiran, ingatan, dan berbagai hal lainnya, tapi kau tidak akan bisa memodifikasi hatimu sendiri. Kau juga tidak akan bisa memodifikasi hati Kris selamanya. Suatu hari nanti dia akan tahu…, kau-lah selama ini yang ia cintai, Eve.”

Aku tersenyum. “Kalau begitu, biarkan saja mengalir seperti air. Lagipula…, aku lebih suka melihat Kris menjadi superhero seperti sekarang. Berkeliling dunia, membantu banyak orang.”

“Kau memang aneh.” Tukas Luhan pelan.

Aku terbahak-bahak. “Kuanggap itu sebagai pujian, Ge. Aaaah! Aku harus pergi! Aku ada janji dengan sepupuku yang bawel, Kai. Juga dengan pacarnya yang sangat cerewet, Han Hee.” Aku bangkit berdiri lalu menepuk-nepuk celana jins-ku yang penuh pasir.

Luhan menahan lenganku. “Pulanglah dulu, Eve. Elle mengkhawatirkanmu. Sudah 1 minggu kau tidak pulang.”

“Duh! Aku bukan anak kecil lagi, Ge! Ah, buku-ku jatuh! Tolong ambilkan, Ge!” aku mengalihkan perhatian Luhan dengan sengaja menjatuhkan buku-bukuku. Luhan berjongkok untuk memunguti buku-buku, dalam sekejap aku menggunakan kekuatan modification-ku, membuat Luhan tidak mengingat pertemuan kami di sini dan semua percakapan kami. Aku membuatnya mengingat bahwa hari ini dia tidak berhasil menemukanku. Itulah yang akan dia katakan pada kakakku saat dia pulang ke dunia devil nanti.

Satu detik kemudian aku berubah wujud menjadi orang lain. Ini adalah kekuatanku yang lainnya, bisa berubah wujud menjadi manusia manapun yang wajahnya pernah kulihat.

“Terima kasih…” kataku pada Luhan saat Luhan menyerahkan buku-bukuku yang tadi sengaja kujatuhkan.

Luhan tersenyum lebar padaku. “Sama-sama.” kemudian dia pun berjalan pergi.

Aku tertawa. Kekuatanku memang sangat berguna!

Ya, inilah yang kulakukan dulu pada Kris. Aku sangat terkejut ketika membaca blog Chan Rin eonni. Chan Rin eonni berkata Kris menyukai salah satu reader blog Chan Rin eonni karena komentar-komentar yang ia berikan.

Mulai saat itu, aku merasa Kris mencurigaiku sebagai “Moon”, nama samaranku di blog. Oh tentu saja aku sudah mengenal Kris dari dulu, tapi kami tidak pernah dekat. Kami mulai dekat semenjak kakakku berpacaran dengan Luhan. Aku tahu Kris sangat menyayangi Luhan sama seperti ia menyayangi The Great King Xi. Kris selalu ada dimanapun Luhan berada. Sejak saat itulah kami mulai berteman baik. Dia tahu aku sering membaca blog Chan Rin yang menceritakan tentang kisah hidupnya juga. Karena itulah, ketika aku membaca tulisan Chan Rin yang menyebutkan bahwa Kris menyukai salah satu reader blog, aku curiga orang itu adalah aku.

Bukannya kepedean atau apa! Tapi feelingku mengatakan demikian. Mulai saat itu sikap Kris jadi agak berbeda padaku. Aku memang mengagumi Kris, tapi kurasa aku masih terlalu takut untuk memiliki hubungan dengan pria. Karena itulah aku sengaja memodifikasi ingatan Kris, perasaan Kris, user-name pemberi komentar di blog, bahkan aku sengaja mempertemukan Kris dengan seorang manusia yang kupilih secara random.

Boleh saja kalian tertawa karena sikap pengecutku ini. Tapi kalian mungkin akan melakukan hal yang sama denganku bila kalian berada di posisiku saat itu.

Aku memiliki pengalaman buruk dengan pria. Saat aku menginjak usia remaja, aku pernah diculik oleh kaum devil. Saat itu dunia devil dan dunia angel masih berperang dan belum damai seperti saat Taemin dan Luhan menjadi raja. Aku dan Elle memang bukan termasuk anak yang penurut. Kami sering bermain ke dark forest, hutan yang menghubungkan dunia devil dan dunia angel.

Saat itu kami tidak mengerti mengapa hutan itu dinamakan dark forest padahal hutan itu benar-benar indah. Aku menemukan banyak sekali spesies bunga cantik yang tidak kutemui di dunia angel. Aku bahkan sering bertemu unicorn di sana.

Aku terlalu fokus bermain dengan unicorn, sehingga aku terpisah dari Elle. Aku tidak tahu persis apa yang terjadi, tapi tiba-tiba saja seorang devil memerangkapku dan hendak melakukan hal tidak senonoh padaku. Beruntung saat itu Kai Oppa datang dan menyelamatkanku. Meski demikian, kejadian itu telah mengubah hidupku. Aku menjadi sangat takut pada pria, baik itu pria devil, pria angel, pria manusia, dan makhluk apapun yang berwujud pria.

Mungkin hanya Kai Oppa-lah yang bisa kupercayai saat itu. Meskipun kami tidak memiliki darah yang sama, karena Kai adalah anak dari istri ke-2 raja angel dan bukan anak dari tanteku yang merupakan istri pertama, aku tetap menganggap Kai sepupuku, bahkan aku menganggapnya kakak kandungku. Aku sangat sedih ketika beberapa tahun kemudian Kai Oppa  dikutuk menjadi werewolf dan pindah ke bumi setelah kekasihnya, putri Aster, meninggal dunia.

Tanpa sepengetahuan Kai Oppa, aku sering mengawasinya di bumi, tapi aku tidak pernah menampakkan wujudku padanya. Aku tahu sekeras apapun aku menginginkan agar aku bisa memodifikasi ingatan Kai, agar rasa pedih dan terlukanya hilang, aku tidak pernah bisa. Ada kekuatan gaib bernama “takdir” yang menahanku untuk tidak melakukan hal itu. Entah bagaimana aku tahu, bahwa saat itu aku tidak bisa melakukan apapun untuknya. Aku hanya bisa menjadi “penonton” kisah hidupnya.

Saat aku mengawasi Kai Oppa di bumi itulah, aku bertemu dengan Kris untuk yang pertama kalinya. Saat itu aku belum tahu dia sebenarnya siapa, makhluk apa dia, apa peran dia dalam “takdir” Kai Oppa dan yang lain. Kris memiliki wujud seperti devil, tapi aku bisa merasakan aura-nya berbeda dengan devil. Aku heran mengapa tidak ada yang menyadari perbedaan itu selain aku. Aku menduga, Kris bukanlah devil, dan ternyata dugaanku benar.

Kris sering mengawasi banyak orang. Kai, Luhan, Taemin, Hanhee, terutama Chan Rin! Sekali lagi, saat itu aku belum tahu apa alasan dia melakukan hal itu.

Aku memang menyukai bumi lebih daripada aku menyukai dunia angel-ku. Di bumi banyak sekali hal yang menarik. Selain itu…bumi memiliki banyak pantai yang indah. Heundae adalah salah satu pantai favoritku. Jadi, karena hal inilah aku juga mulai melakukan banyak hal seperti manusia. Aku memakan makanan manusia, shopping di mall seperti manusia, dan aku menyukai internet seperti manusia. Kalau boleh dibilang….aku kecanduan internet!

Tanpa sengaja aku menemukan sebuah blog. Saat aku membaca isinya, detik itu jugalah aku tahu bahwa semua yang ditulis dalam blog tersebut adalah kisah nyata. Aku tahu kisah ini! Aku tahu bagaimana saat Kai Oppa dikutuk. Aku tahu betul bagaimana penderitaannya saat menantikan putri Aster kembali bereinkarnasi. Aku jauh lebih tahu dari Chan Rin eonni tentang hal ini. Oh ya, tentu saja aku memanggilnya Chan Rin eonni karena pada teknis-nya ia lebih tua dariku kan? Meskipun dulu dia harus mengalami “reinkarnasi”.

Aku terus membaca isi blog-nya. Aku bahkan memberikan komentar di setiap entry blog. Aku sudah mengenal Kris sebelum “Moonlight Destiny” berakhir karena waktu itu diam-diam (tanpa sepengetahuan orangtua kami) kakakku berpacaran dengan Luhan. Aku masih memiliki fobia tehadap pria, tapi saat itu, ketika aku bertemu dengan Kris untuk yang pertama kalinya secara langsung dan dekat, bukannya melihatnya dari kejauhan, aku tahu dia berbeda. Entah kenapa aku merasa aku bisa mempercayainya. Dia memiliki aura menenangkan seperti yang dimiliki oleh Kai.

Tanpa kusadari, mulai saat itulah aku tertarik padanya dan komentar-komentarku di blog Chan Rin menjadi lebih banyak tentangnya.

“Yah! Kalau kau melamun terus, kau akan berubah jadi jelek!”

Aku mengangkat wajahku dan tersenyum lebar melihat Kai dan Han Hee. Sepertinya aku memang terlalu banyak melamun sehingga tidak sadar bila kini aku sudah tiba di Seoul untuk bertemu sepupu kesayanganku dan juga pacarnya.

Aku memeluk Kai dengan erat, tapi aku memeluk Han Hee lebih erat lagi. Han Hee tidak pernah tahu betapa aku sangat berterima kasih padanya karena telah membuat sepupuku kembali ceria seperti dulu. Han Hee memang bukan putri Aster, se-mirip apapun wajah mereka, tapi bagiku…Han Hee jauh lebih baik dibanding putri Aster. Kenapa? Karena Han Hee “kembali” pada Kai. Han Hee bereinkarnasi dan kembali pada Kai, tidak seperti putri Aster. Hal ini membuatku yakin bahwa seseorang bisa bereinkarnasi karena memang orang itu menginginkannya.

Karena itulah demi Han Hee, dua tahun yang lalu aku merelakan Kai berubah menjadi manusia. Tentu saja mungkin di masa depan nanti aku akan menyesali hal ini. Umur manusia tidaklah sepanjang umur angel. Tak lama lagi mungkin Kai akan pergi. Aku akan kehilangan sepupu favoritku lagi.

Tapi seperti yang sudah kubilang, ratusan atau mungkin ribuan tahun yang akan datang…. Kai dan Han Hee mungkin akan kembali lagi, bereinkarnasi lagi. Aku selalu bilang pada mereka untuk menjanjikan hal itu padaku. Aku ingin mereka berjanji bahwa mereka akan kembali menemuiku lagi di kehidupan mereka yang lain. Tak peduli selama apapun itu, aku akan menunggu mereka berdua.

“Kita pergi ke mall naik mobil terbang?” tanyaku.

Kai menyeringai. “Tentu saja.”

Aku mendengus. “Kau kan tahu aku benci terbang, Kai Oppa!”

Kai tertawa terbahak-bahak. “Kau satu-satunya angel yang takut terbang.”

“Karena itulah aku jarang terbang!”

Han Hee tertawa sambil melingkarkan sebelah lengannya di bahuku. “Kita bisa naik mobil darat.”

Kai mengerang. “Aku benci macet!”

“Kalau begitu kau tunggu saja di rumah! Tidak usah ikut shopping bersama kami!” Han Hee berkacak pinggang sambil melotot tajam pada Kai.

Aku tertawa. Inilah salah satu hal yang membuatku bersyukur Han Hee menjadi iparku. Dia bisa mengendalikan Kai si pembuat onar yang senang membangkang!

Kai mengangkat kedua tangannya. Menyerah. “Oke…oke.., ayo! Oh, Eve! Kris sedang ada di Seoul, di rumah Chan Rin.” Kai menyeringai misterius.

Aku mendelik kesal padanya. “Lalu?”

Kai berdecak tak sabar. “Lalu kau harus menemuinya!”

“Nanti saja. Sekarang yang penting kita shopping!” kataku cuek.

*************

@Mall……

“Aku lapar. Nanti saja shopping-nya, bagaimana kalau kita makan dulu?” kata Kai.

Aku menatap sepupuku dengan kesal. “Sekarang kan baru jam 3 sore! Makan apa jam 3 sore? Aku yakin tadi siang kau sudah makan! Dasar perut karet! Kau makan sendiri saja. Aku dan Han Hee shopping…”

Han Hee menggandeng lenganku sambil nyengir lebar. “Aku juga lapar.”

“Mwo?” pekikku, lalu menghela nafas dan mengangguk. “Baiklah. Ayo!”

Tanpa kusadari, Kai dan Han Hee saling bertukar pandang penuh arti. Kami berjalan menuju restoran pizza favorit Kai. Tanpa kuduga, di sana sudah ada Chan Rin, Sehun, dan….. Kris.

Kai menoleh padaku sambil menyeringai menyebalkan. “Harusnya kita tiba disini lebih cepat kalau tadi kita naik mobil terbang! Ah, mereka sudah selesai makan.”

Aku melotot padanya. “Jadi, kau merencanakan hal ini?”

Kai hanya mengangkat bahunya dengan cuek. Dia dan Han Hee menarik tanganku dan kami pun masuk.

“Yo! Sorry telat.” Kata Kai dengan gaya hip hop. Dia memeluk Sehun dan Kris brotherly, lalu ber-high-five dengan Chan Rin. Han Hee menjerit senang dan berjingkrak-jingkrak saat memeluk Chan Rin dan Sehun. Aku tersenyum dan menatap mereka dengan lembut. Han Hee yang sekarang ini, sejak kecil memang diadopsi dan dibesarkan oleh Chan Rin & Sehun. Wajar saja bila Han Hee yang sekarang menganggap Chan Rin & Sehun seperti ayah & ibunya sendiri. Meski Han Hee sekarang sudah mengingat masa lalunya 300 tahun lalu, dan tahu bahwa Chan Rin adalah saudara-nya, tetap saja Han Hee lebih merasa Chan Rin seperti “ibu” baginya.

Kalian sudah membaca kisah Kai dan Han Hee saat mereka bertemu lagi setelah 300 tahun berpisah? Kalau belum, kalian bisa membacanya di sini : https://wiantinaazmi.wordpress.com/2013/12/28/songfic-request-all-for-you-someday-love-fall/

Aku menatap si galaxy superhero sekilas, sebelum akhirnya memeluk Chan Rin eonni dengan erat. Kalian juga sudah membaca cerita tentang Kris si galaxy superhero kan? Kalau belum, bisa kalian baca di sini : https://wiantinaazmi.wordpress.com/2014/02/04/side-story-md-the-galaxy-superhero/

“Eve, kenapa kau tidak datang ke rumahku saat novel baruku terbit? Kau tahu kan aku bisa memberimu gratis plus tanda tangan. Kau tidak harus beli di toko buku.”

Aku tertawa pelan. Meskipun nada bicara Chan Rin eonni terdengar dingin dan ketus, aku tahu dia sebenarnya orang yang hangat. “Masa pembaca setia dapat gratisan terus sih?” candaku. Kami pun tertawa.

Kai memesan pizza berukuran jumbo dan pasta. Aku hanya bisa geleng-geleng kepala melihatnya. Meski sekarang Kai sudah berubah menjadi manusia, ternyata semua sifatnya terutama sifat suka makan-nya tidak hilang.

“Kau jadi jarang ke rumah kami, Eve.” Kata Sehun. “Ngomong-ngomong, terima kasih cokelat-nya.” Sehun tersenyum.

Aku mengangguk sambil tersenyum. Saat valentine, aku memang memberikan cokelat pada semua orang, bukan hanya pada pria yang kusuka.

Chan Rin menggenggam tanganku. “Cokelatnya benar-benar enak, Eve. Kau memang pandai memasak dan membuat apapun!” puji Chan Rin tulus.

Aku menggeleng sambil tersenyum tipis. “Aku masih belajar.”

Kris terbatuk pelan. Ekspresi wajahnya terlihat mengerikan. “Kenapa aku tidak mendapat cokelat?” tuntutnya.

Aku mendengus. “Aku memberikanmu.”

“Tidak, kau tidak memberiku.” Kata Kris dingin.

Aku membelalakkan mataku kesal. “Tentu saja kau tidak akan menyadari aku memberimu cokelat, karena kau sibuk berkeliling dunia! Aku memberimu juga. Bisa kau cek di kotak surat apartemen-mu, itupun kalau kau masih tinggal di sana.”

Kris mengerutkan keningnya dalam-dalam. “Akan aku cek nanti.”

Aku hanya mendengus. Chan Rin membelai tanganku. “Kris Oppa selama ini tinggal di rumahku sejak dia tiba di Seoul, Eve. Dia belum pulang ke apartemennya.”

“Makanya cek dulu! Jangan langsung marah-marah karena mengira kau tidak dapat cokelat!” tukasku kesal pada Kris. Kris hanya menatapku tajam dan dingin tanpa mengatakan apapun.

Kai, Han Hee, dan Sehun sama sekali tidak terpengaruh dengan pertengkaran kecil antara aku dan Kris. Sudah terlalu terbiasa dengan hal ini. Aku dan Kris memang sering bertengkar, tapi sering berdamai juga. Bagiku, bila sehari tidak beradu mulut dengan Kris rasanya seperti ada yang kurang dalam hidupku. Karena itulah, selama Kris pergi berkeliling dunia untuk membantu banyak orang, aku mengobati rasa rinduku padanya dengan membaca novel-novel Chan Rin tentangnya.

Tiba-tiba saja, Tae Min berjalan masuk ke dalam restoran dan mendekati kami. “Eve Melody, gara-gara kau aku jadi harus datang ke bumi! Tapi aku senang karena semua sahabat dan adikku ada di sini.”

“Tae Min hyung!” Kai langsung berdiri dan memeluk kakak satu ayahnya itu dengan erat. “Aku merindukanmu, hyung!”

Taemin tertawa. “Kau jadi lebih manis setelah berubah, Kai.” Meski Taemin tersenyum, sorot matanya terlihat sedih. Bagaimanapun, Taemin pastilah orang yang paling merasa kehilangan atas kepergian Kai dari dunia angel dan keputusannya untuk berubah menjadi manusia. Tapi sama sepertiku, Taemin pun menghargai apapun keputusan Kai selama hal itu membuat Kai bahagia.

Setelah berpelukan dengan yang lain, perhatian Tae Min kembali terfokus padaku. Boleh saja Taemin terlihat baik hati dari luar, tapi saat marah dan kesal dia bisa berubah jadi sangat mengerikan.

“Eve, kau tahu kan aku bukan orang yang punya banyak waktu luang.” Taemin berkata dengan dingin padaku.

Aku mengangguk. “Aku tahu, Oppa. Tapi sebagai raja angel, tidak seharusnya kau menurut begitu saja pada kakakku!”

Taemin menghela nafas panjang. “Kau tahu sendiri sifat kakakmu! Dia akan mengamuk di istanaku bila aku tidak mencarimu. Aku heran mengapa tadi siang Luhan tidak bisa menemukanmu.” Taemin menatapku penuh selidik. Aku hanya terkekeh, membuat Taemin menatapku lebih galak.

“Ayo pulang dan temui kakakmu, Eve! Aku tahu Elle berlebihan. Padahal kau hanya tidak pulang selama satu minggu. Tapi yaaa begitulah Elle. Kau harus mengerti, Eve. Dia menyayangimu.”

Aku tersenyum pada Taemin. “Aku tahu, Oppa.” Kakakku memang berlebihan, tapi aku tahu dia melakukan hal itu karena dia menyayangiku. Harusnya dalam 3 hari sekali aku pulang menemuinya, tapi kali ini sudah satu minggu aku tidak pulang. Jangan-jangan bila aku tidak pulang selama 1 bulan, kakakku itu akan mengirim satu kompi tentara pasukan devil dan angel untuk mencariku!

“Aku pulang dulu.” kataku pada Chan Rin, Sehun, Kai, Han Hee, dan Kris.

“Hmmm,” semua orang kecuali Kris mengangguk.

“Tapi besok kan tanggal 14 Maret!” kata Kris sambil mengerutkan kening.

Aku menatapnya dengan heran. “Lalu?”

Selama beberapa saat Kris hanya menatapku tanpa ekspresi, sampai kemudian dia menghela nafas panjang dan menggeleng. “Tidak apa-apa.”

“Weird.” Cibirku. “Ayo, Oppa.” Aku menggandeng lengan Taemin, melambaikan sebelah tangan pada teman-teman dan sepupuku, lalu berjalan bersama Taemin menuju rooftop gedung. Kami harus berada di tempat sepi agar bisa berubah ke wujud asli kami dan kemudian berteleportasi.

Taemin mengantarku sampai istana dunia devil sebelum pada akhirnya dia kembali ke istana dunia angel. Kakakku menyambutku dengan hangat. Tentu saja aku senang bertemu dengan kakakku, tapi….jujur saja aku masih merindukan Kris. Tadi juga aku hanya pura-pura tidak tahu tanggal 14 Maret itu apa. White Day, tentu saja. Tapi kenapa memangnya? Toh setiap white day Kris tidak pernah memberiku apapun!

**********

Keesokan harinya…..

“Kalian tidak memberiku cokelat, permen, atau kue?” tanyaku pada Luhan dan Elle. Meskipun kami bukan manusia, kami bersikap seperti manusia. Manusia sangat menarik. Mereka punya banyak hari perayaan. Sementara kami hanya punya satu hari perayaan yaitu hari kemakmuran yang diperingati setiap 1 kali dalam 50 tahun. Kami bahkan tidak pernah merayakan ulang tahun kami!

Luhan dan Elle menggeleng sambil tersenyum. “Tidak, karena white day kali ini special.”

Aku mendengus keras mendengar kalimat yang diucapkan secara serentak oleh mereka. Mereka itu seperti kembar. Sifat mereka sangat mirip. Wajah mereka pun mirip. Seandainya Luhan adalah angel, maka aku pasti akan curiga bahwa dia adalah kembaran Elle yang menghilang saat bayi.

“Ngomong-ngomong Eve, bisa tolong kau petik buah goldenberry untukku di kebun?” tanya Elle. Kakakku ini memang sedang ngidam. Dia sedang mengandung anak pertamanya.

Aku mengangguk. “Oke.”

Di belakang istana, Elle membuat kebun buah. Kakakku itu memang senang bercocok tanam, dan dia tidak mengizinkan sembarang orang untuk memetik buah kesayangannya. Ia hanya mempercayai orang-orang ahli untuk memetik goldenberry, buah manis segar yang berasal dari dunia angel. Aku sebenarnya bukan ahli, hanya sudah terbiasa memetiknya untuk Elle.

“Kris?” aku heran melihat Kris berada di kebun buah kakakku. Dia memunggungiku dan sedang memetik beberapa buah goldenberry sehingga dia tidak menyadari kehadiranku. Aku terus berjalan menghampirinya.

“Yah! Elle akan marah kalau kau memetik buah itu tanpa se-izinnya.” Kataku pada Kris ketika jarak kami sudah dekat.

Kris membalikkan badannya dan menatapku sambil menyeringai. “Aku sudah dapat izin Elle.”

Aku menatapnya tak percaya. “Oh ya?” Aku mulai memetik beberapa buah yang sudah matang dan memasukkannya ke dalam keranjang.

Aku merasakan tatapan Kris padaku, tapi saat aku menoleh untuk menatapnya….dia malah memalingkan wajah. “Yah! Kau seperti punya dosa saja padaku. Apa yang ingin kau katakan?”

Kris menatapku lekat-lekat. “Aku…..” dia berhenti kira-kira selama satu menit. Aku menunggunya melanjutkan kata-katanya. Dua menit berlalu, tapi dia masih saja terdiam dengan mulut terbuka.

Aku mengangkat sebelah alis mataku. “Benar ya, sepertinya kau punya dosa padaku! Apa? Karena kau sekarang berbohong padaku telah mendapat izin Elle untuk memetik buah ini? Kau mencurinya kan?”

“Aku….” Kris lagi-lagi hanya terdiam setelah mengatakan aku.

Tiba-tiba aku mendengar suara teriakan Kai. “CEPAT KATAKAN, KRIS!”

Kontan aku membalikkan badanku dan terkejut melihat Kai, Han Hee, Sehun, Chan Rin, bahkan Taemin, Elle dan Luhan bersembunyi di balik pohon sambil tertawa lebar.

Kris melayangkan pandangan kesal ke arah mereka tapi tidak mengatakan apapun. Tanpa kuduga, Kris menggenggam tanganku dan menuntunku pergi. “Yah! Mau ke mana?”

“Di sini berisik.” Tukas Kris geram. Aku bisa mendengar suara tawa terbahak-bahak di belakangku. Suara tawa Kai terdengar paling jelas.

Kris terus berjalan menuntunku. Aku berjalan dengan susah payah di belakangnya, mengikuti ritme langkahnya yang cepat dan lebar.

“Helloooooo…., aku tidak punya kaki panjang sepertimu, Kris! Jangan cepat-cepat!”

Kris berhenti berjalan lalu tertawa. Bukan tawa meremehkan, tapi tawa bahagia. Kami ternyata sudah berada di dark forest. Aku memejamkan mataku dan mengatur nafasku, menenangkan diri. Meski kejadian itu sudah berlalu ratusan tahun, tapi aku masih tetap tidak menyukai hutan ini. Kris menggenggam tanganku lebih erat. Aku membuka mataku dan menatapnya. Kris tersenyum. “Hey, it’s ok. Don’t be afraid. I’ll protect you.” Kata Kris singkat sambil menatapku dengan tajam dan sungguh-sungguh. Aku balas tersenyum. Ajaib sekali, kata-kata Kris ternyata memiliki efek yang kuat untukku.

Kris menuntunku berjalan lagi, tapi kali ini langkahnya lambat dan kami berjalan beriringan. Kicauan burung memenuhi hutan. Burung-burung di hutan ini bisa bernyanyi dengan sangat merdu seperti peri. Satu lagi hal yang tidak bisa dijumpai baik di dunia angel maupun dunia devil, apalagi dunia manusia. Hutan ini seperti “batas” antar berbagai dunia.

“Kuharap aku bisa membuatmu melupakan kenangan burukmu tentang hutan ini, Eve. Aku ingin kau menyukai hutan ini sekarang, karena aku menyukai hutan ini.” Kris tersenyum. “Ayo.” Kris membantuku memanjat pohon tinggi.

“Woaaahhh…” gumamku takjub saat melihat pemandangan di sekeliling kami. Dari atas pohon ini aku bisa melihat hutan dengan lebih jelas. Beberapa unicorn di kejauhan menatapku, aku melambaikan tanganku pada mereka. Beberapa burung hinggap di dahan pohon dekat kami dan menyanyikan nada lembut.

“Aku menyukai hutan ini karena…, dulu di sinilah aku muncul setelah aku terjebak dalam black hole antar dimensi. Hutan ini juga….sepertiku. Hutan ini bukan milik dunia manapun di dimensi ini. Sama sepertiku. I’m not belong anywhere in this dimension. This dimension is not my home.”

“Ini rumahmu, Kris. Bukankah kau selalu menganggap dimensi ini sebagai rumahmu sendiri? Dunia devil….dunia manusia….itu adalah rumahmu.”

Kris tersenyum. “Tapi rumah adalah tempat dimana orang yang paling kau cintai dan yang paling mencintaimu berada. Aku mencintai seseorang di dimensi ini, tapi aku tidak tahu apakah dia juga mencintaiku atau tidak.” Kris menatap langit cerah keemasan di atas kami.

“Manusia itu? Kau masih mencintainya?” tanyaku dengan dada berdebar keras. Apakah kekuatan modifikasi-ku saat 300 tahun lalu terlalu kuat sampai-sampai membuat Kris masih mengingat dan mencintai manusia itu?

Kris menatapku dengan dingin. “Sampai kapan kau akan berpura-pura, Eve? Kau membuatku melupakan perasaanku padamu.”

Aku membelalakkan mataku. “Kau…sudah ingat?”

Kris mendengus. “Asal kau tahu saja, aku sudah mengingatnya sejak 296 tahun yang lalu.”

“Tapi…..kenapa….”

“Kenapa aku pura-pura masih berada dalam pengaruh kekuatan modifikasi hati dan pikiran? Karena aku tidak ingin membuatmu takut, Eve. Aku mengerti bila kau tidak akan pernah mempercayai makhluk bernama laki-laki…”

Aku menggeleng. “I trust you.”

Kris membelalakkan matanya. Selama beberapa saat kami hanya saling bertatapan dalam diam. Aku menghembuskan nafas berat. “I’m sorry, Kris. Aku….menyesal telah memodifikasi hatimu dan juga pikiranmu. Selama 300 tahun ini aku….menyukaimu, tapi kurasa….aku terlalu pengecut untuk…”

Sebelum aku selesai bicara, Kris memotong perkataanku dengan sebuah ciuman. Mulanya aku terkejut, tapi lama-lama aku tersenyum dan membalas ciumannya dengan lembut.

Kris menarik dirinya perlahan. “Kau licik, Eve! 300 tahun lalu, kau bahkan tidak memberiku kesempatan untuk mengatakan perasaanku padamu. Lalu sekarang…malah kau yang lebih dulu menyatakan perasaanmu padaku. Sebagai seorang galaxy superhero, aku tidak bisa menerimanya.”

Aku tertawa mendengar ocehan konyol Kris. “Kalau begitu apa yang akan kau lakukan? Kau akan menghukumku, Tuan Superhero?”

Kris mengangguk. “Yap! Aku akan menghukummu! Hukumannya adalah….kau harus selamanya berada di sisiku dan hanya mencintaiku.” Kris tersenyum jahil.

Aku memukul lengannya dengan keras. “Kau memang cheesy! Oh ya mana hadiah white day untukku? Kau tidak memberiku cokelat? Permen? Kue?”

Kris mengecup bibirku sekilas. “Ini hadiahnya.”

“Hah?” aku menatap Kris bingung.

Kris mengecup bibirku lagi sekilas. “Itu hadiahnya, Eve.”

Aku tertawa. “Ciuman?”

Kris menggeleng. “Bukan, tapi hatiku, Eve. Aku tidak akan mencium orang yang tidak kucintai.”

“YAH! KRIS! KENAPA KAU SANGAT CHEESY?! TIDAK BISAKAH KAU BERSIKAP ROMANTIS?!” Pekikku, lalu tertawa terbahak-bahak bersama Kris.

Kris memelukku dengan erat. “Eve Melody, maukah kau menerimaku? Aku, makhluk aneh dari dimensi lain. Makhluk aneh yang dulu pernah membuat kekacauan yang mengakibatkan banyak perseteruan antara berbagai dunia di dimensi ini. Aku, yang sudah hidup lebih lama dibanding nenek moyangmu. Aku, yang tidak selalu bersikap baik dihadapanmu. Aku, yang sering sekali membuatmu kesal. Maukah kau menerimaku, Eve?”

Aku tersenyum. “Tentu saja. Jangan bodoh, Kris! Kau memang memiliki banyak kekuarangan, tapi bagiku….kau sempurna.”

Kris langsung memelukku lebih erat. “I love you so much, Eve.”

“Aku sudah tahu sejak 300 tahun lalu.” Candaku.

“Licik!” cibir Kris.

“Aneh!” balasku.

“Egois!”

“Cheesy!”

“Hahahahaa….hahahaha….”

“White day kali ini special, bukan?” tiba-tiba saja terdengar suara Luhan. Di bawah pohon yang kami duduki, Luhan dan yang lain menegadah menatap kami dengan senyuman jahil.

Kris mendengus. “Kalian selalu saja menganggu!”

“Yah! Yang Mulia Kakek Buyut Kris, kau tidak ingat ya? Dulu juga kau selalu menggangguku dan Sehun!” tukas Chan Rin kesal. Kami hanya tertawa.

Rumah adalah tempat dimana orang-orang yang kau cintai dan mencintaimu tinggal. Rumahku adalah….dimanapun mereka berada. Kris, Elle, Luhan, Kai, Taemin, Chan Rin, Han Hee, Sehun. Mereka adalah keluargaku, “rumah”-ku.

Oh, kalian….para reader, juga adalah “rumah”-ku. Karena aku sangat menyayangi kalian. Terima kasih sudah mampir ke blog-ku ini dan membaca kisah hidupku. Aku ketularan Chan Rin, jadi hobi menulis di blog.

Happy White Day! Jangan hanya memberikan kasih sayang pada hari valentine atau white day saja, tapi berikanlah kasing sayang kalian setiap hari. Aku menghargai White Day kali ini karena white day kali ini sangat special. Kuharap white day kalian juga special.

===== The End ====

Yang nunggu Hidden Fates, Powerless, sabaaaar yaaaa…. hahahahaha. *peace*

26 thoughts on “[Side Story Moonlight Destiny] White Day

  1. Mimiiiiiiiiii aaaaaaaaaa sukaaaaaaaaaa

    Muhahahhahah aku jadi pnasaran ama eve melody, pengen kenalan haha

    Krennn lahh mii side storynya, kpikiran nih bkin kaya gini
    Hahhaha kai udah jadi manusia lagi yaa.. so sweet, side story ini bkin aku jadi inget lagi ama MD, padahal dlu aku pengen bkin tapi ga bres2 -_-

    Seneng deh smua bahagia juga buat kris
    ❤ bgt!!!!! Hanhee (?) Suka banget!

    • Wkwkwkwk….si Kris itu yaa selalu menghantui otak aku. >_<.
      Ada yg ketinggalan N….Youngjae sama Daehyun. Aku baru inget tadi doong di kamar mandi. hahaha. Harusnya Youngjae jd penasehat kepercayaan taemin ya. Trus Daehyun jd asisten / penasehat Luhan? LOL.
      Ah udah deh. … Daehyun kan bahagia yaa sama kamu. Youngjae sama aku. Wkwkwk.

  2. yah, keduluan…

    eeng iiing eeeng… Reader tercerewet come back

    kece eonni… paraaah…. krisnya sesuatu banget yawloh…
    padahal HanHee aja yang rubah jadi Angel biar Taemin sama Eve tidak merasa kehilangan *aww

    keren lah eonni pasti bikinnya cuma sehari *sok tau

    akhirnya sang yang mulia kakek buyut dapet jodoh juga… kasian dia beribu-ribu(?) tahun gak dapet dapet…

    yah pokoknya side Story MD yang lain ditunggu
    ditambah Powerless sama Hidden Fates itu yang paling aku tunggu tunggu sekarang !!

    yah, sekian comment GaJe dari saya, apabila ada yang kurang berkenan saya mohon maaf… Wassalamu’alaikum Wr.Wb

    • Welcome back…hahaha
      Kan biar seru…jd ada yg jd manusia. Lol.
      Lebih tepatnya 3 jam nih chik. Aku sampai gak makan malem tadi gara2 nulis ff ini. Tp klo ditunda jd lupa deh. wkwkwk.
      Tenaaang….powerless sama HF pasti dilanjut. Wkwkwk
      ♥♥♥♥♥

      • alamak~~ 3 jam?? gak pegel pegel tuh Jarinya eon? gilaa.. eon asli penulis fanfic sejati^^
        kalo aku tepar duluan daa. tapi ia sih, kalo ditunda tunda aku juga sering lupa…

        tapi kasian TaeMinnya… dia kehilangan adik semata wayang(?)nya..

        dilanjutnya sih pasti.. tapi kapan dipostnya eonni~ keburu pulsa sakaratul maut lagi nihh…

        kalo yang duniamu-duniaku-dunia kita sama malaikat sayap hitam, putih, sama abu itu kapan dilanjutnya eon?

        pokoknya ditunggu lah yaa eonn❤

  3. Annyeong aku reader baru eonni, ahh aku menyukai apapun yang berkaitan sama “moonlight destiny” salah satu ff favorit aku setelah “secret wish” dan sekarang aku lagi nunggu kelanjutan “hidden fates”.

  4. Author~~~ this is great! Hehe.. kris nya sweet sekali disini ;;) beruntungnya eve :3 tp kaihee sama chanhun nya sedikit bgt ya… :” malah daehyun sama youngjae ga nongok sedikitpun ;A;
    gpp deh ini kan side storynya kris ya hehe.. keep writing ya author~ aku menunggu side stories lainnya~
    hwaiting~!

  5. ahaha kirain kris bakal jadi bujangan terus.. kangen chanrin sama sehun buat sidestorynya mereka lagi dong mbak hehe
    ditunggu hidden fates juga mbak.. fighting

    • Hahaha….kasian doong Kris nya klo bujangan terus
      Gomawoooo udah baca. ♥
      Hidden Fates bentar lagi beres…hehehe.
      Side story sehun chanrin mungkin nanti kalau ada ide wkwkwk

  6. Baru sempet baca miiiiii……..
    q jg maaauuuuuu pnya kekuatan memodifikasi hati n pkiran kek eve miiiiiiiii……
    seru kali ya low pny kekuatan kek gtu waaaakkzzzz….*trtawa evil
    Dan pda akhir’y Sang kakek buyut dpet jdoh jg ㅋㅋㅋㅋ……
    kakek2 trnyta bisa jga romantis ya…..
    selamat bwat eve & kris smga kalian bahagia slmanya….. ♥
    Wat azmi☞☞☞☞Jjaaaangggggg!!!!!!!
    Di tunggu powerless’y😉

    • Gomawoooooo ♥♥♥♥♥♥
      Ih justru kakek2 itu lebih ahli dalam hal romantis2an. Udah pengalaman banget kaan. Apalagi Kris. Udah pengalaman ribuan tahun mungkin? LOL. *ditendang Kris*
      Siip. Powerless pasti dilanjut…tapi belum dilanjutin nih…wkwkwk

  7. lama gak maen ke sini tau tau ada side storynya manusia galaxy. hahah xD lucu kak lucu banget malah. gak tw kenapa. chanrin racun banget.

    well, kurang puas sih sebenarnya. yupz. lo tuh jahat banget kak, bikin side story bwt orang lain, tapi ngelupain main cast MD sendiri >3< gw kan kangen sama HunRin kak :O. next time side storynya wajib HunRin gak boleh enggak😛

    kekekekeke love u kak :* *TebarKisseu *TebarDollarSooman B)

  8. Wahhh baru sempat baca nihhh…

    Ihhh si kakek buyut itu ternyata so sweet juga yakkkkzz..

    Eonnie memang paling T.O.P deh,gak perlu di ragukan..
    Terus berkarya eonnie, oh iya Ak pingin tau tentang hunrin eonnie….

  9. sumpah stiap side story MD aku ud khabisan kta2 buat ngungkapin rasa kecintaan aku sma ff nya kmu😀 #alaymodeon #kgkapalh😀
    ditnggu bnget side story yg lain , dan smoga di story slanjut nya yg blm dpt jodoh nya biar dpet lh #nunjukdaehyun&youngjae😀 wkwk

    selamat ya buat kakek buyut yg ud dpt jodoh nya😀 pkok’a HunRin KaiHee aku bklan sllu nunggu crita mreka selanjut’a
    kyk’a ud ckup aku cuap-cuap deh😀
    keep writing jngn lupa jga lnjutin powerless & HF😀 kkkkk.

  10. sumpah stiap side story MD aku ud khabisan kta2 buat ngungkapin rasa kecintaan aku sma ff nya kmu😀 #alaymodeon #kgkapalh😀
    ditnggu bnget side story yg lain , dan smoga di story slanjut nya yg blm dpt jodoh nya biar dpet lh #nunjukdaehyun&youngjae😀 wkwk

    selamat ya buat kakek buyut yg ud dpt jodoh nya😀 pkok’a HunRin KaiHee aku bklan sllu nunggu crita mreka selanjut’a
    kyk’a ud ckup aku cuap-cuap deh😀
    keep writing jngn lupa jga lnjutin powerless & HF🙂

  11. -White Day -Side Story of Moonlight Destiny-

    Seru seru seru
    Yang Mulia Kakek Buyut Kris bisa jatuh cinta to. Hehehehehe
    Salut banget sama Eve Melody bisa suka sama Yang Mulia Kakek Buyut Kris sampek 300 tahun lebih.
    Tapi gag sia2 kalau akhirny kisah cinta dia sama Yang Mulia Kakek Buyut Kris terwujud. Hehehehehe
    Ditunggu Side Story MD yang lainny^^

  12. Ternyata pembaca blog itu yg dikira manusia biasa ternyata bukan, ternyata yg komen itu dari dunia angel saudara taemin, hah bisa juga ya eve memodifikasi pikirannya kris 😁
    Luhan udah menikah, nah gimana kabar taemin ka?
    Apa hanhee sma kai juga disini udah nikah ka?
    Seneng bnget pada akhirnya kakek buyut kris udah ketemu sma orang yg dicintainya, dan seneng bnget mereka akhirnya bersatu ☺
    Kris setelah jadi superhero sikapnya jadi cheesy ya 😂
    Haduh padahal mau menyatakan cinta, tpi malah diganggu 😂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s