[oneshot] The Brightest Star

Title                 : The Brightest Star

Author              : Azumi Aozora

Cast                 : T.K / Lee Min Woo (C-Clown), C- Clown and BTOB members

Genre              : Friendship

Rating               : General

Length              : Oneshot

Disclaimer       : Cerita ini hanya fanfiction. Terinspirasi dari “pengalaman” T.K di masa lalu.

 

Image

Apa yang kau rasakan dan apa yang akan kau lakukan di saat impianmu sudah berada tepat di depan matamu, tapi kau gagal meraihnya hanya karena saat itu matamu dipaksa menutup secara tiba-tiba?

Lee Min Woo tahu bagaimana rasanya. Tapi ia tidak tahu apa yang harus ia lakukan, selain menunggu keajaiban datang padanya.

Sangat tidak adil! Itulah yang Minwoo rasakan saat itu. Tepat beberapa minggu menjelang debutnya bersama BTOB, Minwoo harus mengalami sakit yang cukup parah. Infeksi telinga, yang membuat pendengarannya terganggu. Bagi seorang penyanyi, tentu saja hal ini sangat fatal. Bagaimana mungkin dia bisa tampil maksimal di atas panggung bila ia tidak bisa mendengar dengan benar?!

Sangat tidak adil! Mengapa Cube membuatnya mundur dari BTOB?! Tidak bisakah mereka menunda debut BTOB sampai Minwoo sembuh? Tidak percayakah mereka bahwa Minwoo akan sembuh?!

Oh tentu saja perusahaan tidak akan mungkin menunggu. Mereka mengejar keuntungan. Mereka punya “cadangan” untuk menggantikannya. Karena Minwoo bukan siapa-siapa. Karena Minwoo bisa digantikan. Tapi bila saat itu Eun Kwang sang main vocal-lah yang mengalami nasib seperti dirinya, apakah reaksi Cube akan berbeda?

Entahlah. Minwoo sendiri tidak tahu jawabannya. Yang pasti ia merasa dunia-nya saat ini telah hancur. Penantian panjang-nya untuk debut bersama teman-temannya menjadi sia-sia. Selama hampir 3 tahun menjadi trainee bersama teman-temannya sudah tidak ada artinya lagi!

Menunggu. Itulah yang perusahaan katakan padanya. Minwoo harus menunggu. Ia akan debut bersama grup Cube lain di masa depan nanti, kalau Minwoo sudah sembuh. Tapi masalahnya adalah, Minwoo sudah terlanjur merasa diabaikan. Perusahaan seolah tidak percaya dirinya akan sembuh dalam waktu dekat. Debut bersama grup di masa depan? Kapan? Bisakah? Bagaimana kalau kejadian seperti ini terulang kembali di masa depan?

Minwoo tidak ingin sakit! Siapa yang ingin sakit keras di saat debut-nya sudah tinggal menghitung hari?! Seolah Tuhan tidak merestui debut-nya bersama BTOB. Seolah Minwoo selamanya tidak akan pernah bisa meraih impiannya. Apakah dengan hal ini Tuhan berusaha menunjukkan “jalan lain” padanya? Apakah Tuhan ingin berkata bahwa menjadi idol bukanlah jalan hidup Minwoo?

Tapi sejak dulu hanya inilah yang Minwoo inginkan. Tampil di atas panggung, rap-menyanyi-dance, untuk menghibur banyak orang. Sudah cukup 1 kali saja Minwoo mengubur impiannya sebagai aktor. Ia sudah bersumpah pada dirinya sendiri bahwa impiannya sebagai idol tidak akan pernah ia lupakan.

Sejak kecil Minwoo sudah tampil di berbagai drama televisi sebagai aktor cilik. Minwoo juga sudah sering membintangi iklan. Minwoo kecil bercita-cita menjadi aktor di masa depan nanti. Tapi ia tahu, bukan di dunia aktinglah seharusnya ia berada. Akting bukan passion-nya. Ia merasa akting-nya tidak sebagus teman-temannya saat itu. Tidak sebagus Kim Yoo Jung, teman baiknya. Karena itulah saat  junior high school, Minwoo mulai mnegikuti kompetisi menyanyi, audisi, dan akhirnya diterima sebagai trainee Cube Entertainment.

Minwoo mulai bersungguh-sungguh mencapai impiannya. Setiap hari, diantara padatnya aktivitas sekolah, tanpa lelah ia berlatih menyanyi dan dance. Meskipun suatu hari, saat suara Minwoo berubah karena pubertas, di saat suaranya tidak lagi bisa mencapai nada-nada tinggi seperti saat ia kecil dulu, Minwoo tetap mempertahankan impiannya. Ia beralih haluan dari menyanyi menjadi rap. Minwoo menyukai rap. Baginya rap adalah seni lain dari menyanyi. Meskipun teman-temannya berkata suara Minwoo tetap bagus saat menyanyi, Minwoo lebih menyukai rap dan memutuskan akan menjadi rapper yang hebat.

Minwoo sangat senang saat perusahaan berkata bahwa dirinya akan debut bersama Eun Kwang, Hyun Sik, Min Hyuk, Il Hoon, dan Chang Sub sebagai BTOB. Sejak tahun 2010, mereka selalu bersama. Mereka bahkan tampil bersama di konser 2010 Summer Cube Stars Party, membuat orang-orang mulai mengenal mereka sebagai “calon boyband baru Cube”.

Beberapa bulan sebelum BTOB debut, mereka tampil di salah satu drama TV sebagai cameo, bahkan mereka pun membawakan lagu “Irresistible Lips” di atas panggung, meski saat itu Changsub dan Sungjae tidak ikut tampil.

Saat itu perusahaan sudah mengenalkan anggota baru pada mereka yang akan bergabung dengan BTOB, Yook Sungjae, yang asalnya merupakan trainee JYP entertainment. Minwoo senang mendapat teman “se-umuran” dengan dirinya. Meskipun tetap saja Minwoo-lah yang jadi maknae, karena Sungjae lebih tua beberapa bulan darinya.

Saat itu netizen sudah menanti-nantikan debut BTOB. Menanti-nantikan akan seperti apakah BTOB. Akankah BTOB se-hebat Beast, senior mereka? Minwoo yakin ia dan teman-temannya akan lebih hebat dari Beast. Mereka punya ciri khas sendiri. Mereka berbeda dengan Beast, meskipun beberapa haters berkata mereka hanyalah “Beast ke-2”.

Saat itu Minwoo benar-benar bahagia, karena selangkah lagi ia akan mencapai impiannya. Tinggal menghitung hari, tinggal menghitung hari sampai perusahaan me-rilis teaser foto BTOB ke seluruh dunia, mengenalkan BTOB ke seluruh dunia.

Minwoo tahu dirinya sangat tertekan dengan persiapan debut. Ia berlatih mati-matian setiap hari agar dance dan rap-nya sempurna. Mungkin ia terlalu memaksakan dirinya untuk berlatih setiap saat sehingga daya tahan tubuhnya melemah. Atau memang Tuhan menginginkan dirinya sakit seperti itu.

Minwoo tahu, ada yang salah dengan pendengarannya. Terkadang ia tidak bisa mendengar suara dengan jelas, seolah-olah semua orang berbicara dari kejauhan dengan berbisik. Beberapa saat bahkan ia sama sekali tidak bisa mendengar suara, membuatnya off-tunes saat nge-rap dan dance.

Minwoo berpikir, perusahaan akan menunggunya sampai sembuh, tapi ternyata tidak. Perusahaan menariknya begitu saja dari BTOB. Berkata bahwa dirinya tidak bisa debut bersama BTOB.

Perusahaan tidak merilis teaser foto-nya seperti yang telah direncanakan sebelumnya. Netizen bertanya-tanya mengapa Minwoo tidak ada dalam teaser BTOB? Beberapa fans kecewa, tapi tidak ada yang lebih kecewa selain Minwoo sendiri!

Sampai sekarang pun, setelah 1 bulan berlalu sejak BTOB debut, perasaan kecewa dan putus asa Minwoo masih tetap ada. Perasaan itu tidak pernah hilang. Menyedihkan sekali rasanya saat Minwoo melihat teman-teman baiknya : Eun Kwang, Min Hyuk, Chang Sub, Hyun Sik, Sung Jae, Il Hoon – tampil di atas panggung. Menyanyikan lagu yang Minwoo hafal. Membawakan dance yang Minwoo kuasai. Lagu mereka, yang seharusnya menjadi lagu-nya juga.

Bahkan Minwoo tidak peduli lagi saat Peniel masuk menggantikannya sebagai member BTOB. Tidak ada gunanya iri dengan orang lain, karena nasibnya tidak akan berubah!

Sahabat-sahabat BTOB-nya masih sering menghubunginya, menanyakan bagaimana kabarnya. Tapi Minwoo selalu menarik diri dari mereka. Berbicara pada mereka hanya membuka luka lama. Meskipun jauh di lubuk hatinya Minwoo merindukan mereka. Minwoo rindu sahabat terbaiknya, Il Hoon. Rindu membuat lirik rap bersama Ilhoon, membuat kekacauan di dorm bersama Ilhoon, menjahili sang leader Eun Kwang bersama Ilhoon.

Minwoo juga merindukan kekonyolan Changsub dan Eunkwang, yang biasanya membuat hari-harinya menyenangkan dan dipenuhi dengan canda tawa. Minwoo merindukan perhatian Min Hyuk padanya. Minwoo juga bahkan merindukan Sungjae, meski ia hanya baru mengenal Sungjae sebentar saja.

Tapi apa yang bisa Minwoo lakukan bila bertemu dan berbicara dengan mereka justru membuatnya semakin sedih?! Menghindari mereka. Itulah satu-satunya cara agar Minwoo tetap “hidup”. Ia tahu dirinya memang pengecut. Tapi apa lagi yang bisa lakukan?!

********

Dua bulan sudah berlalu, tapi perasaan Minwoo masih tetap sama. Rasa putus asa itu tidak pernah hilang darinya. Kini kesehatannya sudah semakin membaik. Ia mengikuti saran dokter untuk beristirahat total agar kesehatannya cepat pulih. Minwoo sudah tidak lagi mengalami sakit kepala hebat. Pendengarannya pun sudah kembali normal, meski terkadang telinganya masih terasa berdesing selama beberapa detik.

Minwoo tahu ia akan sembuh. Minwoo memaksa dirinya untuk bangkit dan percaya bahwa masa depannya belumlah berakhir. Ia masih muda. Jalan hidupnya masih panjang. Ia berjanji akan berlatih lebih keras lagi di Cube, meskipun perasaan kecewa itu belumlah hilang.

Suatu hari, “seseorang” yang tak terduga menghampirinya. Sore itu, setelah Minwoo merasa dirinya jauh lebih sehat, setelah sepulang sekolah, Minwoo tahu seharusnya ia berlatih di Cube, seperti biasa. Sudah lama sekali ia tidak datang ke Cube. Tapi hari ini ia memaksakan dirinya untuk datang dan berlatih. Membuktikan pada semua orang bahwa Lee Minwoo belumlah berakhir. Bahwa dirinya pun bisa bersinar lebih terang dari yang lain suatu hari nanti!

Kerja keras tanpa henti. Itulah yang harus ia lakukan! “The darkest nights produce the brightest stars”. Itulah moto hidupnya. Dan ia akan terus berpegang teguh pada moto itu.

Ia tahu, ujian-ujian beratnya selama ini akan terbayarkan dengan sesuatu yang luar biasa di masa depan nanti. Ia tahu, hari-hari gelapnya ini akan segera berlalu. Suatu hari nanti, Minwoo akan menjadi bintang yang paling bersinar diantara semua bintang yang ada. Karena Minwoo adalah bintang paling terang yang telah merasakan langit paling gelap, ujian paling berat dalam hidupnya, ketika takdir berkata lain dari harapan dan impiannya.

Seseorang tak terduga itu mengikutinya ketika ia berjalan menuju Cube. Minwoo membalikkan badannya berkali-kali. Curiga. “Siapa ahjusshi itu? Penguntit? Penculik?” Minwoo berjalan semakin cepat. Tanpa ia duga, orang yang mengikutinya itu pun berlari mengejarnya dan akhirnya menghalagi jalan Minwoo.

“Lee Min Woo ssi.” Kata ahjussi itu dengan nafas terengah-engah.

Minwoo mengerutkan keningnya. “Maaf, siapa Anda? Anda mengenal saya?”

Masih dengan nafas terengah-engah, Pria itu menyerahkan kartu namanya pada Minwoo. “Datanglah ke kantorku besok. Aku akan membuatmu debut bersama grup baru di perusahaanku 2 bulan lagi.”

Dengan ragu Minwoo menerima kartu nama itu. “Yedang?”

Tiba-tiba sebuah mobil sedan hitam menghampiri mereka, dan tanpa mengatakan apapun lagi, ahjussi itu pun masuk ke dalam mobil dan pergi meninggalkan Minwoo yang kebingungan.

Minwoo mendengus. “Apakah dia serius? Dia bahkan tidak tahu kemampuanku.” Minwoo meremas kartu nama itu dan memasukkannya dengan asal ke dalam saku celana-nya.

Minwoo terus berjalan menuju Cube, tapi langkahnya terhenti ketika ia melihat sebuah van hitam berhenti di depan gedung. Tujuh orang pria yang sudah dikenalnya keluar dari dalam van sambil tertawa lebar dan mengobrol banyak hal. Seketika dada Minwoo terasa sesak. Harusnya ia berada di sana, diantara mereka. Membahas penampilan mereka di panggung, berlatih dance bersama, bernyanyi bersama, tinggal bersama di dorm.

Tapi lihatlah ia kini! Menatap mereka dari kejauhan dengan rasa iri, cemburu, atau mungkin justru merasa kehilangan? Mungkin ia merasa dirinya ditinggalkan oleh sahabat-sahabatnya. Ia merasa dilupakan.

“Minwoo~yah!” Minwoo tersentak saat Sungjae menghampirinya dengan senyuman lebar.

Minwoo berusaha tersenyum tulus. “Oh, Sungjae!”

Sungjae langsung memeluk Minwoo dengan erat. Minwoo tahu Sungjae akan menanyakan bagaimana kabarnya. Apakah ia baik-baik saja.

Tapi tanpa ia duga, Sungjae justru malah berkata. “Ayo kita makan tteokpoki!”

“Mwo?” Minwoo merasa bingung, tapi akhirnya ia pun menurut saat Sungjae menarik tangannya dan membawanya ke kedai tteokpoki tak jauh dari Cube. Kedai langganan mereka dulu.

Saat itulah Minwoo tahu, Sungjae tidak pernah benar-benar melupakan persahabatan mereka. Yook Sungjae tetaplah Yook Sungjae yang dulu. Begitupula dengan yang lain. Hanya saja, yang lain merasa tidak se-percaya diri Sungjae saat mendekati Minwoo. Mereka takut kehadiran mereka malah menyakiti Minwoo, karena selama 2 bulan ini pun Minwoo-lah yang berusaha mengusir mereka dari hidupnya.

Jujur saja, Minwoo memang masih merasa sangat kecewa karena dirinya tidak jadi debut bersama mereka, tapi ia pun tidak membenci mereka. Baginya, BTOB adalah sahabatnya.

“Sungjae~yah, apakah kau akan masih menganggapku sahabatmu bila di masa depan nanti kita menjadi saingan?”

Sungjae tertawa terbahak-bahak. “Tentu saja, Minwoo~yah! Kau tahu? Tidak peduli dengan apa yang dipikirkan orang lain tentangmu, kau akan selalu menjadi sahabatku, Lee Min Woo.”

“Dulu saat aku keluar dari JYP, bukan berarti pertemananku dengan para trainee di sana berakhir. Rasanya seperti pindah rumah. Seperti keluarga. Dalam keluarga, di saat kau telah dewasa, saat kau mendapatkan pekerjaan atau menikah, kau akan pindah rumah, kau akan meninggalkan rumah orangtuamu, tapi itu bukan berarti kau bukan bagian dari keluarga itu lagi. Bagiku kau tetap bagian dari BTOB meskipun kau tidak debut bersama kami. Karena bagiku, BTOB adalah keluarga, bukan hanya sekedar nama grup. Bagiku, kau adalah keluargaku, Lee Min Woo.” Sungjae tersenyum lebar.

Detik itu jugalah Minwoo tahu apa yang harus ia lakukan. Meskipun di masa depan nanti ia dan BTOB tidak berada di bawah agensi yang sama lagi, baginya BTOB tetaplah keluarga yang membesarkannya.

***************

Setelah resmi keluar dari Cube dan bergabung dengan Yedang Entertainment, Minwoo sempat merasa takut “keluarga” barunya akan memandangnya sebelah mata. Ia takut mereka tidak akan mengganggapnya ada. Satu bulan lagi C-Clown akan debut, dan ia masuk begitu saja dengan mudah ke dalam grup mereka, seolah seperti anak tiri yang tiba-tiba saja hadir dalam sebuah keluarga sempurna.

Tapi ternyata Minwoo salah. C-Clown menyambutnya dengan baik, seolah ia adalah teman lama, dan bukan orang asing yang tiba-tiba saja ada.

Minwoo mengejar ketinggalannya. Berlatih dance “Solo” dengan lebih giat dibanding yang lain. Berusaha tampil maksimal. Berlatih lebih lama dari yang lain. Ia tahu, ia tidak boleh mengecewakan “keluarga” barunya.

“Hyung, makan dulu…” Panggil Jae Jun alias Maru.

Minwoo berhenti dance dan menolehkan kepalanya pada Maru sambil tersenyum. Salah satu hal yang ia sukai saat ini adalah : ia bukan menjadi maknae! Maru lebih muda 2 tahun darinya. Minwoo senang ada yang memanggilnya hyung.

“Sebentar lagi, Jae Jun~ie… kau makan duluan saja.”

“Oke, hyung.” Maru pun pergi.

Minwoo melanjutkan latihannya sampai 1 jam ke depan. Ya, ia harus terus berlatih. Di saat yang lain istirahat, atau tidur, ia harus tetap berlatih. Dengan begitu ia tidak akan mengecewakan mereka. Dengan begitu, ia bisa membuktikan pada mereka bahwa dirinya “pantas” debut bersama mereka sebagai C-Clown.

Tiba-tiba saja pintu ruang latihan dance menjeblak terbuka, menimbulkan suara berdebam yang sangat keras. Minwoo terlonjak kaget. Dilihatnya sang leader, Barom, atau yang biasa dipanggil Rome, masuk dengan wajah garang.

“Lee Min Woo! Matikan musik-nya.” Perintah Rome dengan nada tegas dan dingin.

Minwoo pun menurut. Ia mematikan CD player, lalu menghampiri Rome dengan wajah menunduk. Apakah barusan Rome hyung melihat dance-ku yang belum sempurna? Pikir Minwoo.

“Kau tahu apa kesalahanmu, Lee Min Woo?” tanya Rome tegas.

Minwoo terdiam sejenak sebelum akhirnya menjawab. “Dance-ku kurang powerful. Aku masih melakukan beberapa kesalahan gerakan sebelum reff. Suaraku juga tidak stabil.” Kata Minwoo sambil menatap lantai, tidak berani menatap sang leader.

Satu hal yang Minwoo sadari, Rome jauh lebih tegas dibanding Eun Kwang. Tentu saja setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan. Rome dan Eun Kwang adalah leader terbaik untuk grup mereka masing-masing. Sifat member mereka berbeda, tentu saja penanganannya pun berbeda.

Mungkin Minwoo masih belum terbiasa dengan kepemimpinan Rome, sehingga ia merasa takut pada Rome. Atau mungkin saja, Minwoo belum mengenal Rome dengan baik.

“Jawabanmu salah.” Kata Rome tegas. “Kau ingin tahu apa kesalahanmu, Lee Min Woo?”

Minwoo mengangguk. “Ya, hyung. Tolong beritahu aku. Aku akan memperbaiki semua kesalahanku.”

“Di saat waktu makan, kau seharusnya makan.”

Minwoo mengangkat wajahnya dan menatap Rome dengan bingung. Ia tidak menyangka Rome akan mengatakan hal itu. Dilihatnya Rome tersenyum lembut dan hangat layaknya seorang kakak.

“Sampai kapan kau akan menganggap dirimu tidak pantas berada bersama kami, Lee Min Woo?” tiba-tiba saja Hyunil alias Ray masuk, diikuti oleh Kangjun, Siwoo alias Taemin, dan Maru alias JaeJun.

“Kau adalah penyempurna grup kami. Bagian dari kami. C-Clown. Keluargaku. Tidakkah kau menganggap C-Clown sebagai keluargamu juga?” tanya Ray lagi.

“Meskipun kau baru bergabung selama 1 bulan bersama kami, kau bukanlah orang baru bagi kami. Bagi kami, kau seperti saudara yang hilang di masa lalu, dan kami senang karena kini kami bisa menemukanmu.” Kata Kang Jun. Si badut pembuat onar itu kini ikut-ikutan berkata serius.

Maru mengangguk. “Hmm. Aku senang karena kini aku punya 5 hyung.”

“Dan aku senang karena aku punya adik lagi.” tambah Siwoo.

“C-Clown tanpa dirimu…. bukanlah C-Clown.” Rome tersenyum lebar.

Mata Minwoo berkaca-kaca. Ia tidak pernah menyangka teman-teman barunya ini begitu menganggapnya istimewa.

“Hey..hey…don’t cry.” Rome langsung menghampirinya dan memeluknya dengan erat. Menenangkannya, tapi Minwoo justru malah menangis semakin keras.

“Gomawo, hyung… gomawo…Maru…” kata Minwoo kepada para hyung-nya dan Maru disela tangisnya.

“It’s okay.” Rome menepuk-nepuk punggung Minwoo brotherly. “Mulai sekarang, jangan pernah lagi berlatih sendirian. Kita berlatih bersama, makan bersama, istirahat bersama.”

“Ne, hyung.” Minwoo mengangguk.

“Top Kid.” Kata Kangjun tiba-tiba. Semua orang langsung melihat ke arahnya. Kangjun nyengir lebar. “Bagi kami kau adalah Top Kid, Minwoo ~yah. Kau anak yang hebat.” Kangjun ikut menepuk-nepuk pundak Minwoo bersama Rome. “Kau mau memakai nama panggung Top Kid?”

“Yah! Hyung! Kau mengusulkan nama panggung untuk Minwoo hyung tapi kau sendiri tidak punya nama panggung!” protes Maru.

Kangjun melingkarkan sebelah lengannya di leher Maru, pura-pura mematahkannya. Maru terbahak-bahak karena geli.

“Karena aku special.” Kata Kangjun dengan senyum cheesy. Ray pura-pura muntah, sementara yang lain hanya tertawa.

Minwoo ikut tertawa pelan. “Aku suka nama Top Kid, hyung. Meskipun terdengar cheesy. Tapi kurasa lebih baik kalau aku menyingkatnya menjadi T.K.”

“Aaahhh, itu lebih bagus!” Rome mengacak-acak rambut Minwoo penuh sayang.

Kangjun bertepuk tangan. “Oke, T.K, sekarang kau harus makan!”

Minwoo nyengir. “Dengan senang hati, hyung. Makan adalah hobi-ku.”

Mereka menatap Minwoo tak percaya. Minwoo tidak terlihat seperti orang yang hobi makan. Tapi tanpa mereka ketahui, Minwoo memiliki cadangan snack di dorm, yang biasa ia makan tengah malam saat ia tidak bisa tidur.

Minwoo tertawa. “Kalian akan tahu nanti. Aku sangat suka makan.”

Dan aku sangat suka kalian. C-Clown. Keluargaku. Tambah Minwoo dalam hati.

Saat ini, hatinya seperti bertambah besar saking banyaknya orang yang ia cintai dan sayangi. Ia mencintai C-Clown sama seperti ia mencintai BTOB. BTOB adalah keluarga yang membesarkannya, tapi C-Clown adalah keluarga yang harus ia jaga saat ini. Demi sahabat-sahabat C-Clown-nya, Minwoo berjanji akan menjadi Minwoo yang terbaik, T.K yang terbaik. Top Kid. Top Star. The brightest star.

Karena Lee Min Woo adalah bintang paling terang dilangit yang akan membuat C-Clown semakin bersinar terang.

****** The End ******

Catatan Author : Huwahahahaha…., kilaaaattt banget nulis ini. Gara-gara lagi suka T.K jadi ajaaaa…, LOL.

Gw nggak tau sih “persahabatan” T.K sama anak-anak BTOB sekarang gimana. Jarang lihat interaksi mereka. Saat idol championship pun T.K nggak kelihatan ngobrol sama anak-anak BTOB meski mereka deketan duduknya. Tapi yang gw tahu, T.K saling follow sama Sungjae di twitter, meski sama yang lain enggak. Atau sekarang udah ada member BTOB lain yang dia follow lagi? Gw belum nge-cek.LOL. Tapi dia follow beberapa member A-Pink juga deh kalau nggak salah. Jadi pasti hubungan dia sama artis-artis Cube baik-baik aja kan?!

Yah, percaya aja sih pertemanan mereka baik-baik aja. T.K bersinar dengan caranya sendiri kan sekarang. BTOB juga bersinar dengan cara mereka sendiri. Ini udah takdir mereka. Seperti yang pernah gw bilang, gw senang T.K bisa debut bersama C-Clown, karena C-Clown tanpa T.K bukanlah C-Clown yang sekarang.

Oh ya ini video yang sweet dan lucu banget tentang Sungjae- Minhyuk – Minwoo (T.K).

Link : http://www.youtube.com/watch?v=7Fr6GohfKTE

Eunkwang nanya ke Minhyuk, klo Minhyuk jadi cewek, dia pengen nyatain cinta sama siapa di BTOB. Mata Ilhoon langsung ngasih kode ke Minhyuk biar Minhyuk milih Ilhoon. (LOL). Peniel juga kayak yang PD Minhyuk bakal pilih dia. Double LOL.

Tapi….. ternyata Minhyuk milih Sungjae! Hahaha, dan Sungjae malah milih Minwoo (T.K).  LOL LOL LOL

Aahhh.., gw masih bisa merasakan kok kalau Sungjae sama Minwoo (T.K) itu masih sahabatan banget! >_<

Bonus video Minwoo si tukang makan : http://www.youtube.com/watch?v=m8hLO8WN8Us

Yang bisa gw pelajari dari Minwoo adalah : Jangan pernah menyerah terhadap impian kita. Pasti ada “jalan lain”, jalan yang terbaik untuk kita dalam meraih impian kita. Saat kita nggak masuk ke SMA yang kita inginkan, atau ke universitas yang kita inginkan, jangan kecewa! Karena mungkin di sanalah kita akan bersinar lebih terang . ^_^.

Oh ya, ingat yaa “alur” cerita ini hanya khayalan. Memang benar dulu Minwoo nggak jadi debut karena hal itu, tapi mekanisme gimana dia pindah ke Yedang, gw nggak tahu. Jadi si ahjussi yang ngasih kartu nama itu cuma ada di khayalan gw. Semua percakapannya pun khayalan gw aja. Kecuali moto Minwoo. Itu memang benar moto dia.

“The darkest nights produce the brightest stars” , bisa dilihat di twitter nya Minwoo :

Image

Image

16 thoughts on “[oneshot] The Brightest Star

  1. OMG! cerita menyentuh bgt…
    jujur, aku baru tahu loh eonni, kalo sebelumnya T.K ada di Cube & mau jd member BTOB..
    woah nice post eonni, & maafkan buat ketidaktahuanku *heh😀
    makasih jg oneshoot_nya nambah informasi…

  2. ya ampun mi w mpe termehek2 baca’y sedih bgt liat prjlanan hidup TK ya mskipun itu cman imajinasi mu aj tp mngkin sbner’y kek gtu atw lbih menyedihkan lg cuman Tuhan & dia yg tau hee…
    Kim yoo jung yg maen film the comitment bareng TOP bigbang mi nie mksud’y yg tmen’y TK????,
    Aaaaaawwwwww…..TK psti sneng bgt bisa gabung di c-clown kan member2’y gila semua mereka haaaaaaa…..q liat video2 ttang mrka aj ngakak bgtzzzz…..
    trus coz suara TK tuh mang low dliat dr muka g nyangka aj dy punya suara berat kek gtu….
    aaaahhhhh…….TK semoga mjd bintang paling terang nanti’y FIGHTIIIIINNNGGGGGG!!!!!!!!!
    wat azmi Jjaaanngggggg!!!!!!!!
    Sukses bkin saiia nangis berlian^^

    • Iya…huhuhu….
      Curiga lebih menyedihkan. T_T.
      Aku sukaaaa banget nih sama TK sekarang setelah liat reality2 show mereka. Huhuhu. Maafkan akuuu Rome >_<
      Gomawoooo nenk udh baca ♥

  3. muahhahahhaha jujur aku ragu baca ff yg ga kenal satupun membernya *maksud ku c-clown, demi cintaku pada ilhoon (?) aku baca dah hahahah

    wahhh begitu tohhh~~ T.T… tapi kalo dulu T.K jadi debut sama btob artinya peniel bakal ga ada? ato btob bakal ber-8? *ntahlah

    tapiii kerenn motto hidupnya !! ^^~
    kecee miii!!! semangatt ff2 laennyaaaa!!!!

    hidden fates apa kabar? *dibuang sendirinya lama

      • yang penting ilhoon kece ada *apalah ini*

        haduhh plis mii jangan kenalin aku c-clown, udah eungap (?) kebanyakkan bias ahahhaha *lagian siapa yg ngenalin -_-

        HF….. miii….. masih inget kalau aku tau rumah mu kan?? *geret dr kutub

  4. Aak… kak azmiiii… FF nya nyindir aku banget.. #lagi infeksi telinga.
    huwehehe… mewek2 bacanyaa… kang jun kerasukan apa sih? Ngomongnya bisa so sweet gitu? LOL
    Aku kmren udh leave comment tp ternyata gamasuuuuk.. #makanmeja
    LOL.

  5. Wah, nyentuh banget eonnie…
    Pesannya nyampe banget…
    Pemilihan kata2nya juga pas banget…

    Eonnie daebak…
    Aku makin cinta sama ff2 nya eonnie *termasuk itu tang buat ff

  6. Author.. i’m touched :” makna nya bagus bgt~ hehe.. aku suka deh relationship yg baik dan hangat :” hehe..
    jadi tk itu sahabatnya sungjae ya? Aku br tau hehehe.. aku baru tau tk gajadi debut ama btob karena infeksi telinga.. hehe..
    Great story author~ keep writing~

  7. Aku kurang tau member” C-Clown…
    Tapi fic ini bagus bgt eon!
    Aku hampir nangis bacanya T__T
    ngabyangin perjuangannya Minwoo yg hampir debut bareng BTOB tapi batal gara” dia sakit ;_;

    ini pertama kali aku baca fic brothership buatan eonnie ;D
    dan ini bagus bgt! Hehe
    aku izin share ke twitter aku ya eon ;p

    keep writing eonnie sayang~ /muntah -_-/
    hwaiting! ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s