[oneshoot] Snow And Ice

Image 

Title                 : Snow And Ice

Author                        : Azumi Aozora (@AzmiWiantina)

Main Cast       : Jung Soo Jung / Krystal f(x), Kang Min Hyuk (CN Blue)

Support Cast  : Jung Yong Hwa (CN Blue), Kim Myung Soo / L (Infinite), Park Hyung Sik (Ze-A), Lee Jong Suk, Kim Woo Bin

Genre              : Romance, Family, Friendship

Length                        : Oneshoot

Rating             : PG  17

Disclaimer       : This story is just fanfiction. I make no money from this story, just have fun as fans. Ide cerita dan alur cerita milik author. Meskipun author fans MyungStal (MyungSoo-Krystal) garis keras, tapi author juga ngefans HyukStal (Minhyuk-Krystal) apalagi setelah nonton The Heirs. Cerita ini terinspirasi dari sebuah foto saat syuting The Heirs, dan langsung saja imajinasi author dipenuhi cerita ini. Okay, let’s enjoy the story and don’t forget to leave any comment.

 

 

=======  Krystal  PoV =======

Pukul 1 siang, di sebuah apartemen, Seoul, Korea Selatan…..

“Soo Jung~ah…. Soo Jung~ah…” sayup-sayup terdengar suara memanggilku. Aku mengerang dan membalikkan badanku membelakangi orang itu. Mataku masih tertutup rapat. Rasanya badanku remuk sekali sehabis syuting tadi malam. Aku masih butuh tidur 2 atau 3 jam lagi.

“Soo Jung~ah.., ayo bangun.” Orang itu mengguncang tubuhku semakin keras. Tanpa membuka mata, aku pun meraih guling dan melemparkannya ke arah orang yang  berani-beraninya membangunkan tidur cantik-ku ini.

“hmmphh..” sepertinya gulingku mengenai wajahnya. Orang itu mendekatkan wajahnya ke telingaku. “Soo Jung~ah.., Yong Hwa hyung sedang bad mood lho, kau mau dibangunkan olehnya saja?” tantang orang itu.

Arrrgghhh!!! Kang Min Hyuk sialan!

“Oke! Oke! Aku bangun!” aku membuka mataku.

Kang Min Hyuk tersenyum puas. “Ayo, aku sudah memasak pasta seafood favoritmu.”

Aku duduk dan menggosok-gosok mataku. “Kau bohong kan? Yong Hwa Oppa pasti belum pulang. Hoaahhhmmm…, biarkan aku tidur satu jam lagi, Kang Min Hyuk.” Aku pun kembali berbaring dan memejamkan mataku.

“Aku tidak bohong!” Min Hyuk menarik tanganku. Aku tetap memejamkan mataku dan berbaring, tidak memedulikan Min Hyuk lagi. Ah, dia pasti hanya berbohong. Oppa-ku kan sedang syuting di Jeju untuk drama terbarunya sejak dua hari yang lalu. Aku tahu Yong Hwa Oppa baru akan pulang besok. Kang Min Hyuk, kau tidak bisa membohongiku!

“Soo Jung~ah.., aku serius… Oppa-mu…”

“Jung So Jung!” terdengar suara yang sudah sangat kukenal, tapi itu pasti hanya akal-akalan Min Hyuk. Dia pasti merekam suara Oppa-ku di ponselnya. Aku tidak akan tertipu! Aku pun memeluk guling dengan damai.

Cup. Aku merasakan kecupan di pipiku. “KANG MIN HYUK! APA YANG KAU LAKUKAN?” Aku membuka mataku dan terkejut mendapati Yong Hwa Oppa tersenyum padaku.

“Oh…Oppa…” kataku pelan. Aku menatap Min Hyuk yang berdiri di belakang Yong Hwa Oppa dan menatapku seolah berkata : Kubilang juga apa!

Yong Hwa Oppa masih tersenyum, tapi aku tahu jenis senyuman ini. Kakakku paling benci bila aku bangun terlalu siang dan melewatkan makan pagi dan makan siang, meskipun aku baru tidur pukul 7 pagi tadi, tetap saja kakakku tidak suka bila aku melewatkan jadwal makan. Menurutnya, lebih baik bila aku makan dulu baru tidur, tapi bagiku tidur jauh lebih penting!

“Kau pasti belum sarapan kan Soo Jung?” Yong Hwa Oppa tersenyum manis, tapi aku sudah hafal betul jenis senyuman ini.

Langsung saja aku memeluk sebelah lengan Yong Hwa Oppa dan menampilkan aegyo terbaikku. “Oppa.., aku sudah bangun sebelum kau datang. Aku hanya pura-pura tidur, benar kan Min Hyuk?” aku menatap Min Hyuk dengan tajam. Min Hyuk hanya menggaruk belakang kepalanya sambil tersenyum tipis. “Karena itu Oppa tidak perlu menggelitiki-ku lagi…” kataku dengan nada memelas.

Cara yang paling ampuh untuk membangunkanku memang dengan digelitiki. Apalagi bila kakakku ini yang menggelitiki-ku tanpa ampun! Aku paling tidak tahan digelitiki sejak kecil, dan kakakku tahu inilah satu-satunya cara terbaik untuk membangunkan putri tidur yang hobi tidur sepertiku.

Yong Hwa Oppa memegang puncak kepalaku dengan lembut. “Tapi kau melewatkan sarapan dan makan siang.” Yong Hwa Oppa menggendongku menyamping.

“OPPA!!!!”

Yong Hwa Oppa menggendongku ke ruang makan dan mendudukanku di kursi. Aku hanya bisa menghembuskan nafas panjang.

“Aku bisa makan sendiri, Oppa. Aku bukan anak kecil lagi!”

Tapi Yong Hwa Oppa tidak memedulikanku. Ia menyuapiku seolah aku anak berusia 3 tahun!

“Aaaaa…, ayo buka mulutmu. Kau harus makan, Soo Jung! Aku tidak suka melihatmu kurus kering seperti ini. Kau ingat apa kataku? Kalau syuting membuatmu sakit, lebih baik kau berhenti main drama dan syuting dengan musik saja.”

Aku hanya memutar bola mataku. Sudah terbiasa dengan ceramah panjang lebar kakak laki-lakiku ini. Ya, sebenarnya Jung Yong Hwa CN Blue adalah kakak kandungku. Setengah kakak kandung lebih tepatnya. Kami memiliki ayah yang sama tapi ibu yang berbeda. Tidak banyak yang tahu mengenai hal ini.

Sejak junior high school, aku sudah tinggal bersama Oppa-ku di apartemen ini. Sesekali aku menginap di dorm f(x), tapi aku lebih sering pulang kemari, lagipula manager f(x) tidak mempermasalahkan aku harus tidur di mana, yang penting saat ada jadwal aku bisa datang tepat waktu.

Kang Min Hyuk, sahabat sekaligus teman satu band Oppa-ku, sudah tinggal bersama kami sebelum CN Blue debut. Jadi, meskipun sekarang CN Blue sudah punya dorm sendiri, Min Hyuk tetap lebih sering tinggal bersama aku dan Yong Hwa Oppa.

Satu hal yang tidak kusukai dari kakakku adalah sikap terlalu protektif-nya! Seperti sekarang, ia menganggapku seolah aku tidak mampu makan sendiri!

Min Hyuk memakan pasta-nya dan sesekali melihatku sambil berusaha menahan tawa. Aku membelalakkan mataku pada Min Hyuk. Awas kau, Kang Min Hyuk! Berani-beraninya kau tertawa di atas penderitaanku!

“Bukannya Oppa pulang besok? Kenapa pulang hari ini?” tanyaku.

“Jung Soo Jung! Kau tidak suka aku pulang lebih cepat?”

Dari sebrang meja, Min Hyuk memberiku kode dengan mulutnya tanpa suara berkata  “Bad Mood” sambil menunjuk punggung Yong Hwa Oppa.

Aku tersenyum. “Oppa, bagaimana kalau kita makan ice cream? Aku yang traktir.”

Yong Hwa Oppa sama sekali tidak tersenyum. Aku memeluk lengannya. “Oppaaaaa…, ayooooo….”  Rengekku. “Aku traktir pancake lemon favoritmu juga, Oppa…ayoooo…”

Yong Hwa Oppa akhirnya tersenyum dan membelai rambutku. “Aku baik-baik saja, Soo Jung~ah.., aku hanya lelah.”

Sepertinya aku sudah “terbaca” olehnya. Aku pun menuntun kakakku itu ke ruang tengah dan mendudukkannya di sofa.

“Aku pijit ya, Oppa…” aku pun mulai memijit bahu dan punggung Yong Hwa Oppa.

Kakakku itu memang agak tertutup soal masalah pribadinya. Tapi ia selalu ingin tahu apa masalahku dan ikut campur dalam semua masalahku, termasuk soal namjachingu. Ia tahu bahwa aku diam-diam menyukai Kim Myung Soo Infinite sejak 3 tahun yang lalu, dan ia juga masih menentang perasaanku itu. Padahal kan aku hanya menyukai Kim Myung Soo, bukan mencintai Kim Myung Soo dan bukan pula pacaran dengan Kim Myung Soo! Yah, bisa dibilang aku ngefans padanya.

“Soo Jung~ah.., sepertinya aku masih harus banyak belajar soal akting.” Kata Yong Hwa Oppa dengan nada muram.

“Semua orang terus belajar, Oppa. Aku dan Min Hyuk juga terus belajar. Kita semua pasti bisa!” aku masih terus memijit bahu Yong Hwa Oppa.

Yong Hwa Oppa menolehkan kepalanya dan tersenyum padaku. “Gomawo.” Katanya. Aku mengangguk. Yong Hwa Oppa menunjuk pipinya. “Sekarang beri aku ciuman penyemangat.”

Aku pun mendekati Yong Hwa Oppa dan mencium pipi kiri-nya. Yong Hwa Oppa tersenyum dan mengacak-acak rambutku.

“Aigoo~, Hyung, kalau orang lain melihat kalian sekarang, mereka pasti mengira kalian sepasang kekasih.” Min Hyuk tiba-tiba saja datang dan duduk di sofa tak jauh dari kami sambil meminum susu.

Yong Hwa Oppa memicingkan matanya dan menatap Min Hyuk intens. “Yah! Kang Min Hyuk! Benar kan nanti tidak ada adegan ciuman antara kau dan Soo Jung di The Heirs?!”

“OPPA!!!”

“Tidak hyung. Hyung tenang saja…” Min Hyuk tersenyum santai, tapi sepertinya Oppa-ku tidak percaya.

Aku menghembuskan nafas kesal. Kenapa sih Oppa-ku harus punya penyakit protektif akut seperti ini?!

“OPPA! Kalaupun ada, itu kan hanya akting!” kataku kesal.

“Jadi benar, ada?”

“ADA! Tapi bersama Park Hyung Sik!” kataku berbohong. Wajah Oppa-ku langsung terlihat syok. Mulutnya menganga lebar.

“Jinja???? YAH! Jung Soo Jung! Ciuman-nya seperti apa? Di pipi kan? Bukan di bibir kan? Kalau di bibir, kau harus menyuruh kameramen-nya mengambil angle yang tepat agar kau tidak harus sungguh-sungguh mencium Hyung Sik!” Yong Hwa Oppa berbicara panjang lebar dengan heboh.

Aku hanya memutar bola mataku dan kemudian menatap Min Hyuk yang hanya diam saja. Min Hyuk menatapku tanpa ekspresi. Ada apa dengannya? Dia tahu kan barusan aku berbohong?! Tentu saja dalam naskah drama aku tidak ciuman dengan Park Hyung Sik, tapi dengannya. Dengan Kang Min Hyuk! Harusnya dia berterima kasih padaku. Kalau aku jujur pada Yong Hwa Oppa, bisa saja tadi Yong Hwa Oppa sudah mencekik-nya!

Kang Min Hyuk terus menatapku datar. Sungguh, aku paling tidak suka bila ia memperlakukanku seperti ini. Aku kan bukan pembaca pikiran! Kalau ia marah karena aku berbohong, seharusnya ia mengatakannya dan bukan hanya diam!

“Oppa.., aku mau mandi dulu. Jam 3 aku harus syuting lagi.” Aku melepaskan diri dari kakakku dan cepat-cepat kabur ke kamar mandi. Fiuh! Akhirnya aku terbebas dari ocehan Oppa-ku yang seperti nenek-nenek bawel!

********

 

Aku senang bisa ambil bagian dalam drama “The Heirs”. Sudah lama aku ingin berakting bersama Lee Min Ho sunbaenim dan Park Shin Hye sunbaenim. Aku mengagumi mereka berdua. Selain itu, aku senang karena bisa berakting bersama Min Hyuk yang sudah kukenal setengah umur hidupku. Oh, ada Hyung Sik dan Woo Bin Oppa juga. Syuting terasa sangat menyenangkan.

Aku baru selesai re-take adegan bersama Hyung Sik dan Woo Bin Oppa. Para kru memuji akting-ku. Woo Bin Oppa mengacak-acak rambutku sambil tersenyum bangga. Ia sudah kuanggap sebagai kakakku semenjak aku mengenal sahabatnya, Lee Jong Suk Oppa, saat aku dan Jong Suk Oppa bermain dalam High Kick. Aku berharap bisa bermain bersama Jong Suk Oppa lagi. Sekarang Jong Suk Oppa sudah semakin professional dan terkenal. Aku tidak boleh kalah darinya!

“Woo Bin~ah! Soo Jung~ah!”

“Oh Oppa!” aku tersenyum senang melihat Lee Jong Suk Oppa datang sambil membawa makanan. Sesekali ia memang datang untuk memberi dukungan pada Woo Bin Oppa. Soalnya dulu juga Woo Bin Oppa selalu memberinya dukungan ketika ia syuting.

“Oppa, kau panjang umur! Aku baru saja memikirkanmu.” Kataku.

“Aigoo~~, kau sangat merindukanku ya?” Jong Suk Oppa memelukku sekilas. Aku hanya tertawa.

Min Hyuk berjalan melewati kami sambil mengangguk sopan pada Jong Suk Oppa dan Woo Bin Oppa. Ia sama sekali tidak melihatku! Sejak dua hari yang lalu, saat aku berbohong pada Yong Hwa Oppa, entah kenapa Min Hyuk jadi bersikap aneh padaku.

“Chan Young–ah..” aku menghampiri Min Hyuk dan merangkul lengannya seperti cara Lee Bo Na (tokoh yang kuperankan) memperlakukan Yoon Chan Young (tokoh yang Min Hyuk perankan). Tapi Min Hyuk hanya menatapku dengan dingin. Ia melepaskan tanganku dan pergi begitu saja.

“Ada apa dengannya?”

“Soo Jung~ah.., kau mau sushi salmon?” tanya Jong Suk Oppa.

“Ne~” aku pun menghampiri Jong Suk Oppa dan Woo Bin Oppa dengan riang. Tidak usah pedulikan Min Hyuk lagi! Mungkin dia sedang bad mood.

======= End of Krystal PoV =========

 

 

======== Min Hyuk PoV =========

Aku hanya menghembuskan nafas panjang melihat Soo Jung yang terlihat sangat akrab dengan Lee Jong Suk hyung dan Kim Woo Bin hyung. Soo Jung memang terkenal jutek, tapi itu hanya berlaku pada orang yang belum benar-benar mengenalnya. Kalau kau sudah mengenal Soo Jung lebih jauh, maka kau akan terpesona pada sifatnya yang hangat dan apa adanya. Sama sepertiku. Aku sudah terpesona olehnya sejak 10 tahun yang lalu.

Banyak orang yang mengira Soo Jung sangat dingin, sombong, dan jutek. Dia dijuluki “ice princess” oleh netizen. Tak sedikit selebriti yang menganggapnya sombong juga. Sebenarnya Soo Jung bukan sombong. Ia hanya tidak suka tersenyum pada orang asing. Menurutnya senyumannya aneh. Tapi menurutku, senyumannya sangat indah.

Bila sudah mengenal Soo Jung lebih jauh, siapapun akan terpesona olehnya. Banyak sekali idol pria yang menobatkan Soo Jung sebagai tipe ideal mereka. Bahkan aku masih ingat betapa senangnya Soo Jung saat Kim Myung Soo berkata bahwa Soo Jung adalah tipe idealnya pada sebuah acara TV. Ya, aku tahu Soo Jung diam-diam menyukai Myung Soo. Meskipun Yong Hwa hyung tidak pernah setuju, tapi Soo Jung tetap menyukai pria itu sejak 3 tahun yang lalu. Myung Soo juga sepertinya tertarik pada Soo Jung. Tapi aku tidak tahu pasti.

Lalu aku? Apakah aku memang terus menyukainya sejak 10 tahun yang lalu? Sejak pertama kali aku melihatnya saat ia masih memakai seragam sekolah dasar?

“hhhhhhh….” Lagi-lagi aku menghembuskan nafas panjang. Ada apa denganku? Bukankah aku sudah berjanji pada Yong Hwa hyung akan menjaga Soo Jung seperti Yong Hwa hyung menjaganya?! Lagipula Soo Jung sudah menganggapku sebagai kakaknya sendiri. Meskipun selama ini ia tidak pernah memanggilku Oppa.

Seharusnya bila kau menyukai seorang gadis, jangan pernah mengawalinya dengan persahabatan atau persaudaraan. Jangan jadi pria menyedihkan sepertiku.

Aku terus mengamati Soo Jung yang sedang berakting bersama Lee Min Ho hyung. Aku tersenyum. Selama 10 tahun ini aku tidak bisa melihat gadis manapun selain Soo Jung. Sepertinya aku memang sudah buta.

Aku mendengus cukup keras, sehingga Hyung Sik yang berdiri di sampingku menoleh padaku. Aku hanya nyengir padanya.

“Aku tidak menyangka peran itu sangat cocok untuk Soo Jung.” Kata Hyung Sik. Aku hanya terdiam. Hyung Sik mengambil beberapa buah foto Soo Jung dan Lee Min Ho hyung dengan kamera-nya.

“Cut!” kata sutradara. Soo Jung terlihat menghembuskan nafas lega. Min Ho hyung memberinya tepukan penyemangat di bahu Soo Jung. Soo Jung tersenyum berterima kasih. Hyung Sik masih memfoto Soo Jung dan Min Ho hyung.

Soo Jung melihat ke arahku dan tersenyum lebar. Aku balas tersenyum tipis. Entahlah, sepertinya berakting bersama Soo Jung sebagai sepasang kekasih adalah ide yang buruk. Aku benar-benar berharap di kehidupan nyata aku bisa se-beruntung Yoon Chan Young, tokoh yang kuperankan. Lee Bo Na sangat menyukai Chan Young, karena Chan Young telah menyembuhkannya dari patah hati gara-gara Kim Tan (Lee Min Ho hyung).

Kuharap di kehidupan nyata aku bisa bersama Soo Jung. Kuharap Soo Jung melupakan Kim Myung Soo.

“Myung Soo Oppa!!!!” Soo Jung tersenyum lebar.

“Oh?” kata Hyung Sik. Ia mengira Soo Jung memanggilnya. Hyung Sik memerankan Jo Myung Soo dalam drama. Tapi ternyata Soo Jung bukan memanggil Jo Myung Soo (Hyung Sik) melainkan Kim Myung Soo. Soo Jung berlari melewati kami dan menghampiri Kim Myung Soo yang tersenyum hangat padanya.

“Myung Soo Oppa! Kau benar-benar datang?!”

Kim Myung Soo tersenyum. “Tentu saja. Aku kan sudah janji.” Myung Soo menjepretkan kamera DSLR-nya ke wajah Soo Jung.

“OPPA!!!” protes Soo Jung.

“Hhhhh..,” lagi-lagi aku hanya menghela nafas panjang. Sebaiknya aku pergi. Mungkin di kehidupan nyata, aku tidak se-beruntung Yoon Chan Young.

Ketika aku berbalik hendak pergi, tiba-tiba saja Soo Jung menhampiriku dan merangkul lenganku. “Chan Young~ah.., ada fans yang ingin mengambil foto kita berdua.” Soo Jung kembali ke dalam BoNa mode-on nya.

Kim Myung Soo tersenyum padaku sambil mengacungkan kamera-nya. Dia? Fans kami? Yang benar saja!

Hyung Sik menatap Soo Jung dan aku bergantian. Ia pun sepertinya akan ikut-ikutan Myung Soo mengambil foto kami berdua.

Aku masih saja menatap Soo Jung yang berpose ke kamera. Myung Soo mengambil beberapa foto kami tanpa aba-aba.

“YAH! Kenapa aku ikut difoto?!” protes Hyung Sik pada Myung Soo. Myung Soo hanya tersenyum misterius.

“Bo Na ~yah.., aku tahu kau tidak suka makan tteokpoki di pinggir jalan, tapi Jung Soo Jung sangat suka. Kau mau ikut makan, Lee Bo Na?” kataku pada Soo Jung.

Soo Jung tertawa sambil memukul lenganku. “Yah! Tentu saja aku mau, Kang Min Hyuk!”

Aku tersenyum. Meskipun sikap Lee Bo Na sangat manis, tapi aku tetap lebih menyukai sifat Jung Soo Jung. Meskipun Lee Bo Na menyukaiku, sementara Jung Soo Jung tidak.

========= End of Min Hyuk PoV ===========

 

 

========= Krystal PoV ============

Aku menonton drama di apartemen. Malam ini hanya ada aku dan Min Hyuk. Yong Hwa Oppa masih syuting. Di luar hujan turun dengan deras. Aku bergelung di sofa memakai selimut. Min Hyuk entah ada di mana. Mungkin di kamarnya. Aku merasa apartemen ini terlalu luas dan sepi di malam hari.

“Min Hyuk~ah..” panggilku. “Kang Min Hyuk!!” panggilku lagi. Petir menggelegar. Aku menutup telingaku. Aku bukan tipe yeoja yang akan menjerit bila mendengar suara petir. Aku hanya takut akan ada makhluk yang merayap di lantai dan tiba-tiba menerkamku. Sepertinya aku terlalu banyak berimajinasi!

Min Hyuk datang dari arah dapur sambil membawa dua buah gelas. “Untukmu.” Katanya sambil menyerahkan gelas berisi hot chocolate.

Aku tersenyum. “Gomawo.” Kemudian mulai meminum minuman kesukaanku itu. Aku melirik Min Hyuk yang duduk agak jauh dariku. Matanya terfokus ke layar TV. Aku hampir tersedak melihat adegan di layar TV. Pemeran utama drama itu sedang berciuman!

Min Hyuk sepertinya terlihat biasa saja. Tapi aku merasa tidak nyaman menontonnya berdua saja dengan Kang Min Hyuk!

Selama 10 tahun ini, tidak pernah sekalipun aku merasa tidak nyaman berdua saja dengan Min Hyuk. Tapi, setelah mulai syuting drama “The Heirs” bersamanya, entah kenapa kadang-kadang aku merasa aneh bila berduaan saja dengannya. Aku menggelengkan kepalaku. Mungkin aku terlalu menghayati peranku sebagai Lee Bo Na.

Karena pikiranku tidak fokus, aku jadi meminum hot chocolate-ku seenaknya seolah minuman itu sedingin es. “Panas! Panas!” aku mengutuki kebodohanku.

“Gwenchana?” tanpa kuduga, Min Hyuk sudah berdiri di dekatku. Ia membungkukkan badannya dan menatapku lekat-lekat.

Aneh. Padahal sikap Min Hyuk yang seperti ini sudah biasa bagiku. Tapi kenapa sekarang terasa aneh? Kenapa jantungku berdebar lebih kencang?!

Mataku tertuju pada bibir Min Hyuk. Aku memukul kepalaku. Ya Tuhan! Jung Soo Jung! Sadarlah! Apa yang kau pikirkan barusan?!

Aku barusan berpikir bagaimana rasanya mencium bibir Min Hyuk?! Aku pasti sudah gila!

Lee Bo Na memang akan mencium Yoon Chan Young. Tapi bukan berarti Jung Soo Jung akan mencium Kang Min Hyuk! Itu semua hanya akting! AKTING!

“Kau merasa pusing?” tanya Min Hyuk cemas. “Kepalamu sakit?” rupanya dia mengira barusan aku memukul kepalaku karena kepalaku terasa pusing.

Aku menggeleng dan bergeser menjauhi Min Hyuk. “Aku baik-baik saja. Hoaaahhmm…, aku ngantuk. Aku tidur duluan!” kataku berbohong dan cepat-cepat berlari ke kamarku.

Min Hyuk hanya menatapku dengan bingung. “Soo Jung ~ah, apa hot chocolate-nya kurang enak?” tanyanya. Tapi aku tidak memedulikannya dan langsung masuk ke kamarku. Pabo! Seharusnya tadi aku membawa hot chocolate-nya bersamaku. Min Hyuk pasti merasa aneh. Selama ini kan aku selalu menghabiskan minuman favoritku itu. Aku tidak pernah menyisakannya setetes-pun! Dan Min Hyuk tahu hot chocolate buatannya jauh lebih enak daripada buatanku maupun buatan Yong Hwa Oppa.

Aarrrrgghhhh!!!! Jung Soo Jung, kau idiot!

******

 

Esoknya, saat sarapan bersama Yong Hwa Oppa, suasana terasa awkward. “Kalian kenapa?” tanya Yong Hwa Oppa padaku dan Min Hyuk. Rupanya dia menyadari suasana aneh diantara kami.

“Hah?” aku dan Min Hyuk sama-sama bingung mau menjawab apa.

“Apakah syuting-nya mulai terasa berat?” tanya Yong Hwa Oppa lagi. Aku mengangguk. Sebenarnya bukan syutingnya yang terasa berat, tapi efek gara-gara syuting. Kenapa sikapku pada Min Hyuk jadi seperti Lee Bo Na pada Yoon Chan Young?!

“Kalian pasti bisa, aku percaya pada kalian.” Yong Hwa Oppa tersenyum hangat.

“Gomawo, hyung..”

“Gomawo, Oppa…”

Aku dan Min Hyuk bertatapan sekilas, kemudian kembali memakan sandwich kami dengan tenang. Yong Hwa Oppa banyak bercerita tentang pengalaman syuting-nya. Kali ini aku tidak protes dengan ke-bawelan kakakku itu. Ocehannya menyelamatkan suasana awkward di antara aku dan Min Hyuk.

******

 

Saat syuting di Jeguk High School……

“Cut..cut! Jung Soo Jung sshi.., ada apa denganmu hari ini? Kau tidak fokus.” Sutradara mulai merasa kesal karena sejak tadi aku terus mengulangi kesalahan yang sama.

“Jeosong hamnida.” Aku meminta maaf sambil membungkukkan badanku.

Min Hyuk tersenyum padaku. Memberiku semangat.

“Kau istirahat dulu saja.” Kata sutradara padaku.

“Jeosong hamnida.” Aku meminta maaf lagi, kemudian berjalan pergi.

Aku memukul-mukul kepalaku. Jung Soo Jung Pabo! Kenapa aku malah nervous berakting bersama Min Hyuk? Padahal hanya akting biasa. Apalagi nanti di saat kami harus berakting adegan ciuman!

“Yah! Kau bisa gegar otak kalau terus-menerus memukul kepalamu.” Suara Woo Bin Oppa mengagetkanku.

“Oh, Oppa!” aku tersenyum lemas padanya.

“Ayo, aku punya cheesecake greentea.” Woo Bin Oppa menarik tanganku dengan bersemangat. Kami masuk ke dalam sebuah kelas yang kosong. Woo Bin Oppa mengeluarkan kotak makanan berisi cheesecake greentea dari dalam tas-nya.

“Jong Suk mengirimnya untukku tadi pagi.”

“Waaaahhh!! Asyiik! Tapi Oppa, apa benar kau dan Jong Suk Oppa tidak berkencan?”

“Huwahahahaa..hahahaha..hahaha..” Woo Bin Oppa terbahak-bahak. Aku hanya menatapnya dengan kesal.

Woo Bin masih terus tertawa sampai mengeluarkan air mata. “Kau seperti fans kami saja yang benar-benar mengharapkan hal itu. Hahahaha…” Woo Bin Oppa menghapus air matanya.

Aku memakan kue itu dengan lahap. “Kau tidak perlu menertawakanku seperti itu, Oppa! Aku memang Pabo!” kataku kesal, mengingat kembali raut wajah sutradara yang terlihat tidak puas.

“Jong Suk bilang…..kue ini harus aku makan bersamamu. Dia memikirkanmu juga, arraseo?”

“Jinja?” aku langsung tersenyum senang. Woo Bin Oppa mengangguk. “Jong Suk Oppa memang sangat baik.”

“Bagaimana kalau kau pacaran saja dengan Jong Suk?” kata Woo Bin tiba-tiba.

“MWO? Hahahaha. Kenapa Oppa berkata begitu? Kau takut dikira gay sungguhan ya? Hahahaha…”

Woo Bin Oppa sama sekali tidak tertawa. “Kau tidak suka namja yang suka merokok kan? Jong Suk sedang berusaha berhenti merokok.”

Aku mengangguk. “Hmm. Baguslah kalau akhirnya dia sadar tentang kesehatan.”

Woo Bin Oppa menyeringai. “YAH! Jung Soo Jung! Kau memang pabo!” katanya sambil tertawa.

Aku mendelik kesal padanya. Kemudian sebuah pertanyaan melintas di otak-ku. “Oh, Oppa, kau punya trik khusus agar saat syuting adegan ciuman…kau bisa merasa rileks dan tidak canggung?”

Woo Bin Oppa tertawa. “Mwo? Kenapa bertanya padaku? Kau pikir aku ahli-nya ya? Hahahaha…”

“Oppa! Aku serius! Aku belum pernah mencium bibir najma!” Ooops! Aku keceplosan. Aku pun langsung menutup mulutku. Sudah pasti Woo Bin Oppa tertawa terbahak-bahak.

“Jinja? Kau serius? Masa sih? Kau kan terkenal Soo Jung~ah! Banyak pria yang menyukaimu. Kau serius belum pernah berciuman?”

Aku mengangguk pelan. Woo Bin Oppa masih terbahak-bahak. “Kau ingin aku mengajarimu?” Woo Bin Oppa menyeringai.

“MWOOOO????”

“Hahahaha. Tenang saja. Aku tidak akan menciummu. Aku hanya akan mengajarimu trik-trik agar angel berciumanmu terlihat bagus di kamera.”

Aku mengangguk. “Oke.”

Woo Bin Oppa mendekatkan wajahnya padaku. “Yang paling penting, kau harus merasa rileks dan percaya diri.”

Aku mengangguk. Woo Bin Oppa menyeringai. “Kau tidak merasa grogi bisa berada se-dekat ini denganku?” tanyanya.

Aku berpikir sejenak, lalu menggeleng. “Tidak.”

Woo Bin Oppa mengangguk. “Itu bagus. Tapi dengan lawan main-mu nanti, kau harus memiliki perasaan. Rileks, tapi jangan terlalu rileks tanpa perasaan.”

“Maksud Oppa?” tanyaku bingung.

“Aiisshhh!!” Woo Bin Oppa tiba-tiba saja memegang tengkuk-ku dengan sebelah tangannya. Kini wajahnya semakin dekat dengan wajahku.

“Anggap aku adalah Yoon Chan Young.” Kata Woo Bin Oppa.

Aku mulai membangun karakter Bo Na dalam diriku dan menganggap Woo Bin Oppa sebagai Chan Young. Tapi yang ada di otakku hanyalah Kang Min Hyuk!

Woo Bin Oppa masih menatapku. Aku balas menatapnya. “Kau tetap Kim Woo Bin.” Kataku.

BRAAKK!! Aku dan Woo Bin Oppa terlonjak kaget mendengar suara pintu kelas yang dibanting tertutup. Kami berlari ke pintu dan sekilas melihat Kang Min Hyuk yang sudah berlari jauh.

“Chan Young melihatmu berselingkuh, Bo Na~ya.., bagaimana ini?” Woo Bin Oppa tersenyum bercanda.

Aku menggigit bibirku, tidak menanggapi gurauan Woo Bin. Bagaimana ini? Jangan-jangan Min Hyuk berpikiran yang bukan-bukan?!

Tanpa berpikir panjang, aku pun segera berlari mengejar Min Hyuk. “Kang Min Hyuk! YAH! Min Hyuk~ah!!!!” tapi percuma saja, Min Hyuk sudah berlari jauh di depanku.

Nafasku terengah-engah. Min Hyuk sudah menghilang entah ke mana. “Soo Jung~ah.., sutradara memanggilmu.” Kata salah satu kru film.

“Ah, Ne~”

Hhhhh, Kang Min Hyuk, aku harus bicara denganmu setelah syuting selesai!

 

Setelah aku menyelesaikan syuting-ku hari ini, aku mencari-cari Min Hyuk lagi, tapi sepertinya Min Hyuk sudah pulang sejak tadi. Biasanya dia selalu menungguku bila ia selesai syuting lebih dulu. Aku menghembuskan nafas panjang.

“Soo Jung! Mau bareng?” tanya Woo Bin Oppa. Dia sudah duduk di atas motor sport merah-nya.

Tepat ketika aku hendak berjalan menghampiri Woo Bin Oppa, ada message dari Kim Myung Soo. Aku membukanya dengan agak malas. Tidak biasanya. Dulu aku selalu senang tiap kali Myung Soo mengirimiku message.

Aku sudah memberikan foto-nya pada Kang Min Hyuk.

Hah? Foto apa? Aku pun membalas message Myung Soo.

Foto Apa?

Tapi Myung Soo tidak membalasnya. Aku pun naik ke atas motor Woo Bin Oppa. Saat tiba di apartemen pun Myung Soo masih belum membalas message-ku.

Aku tahu Min Hyuk sudah ada di apartemen, tapi ia terus mengunci dirinya di dalam kamar. Aku mencoba tidak peduli, tapi tetap saja aku peduli! Aku tidak mau Min Hyuk mengira aku dan Woo Bin Oppa memiliki hubungan khusus!

Triing. Ada message masuk. Rupanya Myung Soo mengirimiku sebuah foto. Fotonya tidak terlalu bagus, padahal Myung Soo adalah fotografer yang lumayan handal. Di foto itu Hyung Sik hanya terlihat dari samping. Min Hyuk melihat ke arahku, dan hanya aku yang melihat ke kamera. Kenapa Myung Soo mengirimiku foto ini?! Aku tahu dia pasti punya foto yang jauh lebih bagus dari ini.

Myung Soo mengirimiku pesan lagi.

Lihatlah cara Min Hyuk memandangmu. Apakah kau buta, Jung Soo Jung? Hehehe. Mian. Tapi aku hanya ingin menyadarkanmu. Kau hanya menyukaiku sebagai teman kan? Sejak dulu aku selalu tahu, hubunganmu dan Kang Min Hyuk yang sebenarnya tidak terlihat seperti apa yang terlihat oleh mata. Tapi minggu lalu, rupanya kamera-ku menangkap “sesuatu” yang selama ini tidak terlihat oleh mataku. Sekali lagi, lihatlah cara Min Hyuk menatapmu dan tersenyum padamu.

Apa maksud Myung Soo? Aku terus menerus menatap foto itu selama beberapa menit.

 

Pukul setengah 8 malam, Min Hyuk masih belum juga keluar dari kamarnya.

Aku mendekatkan telingaku ke pintu kamar Min Hyuk. Terdengar lagu Muse dari dalam kamarnya. Aku mengetuk pintu kamar Min Hyuk.

“Min Hyuk~ah, kau sudah makan?” tanyaku. Tidak terdengar jawaban.

Aku mengetuk lagi lebih keras. “Kang Min Hyuk! Kau pasti berpikiran yang aneh-aneh! Aku dan Woo Bin Oppa tadi hanya sedang latihan! Dia tidak sungguh-sungguh menciumku! Dia hanya mengajariku trik-triknya!” teriakku dengan keras.

Tiba-tiba saja pintu terbuka. Min Hyuk menatapku dengan kesal. “Kenapa kau teriak-teriak?! Dan kenapa kau harus menjelaskannya padaku?” tanya Min Hyuk dingin.

Aku menggigit bibir bawahku. “Aku tidak mau Chan Young berpikir Bo Na berselingkuh.”

Min Hyuk mendengus. “Chan Young tidak pernah berpikir begitu.”

“Jinja?” tanyaku. Tapi Min Hyuk masih menatapku dengan dingin.

“Lalu..,apa yang Min Hyuk pikirkan?”

“Mwo?”

“Apakah pemikiran Min Hyuk dan Chan Young sama?”

Min Hyuk menatapku lekat-lekat. “Kenapa kau peduli dengan apa yang kupikirkan?”

Aku tidak tahu harus menjawab apa. Aku hanya menggigit bibir bawahku sambil berpikir. Aku jadi memikirkan message Myung Soo.

“Kau cemburu?” tanyaku tiba-tiba. Min Hyuk membelalakkan matanya dan terus saja menatapku. “Chan Young pasti cemburu, aku mengerti kalau dia tiba-tiba saja membanting pintu dan berlari menghindariku. Tapi kenapa Min Hyuk harus cemburu? Yang tadi itu Chan Young? Atau Min Hyuk?”

Min Hyuk masih menatapku lekat-lekat. “Kau yang sekarang, apakah Lee Bo Na? atau Jung Soo Jung?”

Aku menghela nafas panjang. “Min Hyuk~ah, tadi itu.., aku sebenarnya minta pendapat Woo Bin Oppa karena aku tidak tahu bagaimana caranya berciuman. Kau tahu kan nanti ada adegan Bo Na mencium Chan Young?! Aku tidak tahu….”

Sebelum aku menyelesaikan kata-kataku, tiba-tiba saja Min Hyuk menarik tubuhku mendekatinya dan mencium bibirku! Aku membelalakkan mataku. Mata Min Hyuk terpejam. Ia terus saja menciumku dengan lembut. Aku pun perlahan memejamkan mataku dan mulai membalas ciuman Min Hyuk.

Min Hyuk memegang tengkukku dan melingkarkan sebelah lengannya di pinggangku. Ia menciumku semakin dalam. Jantungku berdebar jutaan kali lebih keras dibanding biasanya. Sepertinya aku menyukai ciuman Min Hyuk. Aku memegang kepala belakang Min Hyuk dan membalas ciumannya.

Kami kehabisan nafas. Min Hyuk menatapku. Aku balas menatapnya. Min Hyuk tersenyum. “Begitulah Lee Bo Na harus mencium Chan Young nanti.”

Aku mendelik kesal. “Jadi, barusan itu Chan Young yang mencium Bo Na?”

Min Hyuk tersenyum. “Ani. Tadi itu Min Hyuk. Tapi kalau kau lebih suka menganggapnya sebagai Chan Young, anggap saja Chan Young. Bo Na menyukai Chan Young, tapi Soo Jung tidak. Chan Young dan Min Hyuk sama-sama menyukai Soo Jung.” Min Hyuk tersenyum sambil menatapku dalam-dalam.

Aku berusaha mencerna ucapannya. “Kang Min Hyuk, apa kau serius? Sejak kapan kau menyukaiku?”

Min Hyuk tersenyum. “Kalau kau mau menolakku, kenapa kau harus tahu?”

“Siapa bilang aku menolakmu?”

“Mwo?” Min Hyuk menatapku dengan polos. Aku tertawa melihat ekspresi wajahnya. Rasanya aku ingin mencubit wajah baby-nya itu!

“Kubilang aku tidak menolakmu.” Kataku angkuh.

“Jinja?” Min Hyuk tersenyum senang.

“Tapi kau tidak romantis, Kang Min Hyuk! Tidak sesuai dengan image CN Blue-mu di mata para fans.”

Min Hyuk memelukku. “Arraseo. Aku akan belajar dari Yong Hwa hyung.”

“Mwo? Jangan! Nanti kau terlihat cheesy dan aneh seperti Yong Hwa Oppa!”

Min Hyuk tertawa. Kemudian ia menatap ke belakangku. Aku ikut berbalik dan bernafas lega. Kupikir kakakku sudah ada di belakang!

“Yaaah…, tapi bagaimana dengan kakakku? Dia pasti memcekikmu.”

“Hahaha. Tenang saja. Sebelum dia mencekikku, kau akan mencekiknya demi aku kan?” Min Hyuk mengedip-ngedipkan matanya dengan genit.

“Yaah! Kang Min Hyuk! Kau terlalu banyak nonton drama!”

Kami pun tertawa. “Oh ya, aku harus berterima kasih pada Kim Myung Soo.” Kata Min Hyuk.

“Mwo?”

Min Hyuk menunjukkan foto yang sama dengan yang Myung Soo kirimkan padaku. “Berkat foto ini, aku jadi menyadari perasaanku sendiri. Ternyata begini ya caraku menatapmu dan tersenyum padamu?”

Aku berjinjit dan melingkarkan kedua lenganku di leher Min Hyuk. “Gomawo, Min Hyuk~ah..”

Min Hyuk menciumku lagi sekilas. Aku tidak merespon. Min Hyuk menciumku lagi. Aku hanya diam. “Kang Min Hyuk! Kau harus banyak belajar pada Jong Hyun Oppa. Jangan belajar pada Yong Hwa Oppa.”

“Arrasseo. Aku akan mencoba menjadi romantic guy seperti Jong Hyun hyung.”

“Tapi jangan jadi playboy sepertinya.”

“Hahahaha…”

“YAH! KANG MIN HYUK! KENAPA KAU MEMELUK ADIKKU!” tiba-tiba saja suara Yong Hwa Oppa memecahkan kesunyian.

“Oppa! Aku yang memeluk Min Hyuk, bukan Min Hyuk yang memelukku!” aku menatap Min Hyuk, dan kami pun tertawa.

Yong Hwa Oppa menyilangkan kedua lengannya di depan dada dan menatap kami dengan tajam. “Kang Min Hyuk, mulai sekarang kau tinggal di dorm CN Blue! Aku sudah tahu suatu saat hal ini akan terjadi. Congratulations!!!” Yong Hwa Oppa memeluk aku dan Min Hyuk.

“MWOOO???” aku dan Min Hyuk menatap Yong Hwa kaget, tidak menyangka dengan sikap-nya.

“Akhirnyaaaa…. Snow dan Ice bersatu. Hahahaha.” Yong Hwa Oppa terbahak-bahak.

“Snow dan Ice?” aku dan Min Hyuk bingung.

Yong Hwa oppa mengangguk. “Snow itu Min Hyuk, karena menurutku dia itu terlihat dingin dan lembut dari luar, tapi ia bisa melelehkan hati siapapun, termasuk adikku.” Yong Hwa Oppa mengedipkan sebelah matanya padaku.

“Ice itu Soo Jung. Kau dingin dan kuat dari luar, tapi kau bisa meleleh, mencair karena Min Hyuk.” Yong Hwa Oppa mengedipkan matanya pada Min Hyuk.

“HAAAAAHHHH???!!!!!” Aku dan Min Hyuk saling tatap.

“Benar kan, kakakku memang cheesy!” bisikku pada Min Hyuk.

Min Hyuk mengangguk. “Hmm. Tapi julukan snow dan ice lumayan juga.”

“YAH!” aku memukul lengan Min Hyuk dengan keras. “Kang Min Hyuk! Kau memang harus tinggal di dorm CN Blue agar tidak ketularan Yong Hwa Oppa!”

Min Hyuk hanya tersenyum. Aku tahu, sampai kapanpun aku ingin Min Hyuk tersenyum seperti itu hanya untukku.

Snow and Ice. Hmm, lumayan. Tapi penjelasan Yong Hwa Oppa memang sangat cheesy! Tapi untuk julukan, dibanding baby atau yeoboo atau beb atau darling, memang lebih baik aku memanggil Min Hyuk “Snow”, dan Min Hyuk memanggilku “Ice” juga sepertinya lumayan.

Snow and Ice. Kuharap kami berdua bisa melalui masa-masa beku bersama, dan kuharap kami bisa bahagia bersama. Oh, oke, sepertinya aku mulai ketularan ke-cheesy-an kakakku. Sepertinya ceritanya memang harus berakhir di sini. Aku tidak mau di-cap sebagai Krystal yang cheesy.

 

–          The End –

 

 

Author’s note : WOW!!!!! 5 jam nulis ini! Wkwkwkwk.

Author nggak tahu sih…di drama The Heirs nanti Krystal sama Min Hyuk bakal ciuman atau enggak. Ini kan cuma imajinasi author.

Oke deh, semoga kalian suka. =)

 

 

47 thoughts on “[oneshoot] Snow And Ice

  1. kyaaaa
    nemu satu lagi ff hyukstal, ceritanya manis tpi butuh penjelasan nih eonn sama jong suknya.
    Banyakin bikin FF hyukstal ya??

    • kyaaaaa nemu lagi satu fans hyukstal. hehehe.
      gomawo yah udah baca + comment =)
      hmmm.., Jong Suk ya. Yg pasti jadinya sama MinHyuk aja deh. hehe.
      kamu ada FF hyukstal nggak? aku mau baca doong =)

      • Gak tau knapa kalo yang dicouple.in sama krystal semuanya aku suka🙂 apalagi Minhyuk sama Kai
        Gak punya ff eonn, semuanya kehapus di laptop. kapan” bikin ff yang ada Kanjun C-Clown ya?

  2. Miannn miiii baru sempet baca hehehehe

    Kereennn wduuhhh tapi ga nyangka trnyata krystal ga sedingin yg aku sangka hahaahhaha.. dan kyaaa minhyukkk > < jadi pengen nonton the heirs tp mungkin nunggu udah bnyk ep nya

    Cheesy nohh snow and ice hahahha.. trnyata kmu bisa cheesy gtu mi hahaha

    Okeee n mabur dluu /ppyongg

    • iyaaaa….krystal sebenernya cuma dingin dari luar aja kok. hehehe.
      katanya dia itu benci senyumannya sendiri. dia bilang senyumnya aneh, padahal cantik gitu sih kata aku. LOL.

      entahlah, kayaknya aku ketularan ke-cheesy-an nya Nam Woo Hyun.
      kata Woo Hyun : Woyyy!! Apa salah gue???!!! suruh siapa loe ngefans sama gue?! LOL

      gomawo N udh baca ^^
      eh btw…btw…, aku skrg lagi nge-fans bgt HongBin VIXX. #abaikan

  3. Lagi suka minhyuk-krystal jg garagara heirs tapi tetep aja thor, I can’t. Gak shanggup baca ini sampe akhir. Miaaaan T__T /sungkemsamaminhyuk/
    kebayangnya muka myungsoo teruuus (diriku ini jg myungstal shipper dan udah hardcore) tapi namanya minhyuk, jadi aneh kan -_-
    saya udah sering usaha buat baca ff krystal sama pairing selain myungsoo tapi…… yah… gak bisa dan gak shanggup pdhl haus akan ff krystal dan ff myungstal itu pada gak update -_- /dor malah curhat/

    sekali lagi maafkan daku author :–(

    • Iya gak apa-apa…hehehe.
      Klo aku sih sebenernya suka krystal pairing sama namja2 idol yg aku suka, tapi tetep yg paling cocok itu emang sama myungsoo ♥
      Duh, jd inget ff myungstal aku jg belum d lanjutin. :((

  4. hwaaaa :DDD sweet bangett minhyuk krystal.ny ,,, akuhh sukka ^^ love minhyuk krystal couple <3<3
    lain kalie bwatt lagi ya v tetepp castny hyukstal ,okeh !!! wooo keren tlong bwat sequel ny jugga ya yg snow and ice ,,, gomawoo ^^

  5. aduuhh,, kenapa jadi aku yang melting #tutup muka
    aaiihh,, minhyuk so sweet banget.

    Aku berharap bakal ada adegan chan young nyium bona.
    sumpah kece bangeet dramanya..
    ckckckk

    daebak thor ff nya ^^d

  6. Oh my god, oh my no, oh my WOW. Gila ff nya keren thor feel nya dapet banget, walaupun bahasanya masih ada yg kurang baku hahahah, seriusan suka banget sama yonghwa oppa memperlakukan krystal si adikkecil nya dengan manja, manis bnget ngebayaginnya😀 dan suka bnget ngebayangin woo bin oppa tingkah nya gak kalah manis ke soojung, terakhir kyaaaaaaaaaaaaa suka banget sekarangsama kapel minhyuk krystal, dulu mah tergila gila ma minstal, kaistal,baekstal. Sekarang aku punya pairing 4 cowok buat uri baby soojungiii yg paling unyu unyu, cantik, sweety, menggemaskan ini hahahaha

    Sekian thor dari saya😀

      • Iya chingo…. ceritanya ma bagus banyak kok yg baca tuh ff belum selesai katanya tinggal 1 caps lg dia mau buatnya.

        baca nya sabar ye… ada sedihnya soalnya dan rada menjebak reader yg baca walaupun ternyata ga seperti yg di bayangin ma yg baca.

        soalnya banyak yg ketipu (readernya) di tengah ceritanya kkkkk tp ternyata ga seperti itu ceritanya.

        pokoknya baca nya yg sabar aje ye kkkk ^_^

  7. huaa senangnya nemu hyukstal lagiii.
    ceritanya bagus. bahasany nggak ribet, trus ceritanya juga kagak mutar”.

    berharap sih, kehidupan nyata hyukstal bisa kayak gini.ㅋㅋㅋ

  8. Mereka ciuman kok di the heirs, pas itu minhyuk minta di cium di pipi pas krystal mau cium minhyuk langsung berubah posisi. Jadi mereka ciuman deh. Mian kalau udah tahu

  9. Wah htukstal.. bagus bngt ceritanya, ngga berat. Trus suka karajter minhyuk yang ngga mau mnyerah buat dapatin hati kle..

    Semangat ya author. Ayo berkarya lagi. Buat ff yg lebih wow lg.. hehehe..

  10. baru nemu and baru baca..
    kalau kata* upin-ipin sih aku suka.aku suka
    keren thor ceritanya maaf yee thor sebelumnya soalnya aku sempwt kecewa kirain krystal sama myungsoo ternyata alhamdulillah gakk soalnya aku fanatic MYUNGYEON .. maaf yaa thor😥
    tapi keren banget ff ini soalnya ceritanya kayak nyata gitu hyukstal keren.. authorrrr nyaaaa daebaaaaakkkkkkkk
    #keep.writing thor

  11. Yaaaaaakkk!!! Ini sweet banget, berasa benerannn. Aku juga suka HyukStal semenjak nonton the heirs, aku ini sebenernya Minstal shippers garis keras. Tapi mau gimana lagi Krystal itu Shipable banget mau sama minho, minhyuk, myungsoo atau sehun pun cocok… Yaaa minho memang cuman buat Krystal, tapi Krystal ga cuman buat Minho hehe.
    Pokoknya ditunggu ff krystal yg lain yaaa😀

  12. Hai min lama nggak koment soalnya jarang buka ff mimin lagi.. Nemu couple hyukstal.. Serasa kembali ke jaman the heirs pas aku sma kelas 1.. Pokoknya daebakk emang daru dulu ngeship couple hyukstal.. Semangat min..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s