Moonlight Destiny (Chapter 5)

Title                 : Moonlight Destiny

Author                        : Azumi Aozora & Kunang

Main Cast       : Park Chan Rin (OC), Han Hee / Honey Lau (OC), Oh Se Hun (EXO-K), Kim Jong In / Kai (EXO-K), Jung Dae Hyun (B.A.P), Yoo Young Jae (B.A.P)

Support Cast  : Park Chan Yeol (EXO-K), Henry Lau (Suju-M), Lee Taemin (SHINee), Kim Myung Soo / L (Infinite), Luhan (EXO-M), Wu Zun.  The other EXO, B.A.P, and Infinite members

Length            : sequel

Genre              : Fantasy, family, romance, life, friendship, mystery

Rating                         : PG+15

Summary        : Bagaimana bila berbagai makhluk yang kau kira hanya ada di negeri dongeng, kini benar-benar nyata? Guardian angel, devil, werewolf, spirit, dan vampire. Kau tidak pernah menyadari dirimu berbeda dan special, hingga kau bertemu mereka. Lalu apa yang akan terjadi saat kau mengetahui berbagai rahasia gelap yang seharusnya tidak kau ketahui?

Image

Masa depan bisa berubah sesuai pilihan yang kita ambil. Tapi, apakah takdir bisa berubah?

Inilah kisah kita. Takdir kita.

 

 

5th Destiny – By : Azumi Aozora

===== Oh Se Hun PoV =====

Aku tahu Park Chan Rin mengikutiku.

Sudah selama beberapa hari ke belakang ini Park Chan Rin selalu saja mengikutiku secara diam-diam. Meskipun Chan Rin mengira aku tidak mengetahui keberadaannya, tapi sebenarnya aku tahu. Aku bisa merasakan keberadaannya. Aku bisa mencium wangi darah-nya.

Aku memasuki café yang menjual cheesecake ter-lezat se-Korea Selatan. Aku bisa merasakan Chan Rin mengawasiku dari balik pohon tak jauh dari café ini. Meskipun aroma cheesecake yang memenuhi café ini sangat wangi dan lezat, tapi bagiku aroma Chan Rin jauh lebih menggiurkan. Kami, para vampire tentu saja bisa memakan makanan apapun, tapi tidak se-besar rasa lapar dan haus kami akan darah manusia.

Aku mencium aroma darah lain di dekat Chan Rin. Aroma-nya cukup menggiurkan, tapi bukan aroma yang kusukai. “Chan chan.. jangan bilang kau stalking Oh Sehun?!” Meskipun jarak kami jauh, tapi aku bisa mendengar percakapan antara Chan Rin dengan gadis itu. Kalau tidak salah namanya Han Hee, saudara tiri Chan Rin dan Chan Yeol.

Ada sesuatu di dalam darah Han Hee yang membuatku tidak tertarik untuk meminum-nya. Sama seperti aroma darah Kai dan Luhan. Aku bisa merasakan Kai dan Luhan bukanlah manusia biasa, aroma darah mereka berbeda dari manusia. Tae Min juga berbeda, karena ia adalah guardian angel, tapi aroma darahnya jauh lebih enak dibanding Kai dan Luhan. Daehyun dan HimChan B.A.P juga memiliki aroma darah yang membuatku jijik, karena mereka devil. Aku tidak tahu Kai dan Luhan sebenarnya makhluk apa. Aroma darah mereka jelas bukan aroma darah yang kusukai. Bukan aroma menggiurkan seperti darah manusia, bukan aroma menenangkan seperti angel, dan bukan pula aroma menjijikan seperti devil. Aku tidak tahu Kai dan Luhan sebenarnya siapa, karena itulah aku tidak terlalu dekat dengan mereka berdua, meskipun di hadapan para fans aku terlihat dekat dengan Luhan. Pencitraan saja.

Dan dari semua makhluk yang pernah kutemui, Chan Rin-lah yang memiliki aroma darah yang paling menggiurkan. Aku tidak tahu apakah ini berlaku bagi vampire lain juga ataukah hanya bagiku?! Apakah vampire memiliki aroma darah favorit masing-masing? Seperti manusia yang memiliki rasa minuman favorit masing-masing?

Aku keluar dari café sambil membawa 2 buah kotak cheesecake, berjalan melewati Chan Rin dan Han Hee di balik pohon tanpa menoleh ke arah mereka, biar saja mereka mengira aku tidak menyadari keberadaan mereka.

Aku terkekeh pelan. Apa sebenarnya yang ingin Chan Rin ketahui tentangku?

Semakin berjalan jauh, aroma darah Chan Rin tidak tercium lagi. Aku meraba tenggorokanku yang kering. Sial! Meskipun aroma darahnya sudah tidak tercium olehku, tapi aku masih ingat bagaimana lezat-nya aroma itu tercium.

Sebuah mobil sport putih tiba-tiba saja berhenti di hadapanku. Si pengemudi menurunkan sedikit kaca mobil-nya. “Kau membelikan cheesecake untukku?” Lee Tae Min tersenyum riang. Ia memakai kacamata hitam untuk menyamarkan wajahnya. “Masuk-lah.” Katanya.

Aku pun masuk ke dalam mobil Tae Min. “Bagaimana kau bisa tahu aku ada di sini dan membelikanmu cheesecake?”

Tae Min tersenyum. “Oh Sehun, kau lupa kalau aku sudah mengenalmu dengan baik selama lebih dari 100 tahun? Tentu saja aku tahu. Dan… aku juga tahu, tugas kali ini berat bagimu, kan?” Senyuman Tae Min menghilang. Ia menatapku dengan tajam. “Malam bulan purnama yang ke -3600 sejak zaman pembantaian vampire akan segera tiba. Kalau kau tidak segera menyelesaikan tugasmu sekarang, kau akan semakin kesulitan di saat Ia bangkit.”

“Siapa yang kau maksud? Siapa yang bangkit?”

Tae Min tersenyum. “Ada banyak hal yang kuketahui, tapi ada yang tidak. Bukan tugasku untuk memberitahumu semua yang kuketahui, karena itu akan menyalahi takdir. Oh Sehun, aku bukan penentu takdir, aku hanyalah seseorang yang kebetulan tahu sedikit tentang takdirmu. Aku hanya perantara. Ayahku akan membunuhku jika ia tahu aku melakukan semua ini, tapi aku hanya ingin membantumu dan juga adikku.”

Aku mengerutkan keningku. “Aku tidak mengerti.”

Tae Min tersenyum. “Aku ingin berusaha merubah takdir. Menentang takdir. Karena takdir yang kuketahui di depan sana sangatlah mengerikan. Oh Sehun, keberitahu kau satu rahasia lagi. Gadis itu.., sebenarnya ia adalah takdirmu dan juga takdir adikku. Tapi takdir yang kuketahui…tidak akan membuat kalian semua bahagia dan selamat. Manusia akan hancur. Dunia akan hancur. Karena itulah.., sebelum semuanya terlambat, aku ingin kau membunuh gadis itu. Kau mengerti, Oh Sehun? Aku sungguh-sungguh. Aku serius saat memintamu membunuh gadis itu. Kau harus berhasil membunuhnya.”

Kenapa? Kenapa Tae Min bersikeras agar aku membunuh Park Chan Rin? Siapa Park Chan Rin sebenarnya? Kekacauan seperti apa yang akan terjadi bila aku gagal membunuh gadis itu?

“Tae Min, bagaimana kalau rencanamu gagal? Bagaimana bila ternyata kau…kita…tidak bisa merubah takdir?”

Tae Min tersenyum tapi matanya terlihat sedih. “Maka semua yang kuketahui akan terjadi. Percayalah, Oh Sehun, bagiku… memintamu untuk membunuh Park Chan Rin menyalahi kodratktu sebagai angel. Tapi aku lebih suka menyalahi kodratku daripada melihat bumi ini hancur.”

Bumi ini hancur? Se-begitu berbahaya-nya kah Park Chan Rin?

Seolah bisa membaca pikiranku, Tae Min berkata. “Saat ini Park Chan Rin tidak berbahaya. Karena itulah kau harus melenyapkannya sebelum ia dibangkitkan. Park Chan Rin adalah pelengkap. Musuh kita yang sebenarnya membutuhkan Park Chan Rin sebagai pelengkap.” Tae Min tertawa sumbang. “Kurasa ,,, aku sudah memberitahumu terlalu banyak rahasia. Aku meminta adikku untuk menjaga Chan Rin dari bahaya, tapi tenang saja karena ia tidak akan menganggapmu bahaya. Adikku akan menjaga Chan Rin dari musuh kita, kau hanya perlu fokus pada tugasmu, di saat adikku sibuk melawan musuh kita maka saat itu-lah kau memiliki peluang besar untuk melenyapkan Chan Rin.”

“Kau membuatku bingung, Tae Min.”

Tae Min tertawa. “Ya. Tapi percayalah padaku, ini cara yang paling tepat. Kau tidak akan bisa melakukan tugasmu tanpa adikku. Karena kau tidak akan pernah bisa melawan musuh kita, sampai kapanpun.” Tae Min menatapku dengan dingin.

Detik itu juga aku tahu siapa yang Tae Min maksud dengan musuh kita. Aku tidak bisa melawannya, karena dia adalah leluhurku. Ancestor vampire.

Tae Min menatapku lekat-lekat, lalu ia tersenyum. “Sepertinya kau sudah mengerti, Sehun.”

“Adikmu itu…, Kai?” tebakku. Selama ini, aku tahu Kai dan Daehyun selalu mengikuti Chan Rin, seperti berusaha melindunginya. Tapi aku tahu Daehyun devil, jadi mungkin saja adik Tae Min adalah Kai.

Tae Min tersenyum. “Benar. Kita punya waktu yang panjang untuk menceritakan tentang Kai, tapi bukan sekarang.” Aku mengernyitkan hidungku. Tae Min tertawa. “Aku tahu bau darah Kai tidak enak.”

Aku tersenyum. “Memang.”

“Waktu kita panjang…sekaligus pendek, Sehun. Semua itu tergantung padamu. Kuharap kau bisa melakukan tugasmu dengan baik.”

Aku hanya menatap wajah Tae Min tanpa ekspresi. Entah kenapa tapi feelingku mengatakan bahwa aku akan gagal.

Apakah ada cara lain untuk menyelamatkan dunia ini selain membunuh Park Chan Rin? Bisakah aku melawan ancestor-ku? Siapakah sebenarnya ancestor / leluhur para vampire?

====== End of Sehun PoV ======

==== Park Chan Rin PoV =====

Pukul 7 pagi, di kamar Han Hee…..

Semalaman kami mencari Han Hee di taman bermain dan di sekitarnya, tapi kami tidak berhasil menemukannya. Kemudian begitu aku tiba di rumah tadi pagi, ternyata Han Hee sudah ada di dalam kamarnya. Han Hee menolak berbicara pada siapapun kecuali padaku. Aku meminta Kai dan Dae Hyun pulang, kini hanya ada aku dan Han Hee berdua.

Han Hee duduk di atas tempat tidur sambil bergelung memeluk kedua kakinya. Pandangan matanya kosong. Aku duduk di sampingnya, lalu menyentuh pundaknya perlahan tanpa mengatakan apapun.

“Young Jae Oppa menyelamatkanku.” Kata Han Hee. Ia tersenyum tipis. “Sejak dulu dia memang malaikatku.” Katanya.

Aku tersenyum dan mengangguk, meskipun tidak mengerti apa yang ia katakan. Malaikat? Bagaimana Young Jae mengeluarkan Han Hee dari house of vampire yang terkunci itu dalam sekejap mata? Dan sejak kapan Young Jae ada di taman bermain?

“Aku…aku benci vampire.” Kata Han Hee pelan. Ia menatapku. “Aku takut.” Kedua matanya dipenuhi berbagai macam emosi. Han Hee yang kukenal tidak pernah terlihat se-kacau ini. Han Hee biasanya selalu tersenyum dan terlihat ceria, tapi kini semua raut ceria di wajahnya itu menghilang. “Aku takut vampire akan membunuh orang-orang yang kucintai seperti saat vampire membunuh ayahku dulu. Aku takut vampire membunuhku…” air mata mengalir di pipi Han Hee.

Perlahan aku mengulurkan tanganku dan memeluknya. Meskipun aku tidak pernah menyukai saudara tiriku ini, tapi sepertinya aku juga tidak membencinya. Aku menepuk-nepuk punggungnya perlahan.

Setelah tangisan Han Hee reda, ia melepaskan pelukanku dan menatapku lekat-lekat. “Chan-Chan…,jangan dekat-dekat Oh Sehun.”

Aku mengerutkan keningku. “Kenapa?”

“Dia…terasa berbeda. Aura-nya mengingatkanku pada…. Vampire pembunuh ayahku. Kau harus menjauhinya, karena siapa tahu dia memang vampire.” Kedua mata Han Hee terlihat ketakutan.

Sehun? Vampire? Aku tahu Sehun memang bukan manusia biasa.

Dia bisa berpindah tempat dalam sekejap mata. Ia bisa menghilang. Selama ini aku membuntuti Sehun untuk mengetahui makhluk apa dia sebenarnya. Apakah ia alien? Tapi.., vampire? Benarkah Sehun seorang vampire? Aku harus memastikannya.

“Chan-Chan.. kau harus berjanji padaku untuk menjauhi Oh Se Hun.” Han Hee menggenggam tanganku.

Aku tidak bisa janji. Aku memasang poker face-ku yang biasa, kemudian mengangguk. “Aku janji.” Kataku berbohong.

Han Hee tersenyum lebar. “Syukurlah Chan-Chan!!! Aku senang kau nurut padaku. Hehehe.” Han Hee kembali ke sikap-nya sehari-hari. “Hoaaahhmmmm…, aku ngantuk.” Kata Han Hee, aku pun ikut-ikutan menguap. “Chan-Chan…kau tidur di sini saja.” Kata Han Hee riang.

“Mwo?” seumur hidupku, aku tidak pernah tidur bersama orang lain. Bahkan Chan Yeol pun sering kutendang dan kuusir bila ia tiduran di tempat tidurku. Dan sekarang aku harus tidur di tempat tidur orang lain?

Han Hee mendorong pundakku perlahan. Aku berbaring. Han Hee menyelimutiku, lalu ia ikut berbaring di sampingku. “Selamat tidur.” Han Hee nyengir lebar, kemudian matanya menutup.

Mungkin aku terlalu lelah karena semalaman tadi mencari Han Hee sampai tidak tidur, sehingga aku pun ikut terlelap. Di samping Han Hee.

“Putri tidur…ayo bangun.” Aku mendengar suara berat Chan Yeol di telingaku. “RinRiiiinnnn…., HanHeeeeee.., banguuuunnnn!!!!!!” pekik Chan Yeol dengan keras. Aku menggeliat malas, membalikkan badanku dan mencoba tidur lagi. “YAAHHH!! Banguun!!! Sekarang sudah jam 1 siang!!!! Aku baru pulang syuting jam 8 pagi tadi, kalian masih tidur, aku sudah bangun…eh…kalian masih saja tidur. YAAHH!! BANGUUNN!!! Kalian tidak kangen pada Oppa kalian ini, hah?”

“Berisik!” tukasku kesal sambil melemparkan bantal tepat ke wajah Chan Yeol, membuat Chan Yeol terdiam sambil membelalakkan matanya.

“Rinriiiinnnnn…akhirnya kau banguuunnn!!!” Chan Yeol memelukku dengan erat sambil nyengir lebar dan bodoh. Khas Chan Yeol! Mau tak mau aku tersenyum.

“Oh, Oppa! Kau sudah pulang? Bagaimana syuting di Jeju-nya? Sukses?” Han Hee bangun.

“Han Heeee!!!! Tentu tentu. Pasti sukses. Hehehe.” Chan Yeol memeluk Han Hee dengan erat, Han Hee balas memeluknya. Mereka berdua nyengir konyol. Aku mendengus. Sifat mereka berdua memang mirip!

Aku dan Han Hee melipat selimut kami masing-masing. Chan Yeol memerhatikan kami berdua sambil melipat kedua lengannya di depan dada. Ia menatap kami dengan serius. “Sepertinya aku melewatkan banyak hal.” Kata Chan Yeol sambil nyengir. “Aku senang kalian akur selama aku dan Henry hyung pergi.” Chan Yeol mengangguk-anggukkan kepalanya. “Ketika Henry hyung pulang dari China nanti…ia pasti terkejut sepertiku. Bahkan mungkin lebih terkejut.” Nada bicara Chan Yeol berubah. “Kai dan Dae Hyun ada di dapur. Sejak kapan kau pacaran dengan Daehyun, Rinrin? Dan sejak kapan kau pacaran dengan Kai, Han Hee?”

Aku dan Han Hee saling tatap, kemudian Han Hee memeluk Chan Yeol dan berkata dengan manja. “Oh Oppa.., mian..aku tidak memberitahumu. Kau juga sibuk syuting drama siih.., hehehe. Baru sekitar 2 minggu kok, Oppa. Tenang saja.., kami hanya berusaha saling mengenal. Kami tidak melakukan hal yang aneh-aneh. Oppa tenang saja.” Han Hee tersenyum manis, seolah ia sudah terbiasa menghadapi kakak laki-laki yang terlalu protektif.

Chan Yeol kini menatapku. “Kau tidak pernah punya pacar dan tidak mau pacaran sebelum-sebelum ini, kenapa sekarang kau punya? Kau mencintainya? Apakah dia pria yang baik? Sejak kapan kalian pacaran?”

“Kenapa aku harus cerita padamu?” tanyaku ketus.

“YAH!!! PARK CHAN RIN!!!!”

Aku mengangkat kedua tanganku. “Oke..oke. Aku butuh pacar untuk menjagaku, karena sepertinya ada orang yang menguntitku. Soal sudah berapa lama kami pacaran…,aku lupa. Aku tidak ingat sama sekali.”

Chan Yeol menatapku tajam. Ini pertama kalinya si happy virus bersikap se-serius ini padaku. “Jangan melakukan hal yang aneh-aneh, Rinrin. Beritahu aku kalau dia menyakitimu, maka aku akan membunuhnya.” Setelah mengatakan itu, Chan Yeol pun pergi sambil membanting pintu kamar Han Hee dengan keras.

Aku menatap Han Hee, bingung dengan sikap Chan Yeol, tapi Han Hee hanya tertawa. “Biarkan saja. Henry Oppa malah lebih parah. Kakak laki-laki memang sering over protective bila menyangkut namjachingu. Kau hanya harus meyakinkan kakakmu bahwa kau bisa menjaga diri dan kau tidak akan melakukan hal yang aneh-aneh dengan namjachingu-mu.” Han Hee mengedipkan sebelah matanya sambil nyengir. “Aaahh… apa reaksi Henry Oppa nanti ya? Hihihi…, aku tidak tahu apakah nyawaku akan aman atau tidak nanti. Tapi sekarang aku senang, karena Henry Oppa tidak akan hanya menceramahiku, tapi juga kau…Chan-Chan. Akhirnya aku punya teman saat dimarahi Henry Oppa.” Han Hee memelukku sekilas. “Percayalah, Henry Oppa jauh lebih parah daripada Chan Yeol Oppa. Kau akan tahu nanti. Siapkan aegyo terbaik-mu untuk Henry Oppa.”

Hah? Aegyo? Sejak kapan aku melakukan aegyo?!

“RINRIIIIINNNNN……HANHEEEEEE…..MAKAAAANNNNNNN….” panggil suara bass Chan Yeol dari bawah. Setelah cuci muka, aku dan Han Hee pun keluar dari kamar dan turun ke lantai 1.

Di ruang makan, Chan Yeol duduk sambil melipat kedua tangannya. Dae Hyun dan Kai tersenyum pada kami. Han Hee tersenyum pada Kai dan duduk di hadapannya, aku pun duduk di hadapan Dae Hyun. Chan Yeol masih menatap kami dengan serius. Ia duduk di posisi strategis untuk melihat kami ber-4.

Kami makan tanpa banyak bicara. Sesekali Dae Hyun melirik Han Hee, seperti merasa bersalah. Han Hee berusaha menghindari tatapan Dae Hyun. Aku tidak tahu kenapa Dae Hyun membiarkan Han Hee sendirian di bangunan tua dan gelap itu semalam. Kenapa Dae Hyun sepertinya membenci Han Hee? Kenapa di mataku Daehyun terlihat seolah ingin membuat Han Hee membencinya?

Dae Hyun menatapku lalu tersenyum hangat. “Kau seperti ingin memakanku.” Candanya. Mau tak mau aku tersenyum. Jung Dae Hyun….kau memang konyol dan lucu. Kau juga baik. Tapi kenapa aku tidak bisa mencintaimu?

“Ehem..” Chan Yeol berdehem keras. Ia menatapku tajam, aku balas menatapnya dengan tatapan menantang. Chan Yeol menghembuskan nafas panjang, kemudian kembali makan dengan tenang.

Selesai makan, aku menatap Han Hee dan berkata. “Han Hee, sekarang giliranmu cuci piring kan? Aku giliran malam.” Kataku. Han Hee mengangguk sambil tersenyum lebar. “Aku pergi ke supermarket dulu. Ada yang harus kubeli.” Aku bangkit berdiri.

Daehyun ikut berdiri. “Aku antar…”

Aku menggeleng. “Dae Hyun Oppa, kau sebaiknya membantu Han Hee mencuci piring. Kai Oppa.., kau mau mengantarku?” aku menatap Kai penuh arti. Aku ingin Han Hee dan Dae Hyun menyelesaikan masalah mereka semalam. Kalaupun tidak menyelesaikannya, aku ingin mereka bicara berdua saja, karena sepertinya banyak hal yang tidak terungkapkan diantara mereka berdua. Sepertinya Kai mengerti. Ia pun mengangguk dan berjalan mengikutiku. Chan Yeol hanya menatap kami berempat dengan bingung.

======= End of Chan Rin PoV =========

 

 

======= Author PoV ========

Pukul 11.30 malam, di sebuah hutan…..

Jung Dae Hyun berubah otomatis ke dalam wujud aslinya, devil, karena malam ini adalah malam bulan purnama. Dae Hyun mengibas-ngibaskan sayap hitam lebarnya. Ia tahu malam purnama ini berbeda dari biasanya. Ia bisa merasakan kekuatannya bertambah kuat. Ia bisa merasakan aura jahat yang kuat memenuhi gelapnya malam ini. Bukan hanya kekuatan devil, tapi kekuatan jahat yang lain. Ia merasakan malam ini ada kekuatan jahat lain yang sangat kuat.

“Malam ini adalah malam bulan purnama yang ke -3600 sejak zaman pembantaian vampire.” Tiba-tiba saja sesosok devil berwujud manusia muncul. Berbeda dari devil lainnya, devil ini tidak berubah menjadi devil di saat bulan purnama.

“Guru.” Dae Hyun membungkukkan badannya hormat pada devil berwajah imut itu. Devil yang dipanggil guru itu hanya tersenyum tipis.

“Pertempuran akan segera dimulai.” Kata devil berwajah imut itu.

“Pertempuran?” Dae Hyun tak mengerti.

“Malam ini… ancestor vampire bangkit kembali. Sudah waktunya. Sama seperti dulu…ia pasti akan menimbulkan banyak kekacauan. Ia akan membentuk istana vampire-nya sendiri. Ia akan merebut jatah makanan kita. Jangan sampai kalah padanya dan pada pasukan vampire-nya. Jangan sampai ia merebut jatah manusia dari kita.”

Dae Hyun hanya terdiam. Ia masih tidak suka fakta bahwa dirinya adalah seorang devil. Ia tidak suka memakan jiwa manusia. Ia hanya ingin menjadi manusia biasa.

“Dae Hyun, menurutmu…siapa musuh utama para angel? Kita? Atau vampire?” tanya devil imut berambut pirang itu.

“Semua makhluk selain kaum mereka sendiri.” Jawab Dae Hyun.

Devil imut yang dipanggil guru itu tertawa keras. “Hahahaha. Benar. Kau memang jenius, Dae. Ya, karena itulah aku benci angel. Mereka menganggap diri mereka suci sementara makhluk lain hina. Bahkan manusia yang selalu mereka jaga itu.., sebenarnya para angel tidak pernah benar-benar menghargai manusia. Bagi mereka..hanya kaum mereka –lah yang paling suci.” Devil berwajah imut itu menyeringai. Wajahnya berubah mengerikan. “Tapi jawabanmu tidak sepenuhnya benar Dae. Ada 1 makhluk yang paling dibenci angel. Vampire. Kau tahu kenapa? Karena vampire dan angel punya sejarah yang menarik.” Devil itu menyeringai.

Dae Hyun hanya menatap guru-nya dengan wajah bingung. Guru-nya tertawa. “Rupanya kau tidak pernah baca sejarah.”

Dae Hyun menggeleng. “Aku…tidak tertarik pada sejarah.”

Devil imut hanya mengangguk dan tersenyum. “Aku tahu. Karena itulah aku memilihmu. Kau juga pasti tidak tahu dan tidak peduli pada apa yang terjadi di dunia kita, bukan? Kau hanya peduli pada dunia manusia. Kau ingin menjadi manusia.”

“Guru…”

“Tidak apa-apa, Dae…, semua orang punya pemikiran masing-masing. Oh, sampai di mana kita tadi? Vampire dan angel punya sejarah menarik? Hmm.., ya. Karena aku gurumu, maka aku akan memberitahu muridku yang pemalas ini…” Devil itu tersenyum, sementara Dae Hyun hanya nyengir kaku.

“Zaman dulu kala..di negeri para angel…, terdapat dua orang putra mahkota. Mereka kembar. Raja angel yang sekarang adalah anak dari si adik kembar. Si kakak kembar dan si adik kembar selalu bersaing untuk memperebutkan posisi raja. Si kakak kembar sebenarnya punya kekuatan yang lebih besar dari si adik kembar, hanya saja si kakak tidak se-suci si adik, si kakak lebih licik dan lebih cerdas. Si kakak kembar bersekutu dengan devil dan spirit. Ia menciptakan sebuah sihir, sebuah kekuatan yang menjadi legenda. Ia menjadi immortal. Kita semua tahu.., pada akhirnya kita akan menuju tempat akhir kita masing-masing.., tapi si kakak kembar berhasil membuat dirinya menjadi abadi, dengan kekuatan yang jauh lebih hebat dibanding para angel dan devil. Ia tidak bisa terbunuh. Ia hanya tertidur, kemudian bangkit kembali, terus berulang seperti itu. Ya, itulah asal mula-nya vampire di jagad raya ini. Ia mengerikan, karena ia adalah pencampuran antara kekuatan gelap devil, kekuatan cahaya angel, kekuatan unik spirit, dan sihir hitam. Tapi semua percaya bahwa vampire tidak memiliki jiwa. Itulah salah satu harga mahal yang harus mereka bayar. Aku tidak tahu apakah hal itu benar atau tidak, semua itu hanya teori. Tapi yang pasti, kehadiran vampire itu menganggu keseimbangan jagad raya. Si Kakak kembar membentuk pasukannya sendiri. Pasukan vampire. Taring-nya mengandung racun yang bisa menginfeksi manusia dan makhluk lainnya. Ia punya istri dan 2 orang anak. Hanya ia dan keluarganya yang bisa membentuk vampire. Vampire lain tidak bisa merubah manusia menjadi vampire. Hanya mereka berempat yang bisa. Mereka disebut ancestor vampire.”

Si devil imut berhenti bercerita sejenak, lalu tersenyum melihat wajah serius Dae Hyun. “Bukan hanya para angel yang merasa terganggu dengan pasukan vampire, kaum kita juga. Populasi manusia menjadi berkurang, kita kekurangan makanan. Lalu, suatu hari, hal yang tidak terduga pun terjadi. Sang istri mengorbankan dirinya dan membunuh suami-nya. Rupanya sang istri masih memiliki naluri angel. Mungkin ia berpikir, ulah suaminya sudah keterlaluan.”

“Apakah si suami… alias si kakak kembar itu mati?” tanya Dae Hyun.

Devil imut mengangguk. “Hmm. Bukan mati, tapi lenyap. Hilang. Seolah tak pernah ada. Karena sejarah berkata bahwa vampire tidak memiliki jiwa, maka semua makhluk percaya si kakak kembar itu lenyap, seolah tidak pernah ada di jagad raya ini. Dengan kejadian ini, semua akhirnya tahu.., bahwa vampire ternyata bisa lenyap oleh ancestor mereka. Sesama ancestor bisa saling melenyapkan. Ancestor bisa melenyapkan vampire ciptaan mereka. Tapi vampire biasa tidak bisa melenyapkan vampire lain apalagi melawan ancestor mereka.”

“Jadi…sekarang hanya tinggal 2 ancestor vampire yang tersisa?” tanya Dae Hyun.

“Satu. Hanya satu yang tersisa. Kau ingat pengorbanan si istri? Dia membunuh suaminya, lalu dia membunuh dirinya sendiri dengan cara yang sangat mengerikan di hadapan anak perempuannya, dan membuat anak perempuannya yang masih balita itu ter-segel, tidur untuk waktu yang panjang. Semua makhluk percaya bahwa sang istri melakukan semua itu agar anak perempuan-nya terbebas dari kekuatan vampire.”

“Ia terbebas?” tanya Dae Hyun tak sabar.

“Tidak ada yang tahu. Tapi yang pasti, ia bereinkarnasi. Si anak perempuan yang masih balita itu menghilang seperti debu, sama seperti ibunya. Semua makhluk percaya bahwa si balita tidaklah menghilang, tapi bereinkarnasi. Kau penasaran ia bereinkarnasi menjadi makhluk apa dan menjadi siapa? Semua kaum pun begitu. Tidak ada yang tahu. Bahkan kakak laki-lakinya pun tidak tahu.”

Dae Hyun mengangguk. “Jadi ancestor vampire yang tersisa hanya si kakak laki-laki.”

“Untuk saat ini … Ya. Sejak ribuan tahun lalu.., si kakak laki-laki selalu berusaha mencari adiknya. Ia meneruskan tugas ayahnya. Ia membentuk pasukan vampire, menimbulkan kekacauan di dunia manusia, sambil mencari adiknya di seluruh jagad raya ini, tapi ia tidak pernah berhasil. Si kakak laki-laki ini berbeda dengan vampire ciptaannya. Ia bisa tumbuh, sama seperti kita dan makhluk lainnya.”

“Berarti sekarang ia sudah tua seperti raja angel?” tanya Dae Hyun.

Si devil imut tertawa. “Sayangnya tidak. Sejarah mengatakan…ia adalah makhluk yang sangat tampan. Ia bisa merubah wujudnya sesuka hati. Bukan berubah menjadi orang lain atau makhluk lain seperti kita, tapi ia bisa merubah umurnya. Salah satu keistimewaan ancestor vampire kurasa. Ia bisa menjadi sosoknya saat balita, remaja, dewasa, kakek-kakek. Tapi sejarah mengatakan bahwa dia selalu bertahan dalam wujud dewasa muda-nya. Tidak ada yang tahu bagaimana wujud manusia-nya, karena siapapun makhluk yang pernah bertemu dengannya hanya punya 2 pilihan, yaitu berubah menjadi pasukannya, atau…mati.”

“Lalu siapa yang dulu menyegel-nya?”

“Ratusan tahun lalu…, istri ke-2 raja angel yang sekarang-lah yang menyegel-nya. Tapi sayangnya…ia mati setelah menyegel ancestor vampire itu. Banyak peramal di dunia kita dan di dunia-dunia yang lain percaya bahwa malam ini adalah malam kebangkitan bagi sang ancestor vampire. Malam bulan purnama yang ke -3600 sejak zaman pembantaian vampire, tapi bukan malam bulan purnama yang biasa. Ke-3600 berarti ke-3600 kali-nya supermoon muncul sejak zaman penyegelan itu, bukan ke-3600 kalinya bulan purnama biasa.”

“Pantas saja malam ini suasanya-nya terasa berbeda. Lebih… kuat dan mengerikan.” Kata Dae Hyun pelan.

Devil imut tertawa. “Kau tidak perlu takut, Dae. Kau hanya harus melawan pasukan vampire itu dan jangan sampai mereka merebut jatah manusia kita.” Devil imut itu tersenyum penuh arti pada Dae Hyun. “Aku selalu suka sejarah, karena itulah aku tahu satu rahasia ini, Dae. Meskipun di dalam buku sejarah tidak pernah disebutkan, tapi bagi beberapa orang, hal ini bukanlah rahasia lagi. Segera setelah sang ancestor vampire bangkit dari tidur panjang-nya, saat itu jugalah zaman kepunahan manusia di planet bumi ini akan segera tiba. Itu berarti, sang ancestor akan menemukan adiknya, bersama-sama …..kekuatan mereka akan semakin besar dan tak terkalahkan.”

“Adik perempuannya sudah bereinkarnasi.” Kata Dae Hyun.

Devil imut mengangguk. “Yap. Benar. Meskipun kita tidak tahu siapa dia, tapi pasti sang ancestor vampire tahu. Dan aku menebak…. Raja angel juga tahu. Bagaimanapun.., raja angel dan sang ancestor vampire adalah sepupu. Aku yakin raja angel tahu siapa sang ancestor ke-2, si adik perempuan itu.” Mata devil imut itu berkilauan. Terlihat sangat bersemangat.

Dae Hyun menatap guru-nya itu penuh curiga. “Dan aku yakin…guru juga tahu.”

Devil imut itu tersenyum manis. “Aku tidak bisa memberitahumu, Dae. Aku hanya akan memberimu petunjuk. Aku tidak pernah menyukai kaum angel, karena itulah aku tidak akan membantu mereka. Tapi aku juga tidak memihak kaum vampire. Aku hanya senang melihat mereka bertarung. Kau sudah pernah bertemu dengannya, Dae. Adik perempuan sang ancestor vampire itu. Saat ini ia memang hanya manusia biasa, tapi sekalinya darah dan racun kakaknya mengalir di tubuhnya, ia akan bangkit kembali. Kekuatan vampire-nya akan bangkit, Dae.”

Dae Hyun membelalakkan matanya. “Siapa?”

Devil imut tertawa terbahak-bahak. “Sudah kubilang, aku tidak akan memberitahumu, Dae. Tidak seru. Hahahahaa.”

“Guru, lama kelamaan kau jadi ketularan Him Chan.” Kata Dae Hyun.

Si devil imut menyeka air mata-nya. “Si bodoh itu ternyata jauh lebih pintar darimu, Dae. Dia sudah berhasil menyelesaikan tugasnya. Mulai minggu depan.., ia akan kukirim ke planet lain, ujiannya adalah manusia di planet lain, planet Exo atau mungkin planet Mato. Sepertinya bila manusia di bumi ini punah, kita pun harus mulai  memindahkan prioritas perburuan kita ke planet EXO dan Mato, ya..meskipun jiwa manusia-manusia di kedua planet itu tidak se-lezat jiwa manusia di planet bumi ini.”

“Him Chan hyung memang jauh lebih pintar dariku, guru.”

Devil imut menggeleng. “Tidak. Dia hanya lebih bersungguh-sungguh sebagai devil. Dae.., bagaimana bila kutambahkan tugasmu?” devil imut menyeringai.

“Guru..” protes Dae Hyun.

“Ini akan lebih menarik bagimu, Dae. Kau.., harus menjaga Han Hee dari segala bahaya yang akan menimpanya, tapi kau juga harus membuatnya membenci-mu. Aku tidak ingin Han Hee menyukaimu. Aku tidak ingin Han Hee menyukai siapapun. Aku tidak ingin Han Hee terluka…”

“Guru….”

Devil imut menepuk-nepuk pundak Dae Hyun. “Nanti, Dae. Kita belajar sejarah lagi nanti. Hmm.., bukan sejarah sebenarnya, lebih tepat bila disebut hipotesis, karena selain aku ….tidak ada yang percaya bahwa adikku masih hidup. Kurasa aku bisa mengerti bagaimana perasaan sang ancestor vampire saat berusaha menemukan adiknya. Aku pun merasakannya, Dae. Bahkan lebih parah, karena tak ada seorangpun yang percaya bahwa adikku masih hidup dan bereinkarnasi, sementara semua orang percaya bahwa adik sang ancestor vampire bereinkarnasi. Sungguh tidak adil, bukan?”

“Guru, jangan-jangan….Han Hee adalah…adikmu? Dulu aku memang tidak pernah bertemu adikmu di dunia kita, tapi…jangan-jangan dia adalah reinkarnasi putri Aster?”

“Hahahaha.., Dae..Dae.., sudah kubilang, aku tidak akan memberitahumu. Aku hanya memberimu petunjuk. Jung Dae Hyun, kau hanya perlu melaksanakan tugasmu dengan baik.” Setelah mengatakan hal itu, devil imut itu pun berlari super cepat.

“GURUUUUU!!!! PANGERAN LUHAN!!!!!” Teriak Dae Hyun. Tapi percuma, karena sang devil imut bernama Luhan itu sudah pergi jauh dan berubah menjadi serigala. Ia melolong panjang. Terdengar suara sahutan serigala lain. Lolongan serigala lain itu terdengar memilukan.

Luhan mengenali suara lolongan serigala itu. Meskipun serigala itu tidak mengenalinya. Tapi Luhan tahu siapa serigala itu. Kai. Sang Pangeran Angel. Anak ke-2 raja angel yang berkuasa sekarang. Anak dari istri ke-2 raja angel yang mati setelah me-nyegel sang ancestor vampire yang kini bangkit kembali.

Luhan tidak pernah menyukai Kai. Meskipun Luhan tahu bukan Kai-lah yang membuat Putri Aster meninggal, tapi tetap saja Luhan tidak menyukainya. Bahkan sekarang, ketika mereka berdua sama-sama dikutuk, Luhan masih tidak menyukai Kai.

Sementara itu, di sisi lain hutan…..

Seekor serigala berbulu cokelat melolong di atas tebing. Seperti biasa, lolongannya terdengar memilukan. Rembulan purnama malam ini terlihat lebih besar. Super moon. Di dunia angel, ini adalah tahun ke-4 nya menjadi manusia serigala, tapi bila dihitung oleh rotasi dan revolusi bumi, ini adalah tahun ke-100 nya menjadi manusia serigala di bumi.

Di dunia angel, waktu bukanlah masalah, tapi di dunia manusia…waktu terasa sangat penting.

“Kai, mulai saat ini-lah tugasmu yang sebenarnya baru dimulai.” Kata Lee Tae Min sambil menghampiri serigala berbulu cokelat itu. Tae Min mengelus-elus kepala si serigala. “Musuh utama kita bangkit malam ini. Paman kita, sang ancestor vampire. Dia masih meneruskan jejak ayahnya dulu, kita harus berhati-hati. Bekerja sama-lah dengan Sehun , Kai. Dia vampire, tapi dia berada di pihak kita. Saat kau melawan sang ancestor vampire, kau bisa menyerahkan Chan Rin pada Se Hun.”

Serigala itu melolong. Kai masih tidak mengerti mengapa dia harus menjaga Chan Rin. Selama ini Kai memang tidak menyukai vampire, dan ia terkejut saat Tae Min memberitahunya bahwa Sehun adalah seorang vampire. Mengapa ancestor vampire akan membahayakan Chan Rin? Pikir Kai.

“Maafkan aku, Kai…” Tae Min memeluk serigala itu. Maaf karena aku tidak memberitahumu semua kebenarannya. Maaf karena aku tidak memberitahumu bagaimana ibumu meninggal dulu. Maaf karena aku tidak bisa membuatmu bersatu dengan takdirmu. Aku akan menentang takdirmu. Semua ini demi umat manusia, Kai. Maaf karena aku meminta Sehun membunuh takdirmu. Kata Tae Min di dalam hatinya. Ia tidak berbagi telepati dengan Kai. Ia hanya menyimpan pikirannya sendiri.

Lee Tae Min menepuk kepala serigala itu. “Pergilah, Kai.., mulai sekarang kau harus menjaga Chan Rin dari ancestor vampire itu. Goodluck, Kai.”

Serigala itu melolong panjang, kemudian berlari kencang menembus hutan, menuju Seoul, menuju rumah Chan Rin.

Lee Tae Min menatap langit yang penuh bintang. Supermoon terlihat cantik di tengah gelapnya malam.

“Ayah, maafkan aku. Aku tidak bisa tinggal diam. Setelah tidak sengaja mendengar percakapanmu dengan Sang Penjaga Takdir, aku tidak bisa membiarkan semuanya terjadi. Aku tidak ingin Kai terluka. Aku hanya ingin Kai bahagia.” Tae Min menatap langit sambil berkata pada dirinya sendiri. Ia pun berubah menjadi angel dengan sayap putih, lalu terbang tinggi ke angkasa.

Tepat pukul 12 malam, di sebuah ruangan bawah tanah mansion mewah di daerah Gangnam….

Sekumpulan vampire berjubah hitam mengelilingi sebuah peti mati di tengah ruangan bawah tanah yang lembap itu. Kim Myung Soo perlahan membuka peti mati dengan ukiran artistik di hadapannya. Di sana, di dalam peti mati itu, terbaringlah sesosok tubuh yang memiliki wajah dan tubuh yang sama persis dengan Kim Myung Soo. Seperti kloningan-nya.

Perlahan matanya terbuka. Kedua matanya berwarna merah darah. Seketika atmosfer berubah. Kekuatan kelam yang luar biasa memenuhi ruangan. Semua vampire yang ada di sana berlutut sambil menundukkan kepalanya.

“Selamat datang kembali, Yang Mulia.” Kata Kim Myung Soo sambil tersenyum.

“Kim Myung Soo, kau sudah melakukan tugasmu dengan sangat baik. Berkat kau, selama aku tertidur, vampire-vampire yang liar ini terkendali. Kim Myung Soo, kau adalah bagian dari diriku, sekarang waktunya kau kembali padaku.” Kata suara yang sama persis dengan Kim Myung Soo di dalam peti.

Kim Myung Soo mengulurkan tangannya. Sang ancestor vampire masih berbaring di dalam petinya. Ia juga mengulurkan tangannya yang pucat dan ber-kuku runcing. Dalam sekejap, Kim Myung Soo menghilang.

Kim Myung Soo manusia adalah bagian dari Kim Myung Soo sang ancestor vampire. Sang ancestor vampire sudah memperkirakan bahwa suatu saat dirinya akan di-segel, karena itulah dia menciptakan bagian dari dirinya. Bukan vampire, namun juga bukan manusia. Makhluk itu seperti kloningan dirinya, tapi makhluk itu tidak bisa menciptakan vampire lain seperti dirinya. Makhluk itu bertugas menjaga para vampire yang masih berkeliaran selama ia ter-segel. Makhluk itu bertugas memastikan semuanya berjalan sesuai rencana-nya selama ia tidur panjang.

Sang ancestor perlahan bangkit dengan penuh wibawa dari dalam peti mati-nya. “Yang Mulia, selamat datang kembali…” koor para vampire, baik itu pasukan vampire-nya yang masih terus hidup selama ia di-segel, maupun pasukan vampire-nya yang baru saja terbangun malam ini seperti dirinya.

Sang ancestor tersenyum tanpa emosi sambil menatap sekelilingnya. “Tidak semua pasukanku hadir malam ini. Mereka tersebar di berbagai penjuru planet ini. Sebagian besar dari mereka baru saja bangkit, dan aku tahu, sama seperti kalian, pasukan-ku yang tidak hadir sama-sama gembira menyambut kebangkitanku.”

“Yang Mulia, kami siap melaksanakan semua perintah Yang Mulia.” Koor para vampire.

Sang ancestor vampire menatap pasukannya dengan tajam, tanpa emosi ia pun berkata. “Bersenang-senanglah malam ini. Dan mulai sekarang.., panggil aku Kim Myung Soo, atau L. itu adalah namaku di negeri ini.”

“Baik, Yang Mulia.” Suara para vampire menggema di ruangan itu.

“Wu Zun.” Panggil sang ancestor.

Seorang vampire bertubuh atletis dan berwajah tampan menghampiri-nya sambil membungkukkan badan. “Ya, Yang Mulia.”

“Kemarilah.” Sang ancestor mengulurkan tangannya. Vampire lain terkesiap. Terdengar gumaman iri di seluruh ruangan.

Pria bernama Wu Zun itu menyambut uluran tangan Tuan-nya. Ia pun berlutut. Perlahan, sang ancestor membungkuk. Wajahnya mendekati leher Wu Zun, taring runcing mulai muncul, dan dengan gentle ia pun menusukkan taringnya ke leher Wu Zun, tepat di mana aliran darah segar mengalir.

Vampire lain merasa iri. Bukan hal yang aneh bila sang ancestor hanya akan meminum darah vampire yang ia percayai saja. Sang ancestor memang pencipta mereka, tapi ia tidak akan meminum darah mereka lagi setelah mereka menjadi vampire, kecuali sang ancestor mempercayainya sebagai kaki tangan utama-nya. Wu Zun adalah salah satu vampire yang dipercayai sepenuh hati oleh sang ancestor. Tangan kanan sang ancestor. Sedangkan tangan kirinya adalah….

“Lee Sung Yeol.” Panggil sang ancestor, begitu ia selesai meminum darah Wu Zun. Sang ancestor menjilat leher Wu Zun, membuat bekas luka-nya menutup.

Vampire bernama Sung Yeol pun mengampiri Tuan-nya sambil tersenyum lebar. “Kau merindukanku, Yeollie?” tanya sang ancestor. “Padahal kau bertemu denganku setiap hari.”

“Kloninganmu tidak sama sepertimu, Yang Mulia.” Sung Yeol nyengir lebar. Kedua taringnya muncul.

“Kau haus yeollie? Kemarilah.” Sang ancestor menggigit telapak tangannya sendiri, lalu mendekatkannya pada Sung Yeol. Sung Yeol meminum darah sang ancestor dengan lahap. Terdengar bisikan-bisikan iri lagi di seluruh ruangan. Bila sang ancestor memberikan darahnya pada bawahannya, itu berarti sang ancestor sudah menganggap bawahannya itu sebagai keluarganya sendiri, atau sebagai kekasihnya (bila vampire-nya wanita).

Di seluruh jagad raya ini sang ancestor hanya pernah menawarkan darahnya pada Sung Yeol dan Wu Zun, tapi sampai saat ini Wu Zun belum pernah meminum darah Tuan-nya itu. Wu Zun masih merasa tidak pantas. Semua vampire berharap bisa memberikan darah mereka pada sang ancestor, apalagi bila sang ancestor memberikan darahnya pada mereka. Banyak vampire wanita yang berharap menjadi kekasih sang ancestor, tapi mereka tahu sang ancestor tidak akan pernah mungkin memilih mereka. Semua vampire tahu siapa yang akan sang ancestor pilih. Tentu saja sang ancestor akan memilih darah murni. Satu-satunya darah murni selain dirinya di jagad raya ini. Adik perempuan sang ancestor.

“Aku merindukanmu, Yang Mulia.” Kata Sung Yeol.

Sang ancestor tersenyum sambil menepuk-nepuk kepala Sung Yeol. “Aku juga, Yeolli.” Kemudian ia pun menancapkan taringnya di leher Sung Yeol dan menghisap darahnya.

Setelah selesai, Sung Yeol membungkukkan badannya, kemudian bangkit berdiri di samping Wu Zun.

“Wu Zun, kau atasi-lah adikmu. Dia hanya akan menghalagi jalanku.” Kata sang ancestor.

Wu Zun membungkuk. “Baik, Yang Mulia.” Dalam sekejap mata, ia pun menghilang.

“Bersenang-senanglah untuk hari ini. Akan banyak tugas menanti kalian mulai besok.” Kata sang ancestor tanpa ekspresi. Semua vampire membungkukkan badannya dengan hormat, lalu menghilang.

Pukul 1 dini hari, di rumah keluarga Park….

Oh Sehun berdiri di balkon kamar Chan Rin sambil menatap bulan purnama. Se Hun mengeluarkan selembar foto dari balik coat hitam-nya. Seorang pemuda berwajah mirip dirinya, tapi beberapa tahun lebih tua darinya, balas menatap-nya sambil tersenyum di foto itu.

Image

Sudah 200 tahun lebih Sehun tidak pernah bertemu dengan kakaknya lagi. Ia tahu, kakaknya menjadi vampire sebelum dirinya. Jika bukan karena kakaknya, Sehun tidak akan mungkin menjadi vampire. Sehun pasti sekarang sudah mati dan menjadi abu, bukannya menjadi makhluk mengerikan tanpa jiwa seperti saat ini.

Sehun tidak tahu siapa yang menciptakannya. Ancestornya. Tapi ia tahu, kakaknya adalah orang kepercayaan pencipta-nya. Sehun selalu menolak keinginan aneh tubuh vampire-nya. Ia selalu menolak saat insting-nya mengatakan untuk menemui ancestornya. Sehun benci ancestornya. Sehun juga membenci kakaknya, karena membuatnya seperti sekarang ini.

Sehun bisa mencium bau darah Kai. Seekor serigala berbulu cokelat menatap Sehun dari taman. Sehun hanya balas menatapnya datar. Mungkin Kai berpikir Sehun akan menjaga Chan Rin sepertinya, tapi Kai salah.

Sehun menggelengkan kepalanya pelan. Masih tidak mengerti mengapa Tae Min melakukan semua ini. Mengapa Tae Min ingin Chan Rin lenyap? Mengapa Tae Min tidak mengatakan semua kebenarannya pada Kai? Sehun jadi berpikir.., jangan-jangan Tae Min juga tidak memberitahukan semua kebenaran pada Sehun.

Sehun mengepalkan kedua tangannya. Ia berpikir keras. Adakah cara lain untuk menyelamatkan Chan Rin selain membunuhnya? Bisakah ia menjauhkan Chan Rin dari vampire jahat lain yang mengincar darahnya?

Di sisi lain rumah keluarga Park, seorang Devil mengawasi rumah itu dari atas atap sambil terbang mengepak-ngepakkan sayap hitam-nya yang besar dan lebar. Manusia tidak akan bisa melihatnya, tapi sepertinya serigala di bawah sana bisa. Oh, vampire yang berdiri di depan balkon juga pasti bisa melihatnya.

Jung Dae Hyun pun bersembunyi dengan hati-hati di atas genteng dan di balik cerobong asap. Otaknya masih memutar percakapannya barusan dengan guru-nya, Pangeran-nya, Luhan.

Kalau benar Han Hee adalah reinkarnasi putri Aster, maka Dae Hyun memang harus menjaganya. Makhluk lain tidak menyukai devil, terutama para angel. Para angel sangat membenci devil. Bila para angel tahu Han Hee adalah reinkarnasi putri Aster, mereka pasti tidak akan tinggal diam.

Dae Hyun masih menatap Kai si serigala dan Sehun si vampire. Mengapa mereka berdua menjaga Chan Rin? Pikir Dae Hyun.

Dae Hyun terus memutar percakapannya dengan Luhan di dalam otak-nya. Seperti kepingan puzzle, akhirnya percakapan itu terasa masuk akal baginya.

“….Kau sudah pernah bertemu dengannya, Dae. Adik perempuan sang ancestor vampire itu. Saat ini ia memang hanya manusia biasa, tapi sekalinya darah dan racun kakaknya mengalir di tubuhnya, ia akan bangkit kembali. Kekuatan vampire-nya akan bangkit…”

Dae Hyun tersenyum. Jadi begitu rupanya. Kai dan Sehun berusaha agar sang ancestor vampire tidak membangkitkan kekuatan adiknya?

Dae Hyun menatap rembulan yang bulat sempurna. Mengapa ia harus terlibat dalam semua masalah ini? Han Hee.., si putri Aster yang harus ia jaga, tapi juga harus membencinya. Dan Chan Rin…,si ancestor Vampire yang kini menjadi kekasihnya. Tidak bisakah Dae Hyun hanya hidup seolah ia adalah manusia biasa?

Luhan menatap ketiga makhluk itu dari jauh. Vampire, manusia serigala, dan devil.

“Hanya si devil cerdas yang baru bisa menyatukan kepingan puzzle. Hanya si devil cerdas yang tahu siapa Chan Rin dan Han Hee yang sebenarnya. Apa yang akan kau lakukan sekarang, Jung Dae Hyun? Apakah kau masih mencintai Chan Rin?” Luhan berkata pada dirinya sendiri. Monolog.

“Kasihan sekali serigala dan vampire bodoh yang tidak diberi petunjuk yang sebenarnya oleh si angel licik. Ya, si angel licik berkata semua ini demi si serigala. Tapi serigala, apa yang akan kau lakukan seandainya kau tahu siapa yang membunuh ibumu? Apa yang akan kau lakukan seandainya kau tahu pacarmu yang sekarang adalah putri Aster? Karena sepertinya…sekarang kau tidak mencintai-nya seperti dulu.”

Mata Luhan terfokus pada Sehun. “Dan kau vampire malang, apa yang akan kau lakukan seandainya kau tahu siapa Chan Rin yang sebenarnya? Apakah kau akan meminta Chan Rin untuk membunuhmu? Ancestor bisa membunuh vampire, seandainya kau tahu. Hahahahaa….hahahaa…” Luhan terus saja berbicara sendiri sambil tertawa keras.

Tentu saja tidak ada seorangpun yang menyadari kehadirannya. Bagaimanapun, Luhan adalah pangeran devil. Meskipun sebagian kekuatannya ditahan, dikutuk, ia masih memiliki kekuatan hebat lainnya.

“Sangat menarik.” Luhan tersenyum puas. Ia cukup puas hanya dengan menjadi penonton. Ia tidak akan ikut campur. Kecuali bila salah satu dari makhluk itu menyakiti adiknya.

–          TBC –

WuZun & Sehun Image

Kim Myung Soo Image

23 thoughts on “Moonlight Destiny (Chapter 5)

  1. Wahhhhhhhh
    di part ini penjelasanya komplet banget . Jadi Luhan Guru nya Jung Dae Hyung sekaligus Devil Angel. Wu zun kakak nya Sehun cocok banget, lantaran wajah mereka berdua hampir mirip. Gak nyangka kalau Myungsoo yang jadiyang mulia Vampires….kikikikiki
    gilaaaaaaaa makin seru ff nya penuh…..
    Kejutannnnnnn

    • woaaahhhh…, makasih yaaa udah baca FF ini + ninggalin jejak di tiap chapter-nya.. *hug*
      hehehe ^^
      iya…Luhan guru-nya Daehyun sama Himchan, luhan jg pangeran devil.
      wuzun sama sehun memang mirip ,,,kekeke. dulu jg pertama kali suka exo gara2 sehun mirip wuzun. LOL. tapi bias berubah nih skrg. *curcol*
      kekeke.., iya nih MyungSoo jd anchestor vampire, entah kenapa aku pikir diantara semua idol dia yg paling cocok. yah,,,Kim Jae Joong jg cocok siih,, tp lebih “dark” MyungSoo. =)

  2. Hoho aku telat bacax. Owh jdi myung itu si acestor vampir dan chanrin adl dongsaeng myung,di part ini smuax udh jelas jdi tmbh pnsran sma critax. Myung ndak mau drah vampir lain krna dia mau drah dongsaengx? Hoho hisap drah ku sja myung,ikhlas klau myung yg hisap drah ku. Hahaha😀 bxk kejutanx di part ini. Next🙂

  3. Loh jadi chanrin ancestor vampire? Terus yang bunuh ibu kai itu chanrin? Nanti chanrin sama siapa? Sama kai atau sehun? Sama kai ajaaaaaa hahahaha
    kereeeeeeeeen ceritanya thor😀

    • bukan..yg bunuh ibu kai itu myungsoo (si ancestor vampire yg disegel).
      chanrin jg ancestor vampire (adik myungsoo). hehehe.
      hmmm..sama siapa ya? liat nanti aja ..*author jg masih bingung* LOL
      makasiih yaa udh baca ^^

  4. Daebakk
    Di part ini misterinya udah mulai kebuka, kaya’nya Kai mulai suka nih sama Chan Rin
    Young Jae-nya kok gak muncul ya di part ini😦
    Next chapternya jangan lama” ya eonn🙂

    • Iya..hehe. Youngjae nya mulai muncul lagi di part selanjutnya . =)
      oh iya,,kalau mau baca side story Moonlight Destiny yg tentang Chan Rin sama Chan Yeol bisa baca di blog ini. judulnya I’m sorry, Oppa.
      klo mau baca side story tentang YoungJae sama HanHee (pas mereka kecil), bisa baca di blog temen aku (Kunang) : fanfictionandkpop.wordpress.com
      makasih yaa udh baca ^^

  5. Wahhh thor aku udah terka pasti sipangeran devil itu siluhan di chapter 4 di exo fanfiction makanya itu aku penasan aku carik twitter author batu itu ada wp author jadi aku cari disitu aja oooohhh kek Gini tohhh kelanjutan seru seru thor konfliknya hebok kekekeke😄

  6. Kyaaa…. Sehun dan wu zun adik kakak… Emank cocok banget, aplagi mrk b’dua biasku #gaknanya
    L anchestor vampire toh n luhan pngeran devil…. Omo… My bias semua🙂
    sayangnya zelo disini gak termasuk cast utama😦

    ceritanya makin menarik thor… Gak sabar pengen baca chap selanjutnya.

    • Iya..hehehe. Samaaaa doong biasnya. Wkwkwk.
      Zelo udh terlalu eksis di FF aku sama kunang yg sebelumnya, SFI (Super Fantasy Idol) jadi ngasih kesempatan ke daehyun sama youngjae.hehe

      Gomawo udh baca + comment😉

      • Wah bias kt sama yah thor #toss
        tp dari mrk b’4 bias utamaku sehun,,, hehehe…
        Wah,,, ak blm prnh baca tuh yg SFI,,, ad sehunnya jg gak, soalnya ak klo bc ff musti yg ada sehun nya,,,hehehe😀

      • Klo aku sih sebenernya Kris. Tp kris udh terlalu eksis di FF aku. Jd kasih kesempatan ke yg lain. Wkwkwk.

        Di SFI sehun eksis bangeeet.
        Bisa di search aja di blog ini. Dulu ff itu di post di FB kunang…tp aku post jg d sini.hehe

  7. Wah,,, klo gitu ak hrs baca nih yg SFI,,, tp skrng ak mw ngebut bc yg MD dlu biar smpe chap 11… Skrng sih bru hbs bc MD smpe chap 8 nih,,, mw lnjut chap 9 dlu… Hehehe…😀

  8. Ternyata youngjae yg menyelamatkan hanhee, untunglah hanhee baik2 aja 😩
    Pantesan aja hanhee takut sma sehun, karena dia meresakan auran vampire dalam diri sehun, apa yg akan dilakukan chanrin? Apa chanrin akan menjauhi sehun? Disini semuanya udah mulai terungkap, dan daehyun yg udah mulai mengerti semuanya, dan apa yg akan dilakukan daehyun? Gimana sikap hanhee sma daehyun? Ternyata sehun punya kakak, ternyata myungsoo itu ancenstor vampire? Apa yang akan dia lakukan? Aaaa makin penasarn aja sma ceritanya, apa yg akan dilakukan hanhee sma chanrin kalau mereka semua tau tentang kebenarannya? Lanjut baca ya ka ☺

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s