Moonlight Destiny (Chapter 2)

Title                 : Moonlight Destiny

Author              : Azumi Aozora & Kunang

Main Cast       : Park Chan Rin (OC), Han Hee / Honey Lau (OC), Oh Se Hun (EXO-K), Kim Jong In / Kai (EXO-K), Jung Dae Hyun (B.A.P), Yoo Young Jae (B.A.P)

Support Cast  : Park Chan Yeol (EXO-K), Henry Lau (Suju-M), Cho Ye Eun (OC), Cho Kyu Hyun (Suju), Lee Taemin (SHINee), Him Chan (B.A.P), EXO, B.A.P, SHINee, and Suju members

Length            : sequel

Genre              : Fantasy, family, romance, life, friendship, mystery

Rating                         : PG+15

Summary        : Bagaimana bila berbagai makhluk yang kau kira hanya ada di negeri dongeng, kini benar-benar nyata? Guardian angel, devil, werewolf, spirit, dan vampire. Kau tidak pernah menyadari dirimu berbeda dan special, hingga kau bertemu mereka. Lalu apa yang akan terjadi saat kau mengetahui berbagai rahasia gelap yang seharusnya tidak kau ketahui?

dannn thx bangettt buat saeng ku ‘niluh’ yang udah bikinin cover di bawah hehehehe >,< *peluk eratttt

Masa depan bisa berubah sesuai pilihan yang kita ambil. Tapi, apakah takdir bisa berubah?

Inilah kisah kita. Takdir kita.

 

2nd Destiny – By : Kunang

 

===== Han Hee PoV=====

@Kediaman Keluarga Park,06.15 KST

Meja Makan

 

“Honey… Apa oppa tidak bermimpi? Kau sudah siap sepagi ini? Bahkan sampai membangunkan yang lain?” Henry oppa menatapku curiga,aku tahu dia merasa aneh mendapati diriku yang sudah siap sepagi ini.

 

Aku tertawa menatap ekspresi oppa yang sekarang menaikkan sebelah alisnya, wajah cutenya itu terlihat sangat serius “Tenang saja oppa, aku hanya ingin menyelidiki ‘sesuatu’ yang menarik di sekolah baru ku ”kata ku sambil mengedipkan sebelah mata.

 

“Wahhh… namja ya?? Iya kan Han Hee? Siapa? Kau harus kenalkan dia pada oppa!” Goda Chan yeol oppa yang telah menambah sarapannya dua kali, aku hanya nyengir lebar sambil melirik sekilas ke arah Henry oppa yang masih menyipitkan matanya ke arahku. Aigoo, oppa ku yang satu ini selalu saja overprotektif padaku apalagi kalau soal namja, semoga saja dia tidak pernah tahu kalau aku ini punya rasa ketertarikkan tinggi dengan namja yang menurutku berwajah tampan. Bukan berarti aku akan menyukai semua namja yang menurutku tampan, tapi aku tidak bisa membenci mereka.

 

Tapi jangan salah, Henry oppa dan Chan yeol oppa memang memiliki wajah tampan, tapi… mereka kan oppa ku hehe…aku menyukai mereka sebagai saudaraku.

 

“Chan chan.. kau sudah selesai kan makannya? Ayoo—-kita ke sekolah sekarang!!” aku menarik tangan Chan rin yang duduk di sampingku, dia menatapku kesal. Ketika pertama aku bertemu dengannya, aku pikir dia gadis yang dingin tapi aku tahu, dia berbeda sejak melihatnya berinteraksi dengan binatang. Aku jadi semakin ingin mengenalnya.

 

“Sudah kubilang jangan panggil aku dengan sebutan itu, dan—-YAAA!!” aku tak mempedulikan protes yang dilontarkan saudara tiri ku itu, yang jelas, kami harus cepat-cepat ke sekolah, karena siapa tahu saja hantu tampan itu ada disana! ^^v

 

****

 

 

Aku bisa melihat hantu, angle ataupun devil. Sekeras apapun aku mengingat, aku sama sekali tidak tahu sejak kapan aku memiliki kekuatan aneh ini. 12 tahun lalu, saat pertama kali aku menyadari kalau diriku ‘berbeda’,seseorang membantu ku memahami kekuatan yang ku miliki. Aku tidak tahu siapa dia, dia sama sekali tidak memberi tahuku, dia hanya berkata kalau dia bukan manusia biasa. Dan aku tahu hal itu karena Henry oppa sama sekali tidak bisa melihat dia.

 

Tapi satu hal yang pasti tentang nyadia pasti bukan devil! Aku yakin itu! Devil tidak mempunyai alasan untuk membantu seorang gadis kecil menyedihkan yang… aahhhhh apa yang kupikirkan?! Aku harus fokus mencari!

 

“Wah wah… disini juga tidak ada hahahhahaha” aku tertawa kecil menyadari kalau diriku sampai naik ke pohon sakura besar di taman sekolah untuk mencari sosok hantu tampan yang kulihat kemarin. Sungguh baru kali ini aku menemukan hantu yang membuatku begitu penasaran!

 

“Kalau kau mencari oppa tampan yang sering kemari, kau sebaiknya mencarinya sepulang sekolah”

 

“Ehh….” aku berbalik dan hampir saja terjatuh kalau saja tidak memegang dahan pohon dengan erat. Seorang gadis kecil nan cantik berwujud transparan di depanku tertawa riang sambil duduk di ujung cabang pohon. “Kau mengagetkanku hantu cantik”

 

“Sepertinya tebakan ku benar, kau mencari oppa” kata hantu kecil itu sambil mengayun ayunkan kakinya “kalau jam segini oppa masih belum datang, berarti dia akan datang saat jam pulang sekolah”

 

Dengan hati-hati aku berdiri dan mendekati spirit kecilitu “Really? Kau benar-benar mengenal oppa hantu tampan itu? Kau tahu siapa dia?”

 

Gadis itu menatapku yang sekarang duduk di sebelahnya, senyumannya menghilang dan tatapannya mendadak serius “Eonni… kurasa sebaiknya eonni tidak mencarinya”

 

“Wae? Apa dia tidak suka kalau ada orang yang menyadari kehadirannya? Kalau memang seperti itu, aku bisa berpura-pura tidak melihatnya” aku memilin rambutku, berpikir “tapi aku tidak yakin… sepertinya dia sudah menyadari kalau aku bisa melihat wujudnya”

 

“Dia bukan spirit atau hantu biasa, dia—-“

 

“YAAA—- HONEY LAU! APA YANG KAU LAKUKAN DI ATAS POHON!! KELAS SUDAH DI MULAI!” suara Kang Ho Dong seongsaeng mengagetkanku lebih daripada hantu kecil ini, spontan aku menatap jam tanganku.

 

“Haaahh… bukan kah baru juga—- Aaaaaa benar!!! Aku telaaattttttt!!! Mianhae seonsaengnim aku turun!”

 

“Bukan mianhae, tapi jwesonghamnida, ya sudahlah…cepat turun… aigooo… kau ini sebelumnya sekolah di hutan atau di luar negeri sih?” omel Kang seonsaeng cemas, aku tertawa kecil dan ketika aku menatap ke sebelahku, hantu kecil itu sudah hilang. Sebenarnya kata-kata gadis kecil itu sedikit menggangguku, hantu tampan itu bukan hantu biasa?  berarti bisa saja dia angle, vampire, werewolfatau bahkan devil kan?

 

“Yah…. yang manapun tidak masalah”

 

“HONEY LAU!! Kenapa kau malah cekikikan?! TURUUUNN!!!”

 

“Ommo, aku lupa!… hehehee… I’m coming seongsaeng!!”kataku sambil membuat lingkaran dengan ibu jari dan telunjukku, dan mulai menuruni pohon dengan lincah.

 

“Aigooo… aku benar-benar percaya kalau kau bilang pernah sekolah di hutan”

 

====Dae Hyun PoV====

@HanKuk High School, JamPulang Sekolah

 

Kalau biasanya aku bertransformasi menjadi hantu saat mengunjungi sekolahnya Chan Rin, kali ini aku memilih menjadi burung parkit saja. Dengan mudah burung dapat keluar masuk sekolah, tapi tidak enaknya aku harus berhati-hati untuk tidak hinggap di tempat yang terlalu rendah karena kucing-kucing sering menyusahkan.

 

Ini semua gara-gara Han hee! Kalau saja dia tidak terus menempel pada Chan Rin, aku tidak perlu begini. Aku tidak suka keberadaanku saat menjadi hantu ataupun saat kembali ke wujud asli ku disadari orang lain. Dan guru ku malah memberiku tugas untuk membuat gadis berisik itu benci padaku? Sepertinya tugas itu lebih cocok untuknya, karena dalam waktu hanya satu hari dia sudah sukses membuatku membencinya.

 

“Kau mencari apa sih dari tadi?” Chan rin terlihat kesal mendapati gadis itu malah memeriksa semak-semak, aku yang masih berwujud burung dan hinggap di pohon kecil tak jauh dari mereka tidak peduli dengan yang Han hee lakukan. Tapi aku akui, dia memang gadis yang aneh.

 

“Chan chan, kalau aku bilang aku mencari hantu tampanyang kemarin aku temui, kau pasti tidak percaya”

 

Hantu tampan? Aku?

 

“Terserah lah, kalau kau tidak cepat, aku tinggal”kata Chan rin datar “Dan jangan panggil aku dengan sebutan konyol itu lagi!”

 

“Okeee Chan chan!! Maksud ku Chan Rin hehe…” Gadis berponi itu melambaikan tangannya kelewat semangat. Aku tahu kalau hari ini Chan rin dan Han Hee di jemput oleh oppa tirinya, sejujurnya aku masih kesal ketika kemarin mengetahui hubungan antara Chan rin dan Han hee, kenapa gadis yang kusuka dan gadis yang mulai kubenci harus menjadi saudara tiri?

 

“HANTU TAMPAN!!! KAU DISINI KAN??” katanya sambil menggunakan bahasa perancis, aku mendengus, tak kusangka dia sedikit pintar juga untuk tidak menggunakan bahasa korea. Walau tetap saja suara cemprengnya itu menarik perhatian beberapa orang. Eh.. tapi memangnya dia tahu aku bisa bahasa perancis? Aku menggelengkan kepala ku kuat-kuat, belum apa-apa gadis ini sudah membuatku pusing.

 

Baik lah, sepertinya aku tidak bisa berlama-lama di sekitar gadis ini. Buat dia membenciku hari ini, dan beres!

 

Aku pun perlahan merubah wujudku menjadi hantu, tentu saja tidak jauh berbeda dengan wujudku saat menjadi manusia. Hanya beberapa hal yang membedakan termasuk tubuhku yang terlihat transparan. Aku tetap diam diatas pohon mengamati gadis aneh itu sampai perhatianku tertarik pada ranting-ranting pohon, apalagi aku ingat memiliki karet di saku ku.

 

Sepertinya aku bisa memanfaatkan ranting dan karet ini

 

Shuuuuuttttttt…. TAK!

 

“Awww!!!” aku mendengus saat Han hee mengelus kepalanya yang terkena biji pohon yang ku lemparkan dengan ketapel buatan ku, dan sekali lagi aku membidik ke arah pinggang nya, dan sayang nya meleset.

 

“Ckkk…. padahal biasanya tidak pernah meleset” decakku agak kesal bersamaan dengan saat Han hee berbalik. Aku sudah membayangkan dia akan mengomeliku atau marah-marah padaku tapi…

 

“Finally I find you!! YAHOOOOO!!!!” gadis aneh itusekarang malah terlihat kegirangan melihat ku, apa ada yang kongslet dengan otaknya? Untung saja sekarang sekolah sudah benar-benar sepi, atau dia akan dikira orang aneh (walau dia memang aneh).

 

“Jelek” kata ku dingin, tapi rupanya cukup ampuh membuat reaksi hyper nya itu mereda.

 

“Siapa?”

“Kamu!”

 

“Aku?” sekarang dia malah pasang muka bodoh sambil menunjuk dirinya sendiri, rasanya aku tidak peduli gadis ini punya jiwa yang jahat atau baik. Aku hanya ingin dia lenyap karena muka bodohnya itu sangat mengganggu!

 

“NEE!, KAU.. gadis jelek, bodoh, berisik, aneh! Jauh-jauh dari pandanganku!” kata ku datar dan dingin, nah… ayo! Sekarang benci lah aku! Walau yang aku bilang tadi aku yakin hampir 100% benar, tentunya orang aneh seperti Han hee pun pasti marah dan kesal kau dikatakan langsungkan?

 

“Daebaaakkkk….. kau hantu pertama yang berkata seperti itu pada ku!” kata-kata Han hee yang malah terdengar kagum membuatku hampir saja terjatuh dari pohon saking shocknya!

 

“YAAA!!! AKU BILANG KAU JELEK, MENYEBALKAN, BERISIK,KAU MENGERTI?!”

 

“Hmmm… kalau berisik dan bodoh sih aku pernah dengar, tapi begini-begini juga aku cukup berbakat memainkan alat musik lohhehe.. kapan-kapan mau dengar?” katanya dengan riang, dengan sekejap dia sudah ada tepat di bawahku. Rasanya gadis ini benar-benar menguji emosi ku!

 

“Ckk…”

 

“Hey hantu tampan, boleh kita berteman? Oh ya, kau bukan hantu biasa kan? aku tahu karena kau punya aura yang hampir sama dengan salah satu teman hantu ku hehe… dia juga sangat tampan. Sudah lama aku tidak menemuinya, aku dengar dia sekarang sudah menjadi idol terkenal, eh… dengan wajah setampan itu, kau sangat cocok sekali jadi idol loh!”

 

Aku hampir tidak bisa mengerti apa yang dia katakan,lebih tepatnya aku tidak peduli.

“Kenapa diam saja? Oya, aku dengar kau hampir setiap hari kesini, apa ada sesuatu atau seseorang yang kau temui?”

 

Aku tersenyum sinis, dari mana gadis aneh ini tahu kalau aku sering kemari? Ahh… tentu saja hantu-hantu lain, benar-benar menyusahkan!

 

“Bukan urusan mu” aku pun berdiri di atas cabang pohon dan menepuk nepuk celana jins dan jaket hitam ku yang sedikit berdebu “Oh ya gadis aneh, sebaiknya kau mulai membenciku!”

 

“Hah kenapa??”

 

“Karena aku sangat sangat sangat membencimu”kata ku keras kepala

 

“Kau membenciku? Tapi kenapa? Aku tidak membencimu”gadis itu lebih keras kepala dari yang ku perkirakan, bahkan aku harus menarik nafas panjang untuk menahan diriku yang ingin menyakitinya.

 

Aku menatap langit di depan  ku dan tiba-tiba berteriak “LIHAT ITU METEOR!”

 

“Meteor?? Mana??” Han hee membalikkan wajahnya danlangsung saja aku menggunakan kesempatan itu untuk kembali berubah menjadi burung parkit dan menghindari manusia aneh ini.

 

Cih…sepertinya aku harus mencari cara lain untuk membuat nya membenciku, aku benar-benar benci tugas ini!

 

======Dae Hyun PoV End======

 

====== Kai PoV=======

@Beberapa hari kemudian,dorm EXO-K, 21.00 KST

 

Sudah beberapa hari sejak aku bertemu dengan gadis yang sangat mirip dengan putri iblis, dan sekarang aku benar-benar merindukannya. Aku tidak peduli dengan Tae min hyung yang terus saja mengoceh kalau gadis itu bukan lah takdirku, ini takdir ku, aku lah yang lebih tahu.

 

Dan sekarang mau tak mau aku harus menjaga Chan rin,di waktu-waktu kosong aku mengikutinya. Dalam beberapa hari ini sepertinya semua aman-aman saja pada gadis itu, hanya ada satu hal yang sedikit mengangguku. Ada orang lain yang sering mengikuti gadis itu terutama saat pulang atau berangkat sekolah, dan aku tahu dia bukan orang biasa. Pertanyaannya, apakah dia punya niat jahat pada Chan rin?

 

“Kai, kau mau kemana? Jogging malam-malam lagi?” tanya Baek Hyun hyung yang mendapati ku sedang menalikan sepatuku. Aku hanya tersenyum tipis dan menganguk.

 

            “Lagi?” sekarang D.O hyung menatapku dengan curiga “biasanya dalam sebulan kau hanya beberapa kali jogging malam”

 

            Aku mendengus, Jogging malam? Hah! Lebih tepatnya aku harus berada jauh dari  keramaian karena tentu saja saat bulan purnama aku akan menjadi wolf, tapi sekarang sedikit berbeda, aku punya tugas baru.

 

            “Hyung, aku pergi ya!” kata ku sambil berdiri, tapi baru saja aku mau meraih gagang pintu.

 

            “SURPRISE!!!!  DONGSAENG DONGSAENG KU YANG MANIS DATAANGGG!!!!” suara bass berat Chan yeol langsung memenuhi  ruangan begitu pintu terbuka, dan benar saja seorang namja jangkung dengan senyum lebar langsung masuk diikuti oleh seorang yeoja berkaki jenjang yang kutahu adalah Chan rin.

 

            Syukurlah…setidaknya malam ini aku tidak harus diam-diam menjaga Chan rin

 

            “Ehhh… kok kau masih di luar! Hanhee kajja masuk! Biar oppa perkenalkan dengan semua teman oppa!”

 

            Hanhee? Oh.. pasti saudara tiri Chan yeol yang pernah dia ceritakan

 

            Aku benar-benar tidak ambil peduli sampai seorang gadis imut berponi sekarang sudah masuk ke dalam dan berdiri tepat di hadapanku! Dia terlihat sangat manis dengan dress putih selutut dan bondu korsase bunga lily yang terpasang cantik di rambutnya.

 

            Bahkan di mataku, dia tetaplah princess Aster, putri iblis yang sangat kucintai.

 

            Aku menggelengkan kepalaku kuat, tidak..dia bukan princess Aster. Gadis ini hanya mirip dengannya, tapi mungkin saja dia adalah takdir ku.

 

            “Aaaahhhh….. namja yang bermain drama waktu itu!” Gadis itu tertawa kecil, senyuman di wajahnya menunjukkan lesung pipinya. Aku membuka mulutku, lalu mengatupkannya lagi terlalu shock untuk sekadar mengeluarkan sepatah kata. Entah sudah berapa lama aku merindukan wajah ini, senyum ini, tawa ini…

 

            “Ehemmm ehemmm… sepertinya ada yang jatuh cinta” goda Su ho hyung yang ntah sejak kapan sudah ada disampingku dan memperhatikan raut mukaku. Spontan aku berdeham dan berbalik menuju kursi untuk melepas sepatuku sekaligus menghindari tatapan hyung-hyung lainnya juga Sehun.

 

            “Oppa dia kenapa?”

 

            “Hahahahha… pokoknya ya Han hee,kau harus berhati-hati pada Kai, kalau tidak dia bisa menggigit mu loh!”kata-kata Chan yeol hyung membuatku berdengus, aku tahu dia hanya bercanda,tapi yang mengagetkan ku adalah kata-kata Han hee selanjutnya.

 

“Menggigit? Apa Kai oppa bisa berubah menjadi anjing,atau jangan-jangan serigala? Atau.. jangan-jangan dia itu werewolf?”

 

Aku tertegun menatap Han hee yang masih tersenyum,seolah dia tidak serius dengan hal yang di katakan tadi. Dan untunglah memberlain juga menanggapinya dengan bercanda.

 

 “Hahahhahaha…Kau ini pasti kebanyakkan nonton twilightsaga, oppa hanya bercanda. Sudah, kau perkenalkan dirimu pada teman-teman oppa!”

 

            “Nee… anneyong haseyo, Honey Lauimnida atau kalian semua bisa panggil aku Park Han Hee, karena sekarang kan aku sudah jadi bagian keluarga Park hehehehe…” Han hee tiba-tiba berhenti tertawa“Eh… Chan chan mana ya?”

 

            “Kalau kau mencari Chan rin, dia sudah kabur ke kulkas di dapur bersama Sehun. Tadi Su ho hyung beli es krim banyak loh! Kau mau Han hee?” ajak Baek Hyun hyung yang langsung dibalas dengan angukkan penuh semangat Han hee. Tak lama, mereka sudah menuju ke dapur.

 

            “Kai, sepertinya kau tidak punya alasan lagi jogging di luar ya malam ini?” tanya namja bermata besar disamping ku, dia tersenyum penuh arti. Aku tidak menanggapi kata-katanya dan berlalu ke ruang tengah.

 

            Sepertinya bukan aku saja di EXO yang memiliki rahasia

 

========KaiPoV end=====

 

========DaeHyun PoV======

@RuangLatihan TS Ent, keesokkan harinya

 

            “Hyung, hyuuunggg!!” Zelo langsung menghampiriku yang masih tiduran setelah latihan dance, peluh membasahi seluruh badan ku. Him chan hyung benar, sekarang diriku semakin lemah, cih…menyusahkan! Mungkin aku harus mulai mencoba lagi membuat si yeoja aneh membenciku, kalau berhasil mungkin saja guru akan memberiku kekuatan sebagai reward.

 

            “Hhhh…hhhh…”

 

 “Hyung, kau sadar tidak kalau akhir-akhir ini Young jae hyung seperti… agak aneh” kataZelo yang sudah ada di depan wajahku. Bocah ini menyilangkan telunjuk di dahinya seolah-olah memang Young jae sudah tidak waras. Sepertinya maknae satu ini sudah ketularan Him chan hyung jadi tukang gosip.

 

“Memangnya kenapa?” tanya ku, sebenarnya tidak terlalu peduli.

 

“Ya dia jadi aneh saja, sering menghilang dan seperti menutup nutupi sesuatu dari kita” mata Zelo tiba-tiba terbelalak “Jangan-jangan Young jae hyung punya pacar!”

 

“Memangnya kau?!” Kataku sambil menarik topinya hingga menutupi matanya, Zelo cemberut. Tapi dipikir-pikir memang benar si kata-kata Zelo, hanya dari pada memikirkan hal itu aku lebih harus memikirkan masalahku terlebih dahulu.

 

Terutama masalah si gadis aneh itu!

 

            “Hyung, sepertinya kau juga aneh…kadang terlihat kesal sendiri” kata Zelo, langsung saja aku mencubit kedua pipinya, dasar maknae yang suka penasaran ini!

 

            “Hei kalian! Kita kedatangan tamu!”suara yang ku kenal membuatku bangun, dan benar saja ketika berbalik, Young jae sudah berdiri di depan pintu latihan yang terbuka “Ayo, masuk!”

 

            “Kau…” aku benar-benar tak mempercayai pandangan ku, kenapa gadis aneh itu sekarang ada disini?!

 

            “Annyeong! Ahhhh!!! Ternyata benar kau member B.A.P! Long time no see han—ehh namja tampan!”

 

            Rasanya aku punya feeling kalau hari ini akan lebih melelahkan dari biasanya!

 

=== Author Pov==                          

@Malam harinya, Dorm BAP

 

            “Boleh kita bicara?” seorang namja berambut coklat memberi isyarat pada namja tampan yang sedari tadi sibuk dengan ponselnya. Namja tampan  yang tak lain adalah Daehyun itu hanya mengangkat bahu dan mengikuti temannya ke arah balkon. Hyung dan dongsaeng mereka yang lain sudah tertidur pulas, tentu saja kecuali Him chan yang memang sering keluar tengah malam.

 

            “Young jae ah, wae?” tanya Dae Hyun sambil memegang pagar balkon. Sebenarnya dia sudah tahu jelas kenapa Young jae memanggilnya, pasti gara-gara gadis aneh itu. Ya, tadi siang dia telah sengaja bertindak menyebalkan dan berkata kasar di depan Han Hee.

 

            “Berhentilah berpura-pura tak mengerti, kenapa kau bertindak seperti itu? Apa yang dia lakukan sampai kau membencinya? Kau tidak pernah seperti ini sebelumnya!”

 

            “Kau juga kenapa? Sensitif sekali mengenai gadis aneh itu, apa kau menyukai dia?” kata Daehyun ringan, tapi tiba-tiba dia merasa aura diantaranya dan Youngjae berubah drastis “No way! Kau benar-benar menyukai gadis aneh itu??! Anni.. bukan kah kau pernah cerita kalau gadis yang kau sukai itu sedang sekolah di luar negeri, kalau Han hee kan….”

 

            Jjamkaman, Han hee juga bukankah sebelumnya sekolah di luar negeri? Pikir Daehyun

 

            “Ya, dia lah gadis itu, gadis yang kau bilang aneh, berisik, bodoh, dan menyebalkan” kata-kata Young jae membuat Daehyun terdiam, namja yang berasal dari Busan ini sama sekali tidak menyangka kalau Young jae menyukai gadis aneh itu.

 

            “Tapi… apa guru sudah tahu,maksudku… devil menyukai…”

 

            “Siapa devil yang hampir setiap hari selalu menyempatkan diri untuk sekadar menemui seorang gadis?” Young jae balik bertanya pada Dae hyun membuat dia mendengus. Bisa saja Young jae membalikkan kata-katanya, pikir nya.

 

            Young jae tiba-tiba tertawa kecil “Kau tahu, sepertinya Han hee tertarik pada wajah mu, tapi tidak masalah… cepat atau lambat dia tidak akan terlalu tertarik lagi, ya, aku yakin” tambah namja itu, lebih seperti pada dirinya.

 

            “Apa maksudmu?”

 

            Young jae menggeleng “Bukan apa-apa,yang jelas apapun alasan mu, tolong jangan sakiti Han hee”

 

            Dae hyun hanya diam saat pundaknya ditepuk “Aku ke dalam duluan”

 

            “Baiklah.. aku disini sebentar lagi…” Dae Hyun kemudian mengalihkan pandangannya ke arah langit malam di depannya, dia menjilati bibirnya. Bagaimana pun kalau ada seseorang yang membuatnya hutang budi di dunia ini, orang itu adalah Young jae.

 

“Cih…  bagaimana mungkin aku membuatnya membenciku tanpa menyakitinya?”

 

======Author PoV end=======

 

======Han Hee PoV=========

@Taman dekat rumah

 

“Ah… itu Chan Rin!” mataku menatap sosok yang kukenal saat melewati taman kompleks rumah. Tanpa sadar aku ikut tersenyum menatap saudara tiriku yang tersenyum sambil memberi makan kucing-kucing liar di lapangan. Entah mengapa aku merasa Chan rin seolah seperti sedang berkomunikasi dengan kucing-kucing itu.

 

Seekor kucing dengan bulu belang menyelinap kebelakang Chan rin, saudara ku itu sepertinya tidak sadar kalau kucing itu sudah bertengger di atas teralis teralis besi yang sering dipakai para atlit untuk latihan. Dan yang membuatku terkejut ….

 

            “Hantu tampan!!” aku langsung menekapkan mulutku ketika melihat si kucing belang itu sudah berubah wujud menjadi sosok yang aku kenal, saking terkejutnya aku sampai mundur beberapa langkah dan…

 

            Krakkk….

 

            “Ah…” rasanya jantung ku mencelos seketika mendengar suara ranting kering yang patah karena kuinjak, suaranya tidak keras tapi cukup jelas. Rasanya kapan saja, baik Chan rin ataupun hantu tampan itu akan mengetahui keberadaanku sampai…

 

            Grepp

 

            Sebuah tangan hangat menangkap pergelangan tangan ku, memutar tubuhku menghilang dari sudut pandang Chan rin dan juga hantu tampan itu. Tepatnya bersembunyi di balik tiang gerbang taman yang cukup lebar, tapi ini… siapa yang memelukku? Kenapa aku harus bersembunyi?

 

            “Han hee… diamlah sebentar” orang ini memutar tubuhnya dan mendekati bibirku sampai aku bisa merasakan nafasnya di pipiku! Aku hanya mengerjap bingung ketika menyadari Chan Rin sudah ada tepat di depan kami, tapi kemungkinan dia tidak melihatku karena aku terhalang oleh pria ini. Chan rin pasti mengira kami pasangan yang tidak tahu malu ciuman dipinggir taman, padahal kenyataannya bibir kami tidak bersentuhan.

 

            “Jaman sekarang….bahkan di tempatumum di siang bolong” suara Chan Rin, aku bisa mendengar langkah kaki nya menjauh. Tapi hantu tampan itu, aku tak tahu dimana dia sekarang…

 

            “Kau baik-baik saja?”

 

            “Ahhh…. ternyata kau, eh.. memang tadi aku dalam bahaya ya? ngg.. “ aku menatap namja di depanku dengan shock,gawat!!! Penyakit lama ku muncul! Aku lupa nama seseorang! Siapa nama namja ini? Dia namja yang sama yang waktu itu lagi latihan drama kan? Baiklah..untung-untungan saja, mungkin namanya…

 

            “Wae? Kau lupa nama ku?”

            “ANNI, hahahha kau… hmm Oh Se Hun?”

 

            Namja berkulit tan itu menggeleng dan hendak membuka mulutnya, langsung saja aku menempelkan telunjukku dibibirnya.

 

            “Jangan beri tahu aku! Kalau bukan Sehun, berarti nama mu Luhan? Masih bukan juga? Bagaimana kalau Suho, kalau Baek Hyun— bla bla” aku terus menyebutkan satu persatu nama member exo, sedangkan dia hanya menggeleng setelah aku menyebutkan nama, padahal aku ingat yang lain tapi kenapa aku lupa namanya?

 

            “Nama ku Kai” akhirnya dia berkata,dari suaranya sepertinya dia kecewa aku tidak mengingat namanya.

 

            “Ah! Itu! Mian Kai oppa, padahal kausangat tampan, biasanya aku tidak pernah melupakan nama cowok yang menurutku tampan”

 

            “Kenapa kau begitu mirip dengannya…”

 

            “Aku? Aku mirip dengan siapa?”

 

            Kai menggeleng membuatku makin penasaran, untuk pertama kalinya aku melihat dia tersenyum lembut “Kapan-kapan mau main dengan ku? Kau belum benar-benar tahu daerah sini kan?”

 

            “Kau mengajakku kencan? Hahaha.. oke”

 

            Kai mendengus kemudian kembali tersenyum, aku pikir dia sedikit aneh tapi sepertinya dia bukan orang jahat.

 

            “Tiiiiinnnnnnnnn…………..tiiinnnnnnnn………..” sebuah van hitam entah sejak kapan parkir tak jauh dari kami, kaca mobilnya perlahan terbuka memperlihatkan seorang pria berambut coklat keemasan yang tak lain adalah oppa ku.

 

            “HONEY!!!”

            “Neee oppa! Jjankammmm”

 

            Aku melambai ke arah namja di depanku “Kalau begitu aku pergi duluan ya”

 

            Grepp

 

            Aku menoleh ketika pergelangan tangan ku untuk kedua kalinya di genggam tiba-tiba “wae oppa?”

 

            “Ah… bukan apa-apa” Kai oppa melepaskan tangan ku, aku tersenyum canggung ke arah namja jangkung ini sebelum berlari ke arah van Henry oppa yang diparkir di sebrang jalan.

 

            Entah mengapa … aku sedikit takut dengan Kai oppa

 

=========Endof Han hee PoV=====

 

========AuthorPoV=========

@Sementara itu

           

            “Anjing kecil, kenapa kau bisaterluka separah ini?” tanya seorang yeoja berambut lurus ke arah anjing kecil yang kakinya terluka di pinggir jalan, rambutnya yang digeraikan bergerak-gerak dimainkan angin.

 

            “Ada yang sengaja menyakiti mu? Kau tak tahu siapa? Kasihan… ikutlah ke rumahku, akan kuobati” kata gadis itu lagi, banyak orang yang melewati dia tapi hanya ada dua pasang mata yang benar-benar memperhatikan gadis itu.

 

            Sekarang!

 

            Mendadak anjing kecil itu berdiri dengan agak terpincang dan berlari ke arah jalan yang ramai, yeoja yang taklain adalah Chan Rin spontan mengikutin anjing itu.

 

            “BAHAYA!! JANGAN KESANA!!”

 

            “TIIIIIINNNNNNNNNNNNNNNNNNNNN” Klakson mobil bersahutan ketika yeoja berambut panjang itu menyebrang, mata gadis itu tetap ke arah anjing kecil yang sepertinya lari dengan terpaksa,suara klakson itu semakin keras bersamaan dengan semakin dekatnya mobil box  yang berjalan dengan kecepatan tinggi tepat ke arah Chan rin!

 

            Tanpa Chan rin sadari, tubuhnya sudah ditarik dengan cepat oleh seseorang membuat mereka berdua bergulingan sampai ke sisi jalan lainnya.

 

            “YAAA AGAESHI!!! KALAU NYEBRANG LIHAT-LIHAT TEMPAT! Aishhh… “ umpat supir mobil box yang sudah menghentikan mobilnya beberapa meter di depan Chan rin tadi tepat berada. Tapi tak lama,supir itu pun kembali pergi. Gadis itu hanya diam, gemetar di dalam pelukkan penyelamatnya.

 

            “Kau baik-baik saja? Ada yang terluka?” tanya Penyelamat Chan rin setelah melepas pelukan mereka

 

            “Kau?” mata Chan rin melebar ketika melihat pergelangan lengan penyelamatnya itu terluka dan mengeluarkan  darah yang cukup banyak “lengan mu berdarah”

 

            Namja di depannya tidak menggubris kata-kata Chan rin, dia malah membantu Chan rin berdiri dengan tangannya yang tidak terluka.

 

            “Ahh… anjing kecil itu” gadis itu melihat ke sekitar tapi tidak mendapati anjing kecil yang dicarinya, akhirnyatawa kecil namja di depannya membuatnya sadar.

 

            “Kau masih saja mencemaskan anjingkecil yang hampir membuatmu celaka”

 

            “Entahlah.. aku merasa anjing kecilitu berlari bukan karena keinginannya” kata-kata Chan rin membuat namja didepannya mengulum bibirnya, kebiasannya kalau sedang berpikir. Chan rin pun kemudian dia pun tersenyum tipis “Gomawo sudah menyelamat kan ku, eng… “

 

            “Dae Hyun, Jung Dae Hyun …sebaiknya kau mulai mengingat ku Park Chan Rin” kata namja itu sambil tersenyum lebar.

 

            “Ah… aku harus pergi” kata Chanrin kembali ke datar mode on –nya, Dae Hyun terkekeh kecil

 

            “Mau ku antar?”

 

            “Tidak perlu, aku mau naik taksi saja” kata gadis itu, dan langsung mencegat taksi yang lewat. Sebelum masuk,dia menganguk ke arah Dae Hyun yang membalasnya dengan lambaian.

 

            “Hati-hati….”

 

“Jangan lupa obati lukamu” kata Chan rin sebelum masuk,Dae hyun menganguk lalu melambai sampai mobil taksi yang dinaiki Chan rin hilang dari pandanganya, kemudian namja itu pun diam di tempatnya. Mendadak aura di sekitar namja itu menjadi dingin.

 

            Tak ku duga, kau, seorang devil bertindaksok pahlawan? Menggelikan

 

            Dae hyun hanya diam ditempatnya, dia tahu percuma saja kehilangan kendali disini karena ‘orang itu’ menggunakan telepati, dia memang tadi ada disini tapi sekarang pasti sudah menghilang entah kemana.

 

            Kau…tak kan kubiarkan kau menyakiti Chan rin!

 

            Hahahhahahaha… daripada itu, lebih baikkau pikirkan tugas mu, memangnya kau sudah berhasil membuat ‘gadis’ itu membencimu?

 

            Darimana kau tahu? Cih… yang jelas kalau kau sampai menyakiti—

 

            Sebaiknya kau ingat posisi mu Jung Dae Hyun,kau dan aku punya tugas masing-masing dan kalau kau sampai menganggu tugas ku,kau tahu kan aku tidak akan tinggal diam?

 

            Tugasmu? Tangan namja itu mengepal semakin kuat Jangan-jangan tugas mu… Dae hyun terdiam, dia tahu koneksi telepatinya telah diputuskan, saat ini mungkin hanya dia saja yang bisa melindungi Chan rin. Juga dari pria aneh lain yang akhir-akhir ini mengikuti Chan rin.

 

=======Still Author PoV======

Keeseokkan harinya, atap gedung SM Ent

 

            “Kemarin Chan rin dalam bahaya?” Kai menatap namja yang berkulit lebih putih di depannya dengan bingung, jelas dia mengikuti gadis itu seharian sampai …”Ahh… aku…”

 

            “Jangan bilang kalau kau malah menemui gadis yang mirip putri iblis itu” lanjut Lee Tae Min, wajah angle nya mendadak berubah kaku “Bukan kah sudah kubilang kalau dia bukan takdir mu?!”

 

            “Hyung, sebenarnya ada apa sih antara kau dengan putri iblis dulu? Aku tahu ada sesuatu antara kalian, tapi dia tidak pernah mau menceritakannya padaku, kau juga sama saja” tambah Kai lagi sambil menerawang langit sore yang cerah “aku benar-benar merindukannya… seandainya, saat itu aku ikut mati saja bersamanya”

 

            PLAAAKKKK

 

            Tamparan keras mendarat tepat diwajah mulus Kai, tapi laki-laki itu hanya terdiam. Dia sama sekali tidak menyesal dengan apa yang dikatakannya, seandainya saja gadis yang dicintainya, gadis yang dikatakan putri iblis yang ahli mengelabui semua orang tidak memintanya untuk tetap hidup. Dia pasti sudah memilih mati.

 

            “Sebaiknya kau buka mata mu Kai! Apakau tak ingin kembali menjadi angle?” tanya Tae min tidak sabar, sedangkan Kai hanya diam saja. Tentu saja kembali menjadi angle akan membuat hidupnya jauh lebih nyaman karena tidak perlu merasakan penderitaan menjadi serigala. Tapi apa hal itu akan membuat hidupnya sedikit lebih bahagia? Perlahan bayangan Han Hee terbersit di wajah namja itu, membuatnya tak sadar tersenyum.

 

            “Hyung… kali ini aku akan benar-benar menjaga Chan rin untuk menemukan takdirku, walaupun aku yakin, HanHee… adalah takdirku”

 

=============AuthorPoV end==========

 

=============Han HeePoV===========

@Malam harinya, Kamar HanHee

 

            “Jung Dae Hyun” aku menatap posterbesar B.A.P di tembok tempat tidurku, tepatnya ke arah pria berwajah tirus dengan tatapan super cool dan wajah sangat tampan. Demi apa pun, aku tidak bosan memandang wajahnya. Dan aku baru tahu kalau suara nya pun sangat indah!!

 

            “Kau sangat suka kakak itu ya?” suara sindiran seseorang membuatku berbalik, wajah ku langsung tersenyum lebar mendapati seorang anak laki-laki kecil dalam wujud transparan melihatku dengan tatapan mengejek. Leo, nama anak itu adalah satu dari beberapa hantu yang sebenarnya ada di rumah ini, tapi yang lainnya agak sulit untuk diajak berinteraksi.

 

            “Terus kalau suka, kenapa?” aku terkekeh kemudian teringat Chan rin yang sedang mengerjakan pekerjaan rumahnya di kamarnya, yang berada tepat di depan kamar ku.”Ahhhh… aku jadi ingin menunjukkan poster besar ini pada Chan chan, sebelumnya aku selalu menyembunyikannya karena Henry oppa suka menyita poster-poster ku, katanya membuatku kurang konsen belajar”     

 

            “….dan karena Henry oppa-mu itu sedang konser tour, sekarang kau bisa seenaknya?” Leo menggeleng-gelengkan kepala kecilnya “untung saja ketika aku masih hidup, aku tidak punya saudara perempuan aneh sepertimu, bye aku pergi!”

 

            “HEY… LEO!! Kau mau kemana???” aku menghembuskan nafas panjang begitu melihat tubuh kecil leo hilang menembus tembok, ah… bocah hantu ini memang suka datang dan pergi seenaknya.

 

            Krekkk

 

            “Honey, kau ngobrol dengan siapa?” suara eomma ku dari balik pintu, spontan aku langsung mencabut poster BAP yang baru saja ditempel di dinding, sial aku lupa! Mommy kan sudah datang dari honeymoonnya! Dia juga tidak suka aku memasang poster-poster idola ku, ya tentu saja ini semua berkat pengaruh oppa ku yang selalu saja ingin aku fokus belajarhaha…

 

            “A.. aku tadi menelpon teman kok Mommy”

 

            “Oya, Honey sebaiknya sekarang kau segera berdandan cantik, karena kita akan makan di luar”

 

            “Makan?” aku melompat dari tempat tidur ku “Tumben sekali! Ada acara apa? Chan rin dan Chan yeol oppa juga ikutkan? Ahh… sayang Henry oppa tidak ada, kenapa tidak nanti-nanti saja”

 

            “Chan yeol tidak bisa dia bilang ada janji, appa juga tidak bisa” Mommy ku menganguk angukkan kepalanya “Tapi justru karena Henry tidak ada, makanya malam ini paling tepat”

 

            Aku menatap eomma bingung, tapi dia hanya tersenyum penuh rahasia. Aku tahu, dari matanya dia pasti merencanakan sesuatu.

 

==========HanHee PoV end=========

==========AuthorPoV============

@Restaurant

 

            “Kau cantik sekali Han Hee … dan kau juga Chan rin ah” eomma menepuk pundakku sebelum masuk ke dalam restaurant mewah, aku bisa melihat sebelah tangan mommy yang lain merangkul pundak Chanrin yang kelihatan tidak nyaman. Aku tahu saudara ku itu masih belum terbiasa dengan perlakuan mommy ku.

 

            “Mommy lah yang paling cantik” kataku sambil berjalan lebih cepat ke dalam restaurant “Mom,  beritahu aku, sebenarnya kita mau bertemu siapa?” Mendadak aku terdiam “Mom! Jangan bilang kalau mom mau menjodohkan kudengan pria random lagi, Mom! I’m still 17 years old!”

 

            “Dan bahkan umur mentalnya malah mendekati anak kecil” tambah Chan rin datar, aku hanya menggembungkan pipiku,pura-pura kesal.

 

            “Kalau kau tidak mau juga tidak masalah, tapi lihat dulu dia… lagi pula kalau tidak cocok mungkin saja malah cocok dengan Chan rin”  kata-kata eommaku membuatku menepuk dahiku, sudah dua kali aku dikenalkan seperti ini dan parahnya aku dikenalkan dengan namja yang 12 tahun lebih tua dari ku “Orangtuanya adalah temannya eomma, ah itu dia ….”

 

            “Yang mana? Ingat ya eomma, aku hanya mau namja yang lebih tampan dari Henry oppa” kata ku sambil sedikit berjinjit dan akhirnya mendapati seorang namja yang ditunjuk mommy ku, dia duduk membelakangiku sedangkan seorang perempuan separuh baya yang duduk di depan namja itu melambaikan tangannya, mengisyaratkan agar kami mendekat.

 

            “Kau …” aku terdiam di tempat kubegitu namja yang duduk tadi sekarang telah berdiri dan berbalik. Aku bisa mengingat wajah namja itu dengan jelas karena pernah melihatnya dari jarak yang sangat dekat …

 

            Namja itu adalah ….

           

 

 TBC

 

11 thoughts on “Moonlight Destiny (Chapter 2)

  1. Oooouuhhh….poster’y kek gitu jlan cerita’y kek gni knp jd ketuker2 giniiiii…..tp justru itu yg bkin pensaran haaaaaa…..
    siapa namja itu……”KAI” pasti????? maybe…
    lanjooootttttttttttt….

  2. Siapa namja itu? Kyknya hanhee kenal deh sma namja itu? Penasaran juga sih kenapa taemin benci putri iblis? Dan siapa yang mau mencelakai chanrin? Apa itu himchan? Kyaaa penasaran, lanjut baca ya ka ☺

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s